Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: SCU Semarang Gelar Wisuda Berbasis AI, 262 Wisudawan Cukup Sentuh Podium Digital
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

SCU Semarang Gelar Wisuda Berbasis AI, 262 Wisudawan Cukup Sentuh Podium Digital

Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang menggelar wisuda berbasis AI yang ramah lingkungan. Wisudawan cukup sentuh podium digital.

R. Izra
Last updated: Juni 13, 2026 11:11 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
WISUDA RAMAH LINGKUNGAN - Civitas akademika SCU Semarang menjelaskan konsep wisuda berbasis AI, yang lebih ramah lingkungan dan simpel. (eka)
WISUDA RAMAH LINGKUNGAN - Civitas akademika SCU Semarang menjelaskan konsep wisuda berbasis AI, yang lebih ramah lingkungan dan simpel. (eka)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Wisuda biasanya identik dengan pemanggilan nama satu per satu oleh petugas. Namun pemandangan berbeda terlihat di Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang.

Sebanyak 262 wisudawan periode II Juni 2026 resmi diluluskan dalam prosesi yang digelar di Gedung Albertus, Kampus SCU Bendan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Sabtu (13/6/2026). Menariknya, prosesi kali ini memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang membuat jalannya wisuda lebih modern dan efisien.

Melalui sistem bernama STEP (Soegijapranata Touch & Experience Pod), para wisudawan cukup melakukan satu sentuhan pada podium digital yang terhubung langsung dengan sistem kampus.

Bacaaja: Dosen dan Ketua BEM SCU Bikin Buku Panduan Demo: Jangan Asal Turun Jalan!
Bacaaja: Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

“Secara real-time sistem akan langsung memanggil nama dan predikat wisudawan untuk mengiringi prosesi wisuda mereka,” kata Rektor SCU, Robertus Setiawan Aji Nugroho.

Sebelum naik ke panggung, para wisudawan terlebih dahulu melakukan presensi pada titik yang telah disediakan. Data tersebut kemudian terhubung dengan mesin STEP.

Saat tiba giliran maju, wisudawan hanya perlu menekan tombol pada sistem. Nama beserta predikat kelulusan langsung diumumkan secara otomatis sebelum prosesi pindah kucir dan penyerahan ijazah berlangsung.

Menurut Robertus, inovasi tersebut menjadi bukti bahwa SCU tidak hanya mengajarkan teknologi kepada mahasiswa, tetapi juga mengimplementasikannya secara nyata dalam berbagai aktivitas kampus.

“Ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya dipelajari, tetapi juga kami gunakan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik,” ujarnya.

Tak hanya mengusung teknologi AI, wisuda kali ini juga membawa konsep ramah lingkungan.

Sebagai simbol pertumbuhan dan keberlanjutan, setiap wisudawan mendapatkan bibit tanaman. Kampus juga mengimbau keluarga dan kerabat untuk tidak mengirim papan bunga guna mengurangi limbah pasca-acara.

Selain itu, penggunaan tumbler atau botol minum isi ulang juga diterapkan selama rangkaian kegiatan berlangsung untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen SCU dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus gerakan penghijauan yang digalakkan Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ada atlet tarung bebas berprestasi

Dari total 262 wisudawan yang diluluskan, terdiri atas 22 lulusan magister, 14 lulusan profesi, dan 226 lulusan sarjana.

Tiga lulusan terbaik yang mewakili wisudawan tahun ini berasal dari Fakultas Psikologi.

Mereka adalah Dhiya Almirra Azzahra sebagai lulusan Magister Psikologi termuda, M. Regina PT. Wacika N. Yoshinta sebagai wisudawan terbaik Program Studi Psikologi, serta Cantika Novita Engel.

Nama terakhir cukup mencuri perhatian karena tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga di dunia olahraga. Cantika merupakan atlet tarung bebas yang berhasil meraih sejumlah prestasi tingkat regional hingga nasional sepanjang tahun 2025.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni SCU, Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati, menyebut rata-rata masa studi sarjana di SCU mencapai empat tahun dengan 76 persen mahasiswa lulus tepat waktu.

Sementara untuk program magister, rata-rata masa studi tercatat dua tahun satu bulan dengan tingkat kelulusan tepat waktu sebesar 68 persen.

Menariknya lagi, masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan rata-rata hanya 1,4 bulan. Sebanyak 19 persen lulusan bahkan sudah bekerja atau menjalankan usaha sebelum resmi diwisuda.

“Mereka tersebar di berbagai perusahaan dengan rata-rata gaji pertama sekitar Rp6,2 juta,” ujar Berta.

Dengan kombinasi teknologi AI, konsep ramah lingkungan, dan capaian lulusan yang kompetitif, SCU menunjukkan bahwa prosesi wisuda kini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi etalase inovasi kampus di era digital. (eka)

You Might Also Like

942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Pelajar Boleh Ikut Demonstrasi, Peradi SAI Semarang Ingatkan Perlunya Paham Aturan Main

Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG

Sekda Jateng: Enam Hari Sekolah Masih Dikaji

Ratusan Calon Dokter Mentok Ujian, Kampus Ikut Disorot

TAGGED:AIpodium digitalSCU Semarangwisudawisuda ai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SERAHKAN KAJIAN - Ketua PMKRI Semarang menyerahkan hasil kajian kepada Budiman Sudjatmiko. (ist) PMKRI Semarang Kecewa, Kekuasaan telah Menjinakkan Budiman
Next Article ANGKAT BEBAN - Ilustrasi Ibu Gendong membantu membawa barang di tengah hiruk-pikuk keramaian pasar. Ibu Gendong Masih Bertahan di Kranggan, Bakal Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekali Jalan, Kulon Progo Sajikan Tiga Sensasi, Darat, Air dan Udara Sekaligus

Surga Durian Menoreh, Petiknya Langsung dari Pohon

Jangan Tergiur Murah, Travel Wajib Dicek Dulu

Warning.. Kulit Badan Juga Butuh Dirawat, Bukan Wajah Saja

Penting Banget, Skincare Bumil Jangan Cuma Ikut Tren

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

OpenAI Siapkan Watermark Otomatis di Gambar ChatGPT, Ini Alasannya

Juli 23, 2025
BEDAH KARYA - Budi Purwanto, jurnalis senior Tempo Semarang yang kini berkarier sebagai Video Journalist Reuters, sekaligus Director Paper Sinema, membedah film dokumenter karya mahasiswa USM.
Pendidikan

Mahasiswa USM Angkat Isu Sosial Lewat Film Dokumenter, Dibedah Jurnalis Reuters

Juli 9, 2026
BACAAJA.CO GOES TO SCHOOL - Bacaaja.co berkolaborasi dengan SCU Semarang dan SMKN 5 Semarang menggelar "Bacaaja.co Goes to School: Cegah IRET Kalangan Gen-Z di Ruang Digital", yang digelar di kampus SCU, Kamis (18/6/2026). (dul)
Info

Waspada! Densus: Selain Medsos, Game Online Jadi Pintu Masuk Paham Radikal

Juni 18, 2026
Pendidikan

Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan

Oktober 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: SCU Semarang Gelar Wisuda Berbasis AI, 262 Wisudawan Cukup Sentuh Podium Digital
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?