Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ribuan Hektare Sawah di Jateng Kebanjiran, DPRD: Petani Jangan Sampai Ditinggal Sendiri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ribuan Hektare Sawah di Jateng Kebanjiran, DPRD: Petani Jangan Sampai Ditinggal Sendiri

R. Izra
Last updated: Februari 9, 2026 8:59 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah ternyata bukan cuma bikin aktivitas warga terganggu, tapi juga merendam ribuan hektare lahan sawah. Dampaknya? Ancaman gagal panen mulai menghantui para petani.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, pun angkat suara. Ia meminta pemerintah daerah bergerak cepat agar kerugian petani tidak makin melebar.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, sekitar 17 ribu hektare sawah dilaporkan terendam banjir. Wilayah terdampak tersebar di Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Demak, Pemalang, hingga Purbalingga.

Bacaaja: Dampak Banjir Pemalang, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama
Bacaaja: Jaga Stabilitas Harga, DPRD Jateng Minta Operasi Pasar Dipercepat Jelang Ramadan

Pati menjadi daerah dengan dampak paling besar, mencapai 6.726 hektare, disusul Jepara 4.166 hektare, dan Kudus sekitar 2.110 hektare lahan terdampak.

Menurut Saleh, kondisi ini nggak bisa dianggap sepele karena berpotensi mengganggu produksi pangan sekaligus memukul ekonomi petani.

“Banjir yang merendam ribuan hektare sawah ini harus jadi perhatian serius. Kalau tidak segera ditangani, bisa berujung gagal panen dan jelas merugikan petani,” ujarnya, Senin (9/2/2026z).

Ia mendorong pemerintah segera melakukan pendataan detail, mulai dari tingkat kerusakan tanaman hingga potensi kerugian yang dialami petani.

Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.

Nggak cuma itu, Saleh juga menekankan pentingnya bantuan cepat, seperti benih, pupuk, maupun stimulan lain agar petani bisa segera bangkit dan kembali menanam.

“Petani harus dapat pendampingan dan bantuan supaya bisa cepat pulih. Jangan sampai mereka menanggung kerugian sendirian,” tegasnya.

Selain penanganan jangka pendek, ia juga mengingatkan perlunya solusi jangka panjang. Mulai dari perbaikan sistem irigasi, normalisasi sungai, hingga penguatan infrastruktur pengendali banjir di kawasan pertanian.

“Harus ada langkah berkelanjutan, dari penguatan infrastruktur sampai pengelolaan lingkungan yang lebih baik agar lahan pertanian tetap terlindungi,” kata Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat bisa mempercepat penanganan dampak banjir sekaligus menjaga ketahanan pangan.

“Pertanian itu sektor strategis. Kalau petani terlindungi, ketahanan pangan daerah juga ikut aman,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Kenapa Syawal Jadi Bulan Favorit Menikah?

Sekolah Rakyat, Cara Jateng Lawan Kemiskinan

Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG

Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Dua Bulan Nunggak, Honorer Sekolah Jabar Kena Imbas Aturan Baru

TAGGED:banjirpurbalinggaribuan hektare sawahwakil ketua dprd jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Panser Biru Siap Panaskan Putaran Ketiga
Next Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, turun langsung memimpin kerja bakti massal di kawasan Pasar Gedhe hingga bantaran Sungai Kalipepe, Senin (9/2/2026). Pimpin Kurvei Pasar Gedhe Solo, Respati Sorot Buruknya Manajemen Sampah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Papua Memanas Lagi, Korban Sipil Jatuh, Versi Berbeda Muncul

April 21, 2026
Sepak Bola

Menang 1-0, Tapi Bukan Skor yang Dicari PSIS

Desember 19, 2025
Olahraga

Dari Bumi Soedirman Menuju Medali, 73 Atlet Muda Purbalingga Siap Bertarung di Semarang

Juni 13, 2025
Info

Lap-Lap Altar, Cuci Aura: Tay Kak Sie Mode Bersih Jelang Imlek

Februari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ribuan Hektare Sawah di Jateng Kebanjiran, DPRD: Petani Jangan Sampai Ditinggal Sendiri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?