Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Alissa Wahid Sambangi Rumah Iko Unnes yang Berpulang dalam Prahara Agustus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Alissa Wahid Sambangi Rumah Iko Unnes yang Berpulang dalam Prahara Agustus

Alissa Wahid mengunjungi keluarga Iko Juliant Junior, mahasiswa Unnes yang meninggal dalam Prahara Agustus, untuk memberikan dukungan dan mendesak investigasi independen. Ia menyoroti kejanggalan kasus dan pentingnya peran masyarakat sipil serta Presiden Prabowo dalam penyelesaian yang adil.

baniabbasy
Last updated: September 10, 2025 7:14 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Alissa Wahid memberi keterangan ke media usai menyambangi kediaman mendiang Iko Juliant, Rabu (10/9/2025). Foto: BAEUnnes
Alissa Wahid memberi keterangan ke media usai menyambangi kediaman mendiang Iko Juliant, Rabu (10/9/2025). Foto: BAEUnnes
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Rumah keluarga almarhum Iko Juliant Junior, mahasiswa Unnes yang meninggal dalam peristiwa Prahara Agustus, terasa hangat meski penuh duka.

Di sana, Alissa Wahid, Koordinator Jaringan Nasional Gusdurian sekaligus putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, datang bersama sejumlah tokoh agama untuk memberikan penguatan.

“Kami ingin memberikan penguatan, bela rasa, dan juga mendengar langsung kisah dari keluarga. Karena Iko adalah bagian dari korban jiwa yang meninggalkan banyak pertanyaan,” ujar Alissa, Rabu (10/9/2025).

Bagi keluarga, Iko bukan sekadar mahasiswa hukum. Ia dikenal berprestasi, aktif berorganisasi, dan punya rasa keadilan yang kuat. Semua itu membuat kehilangan Iko terasa makin berat.

“Kehilangan Iko bukan hanya duka keluarga, tapi juga kehilangan besar bagi bangsa,” ucap Alissa.

Dalam pertemuan itu, keluarga menyampaikan cerita terakhir tentang kondisi Iko. Narasi yang mereka sampaikan justru memunculkan tanda tanya baru. Alissa menilai masih ada kejanggalan yang perlu diusut lebih jauh.

Karena itu, ia menegaskan perlunya investigasi yang tidak hanya dikerjakan negara, tapi juga melibatkan masyarakat sipil.

“Tidak bisa kalau investigasi dilakukan hanya oleh aktor negara, apalagi polisi yang dinilai sebagai pihak yang juga diduga melakukan kekerasan eksesif. Harus ada komisi pencari fakta independen yang melibatkan masyarakat sipil,” tegasnya.

Ia bahkan mendesak Presiden Prabowo segera turun tangan. “Saya mendesak Presiden mengambil langkah cepat. Ini satu-satunya jalan untuk menyelesaikan Prahara Agustus secara adil,” ujarnya.

Alissa menyebut, catatan YLBHI menunjukkan Prahara Agustus menelan 10 korban jiwa, menahan lebih dari 5.800 orang, menjadikan 580 orang tersangka, dan melukai lebih dari 1.100 orang.

“Kasus Iko hanyalah satu bagian dari problem sistemik. Kekerasan eksesif ini harus dihentikan,” pungkasnya.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga, Naufal Sebastian dari PBH IKA FH Unnes, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Alissa.

“Alhamdulillah kami senang sekali dikunjungi Mbak Alissa Wahid. Kehadiran beliau memberi semangat dan dukungan moral bagi keluarga. Namun, di sisi lain keluarga masih menunggu kejelasan terkait penyebab kematian Iko yang hingga kini penuh kejanggalan,” katanya. *bae

You Might Also Like

Jaksa Ungkap Kejamnya AKBP Basuki: Teman Wanitanya Sekarat, Eh Malah Ditinggal Tidur

Eks-Kanit Narkoba Beralih Profesi Jadi Bandar Sabu, Kirim Narkoba Lewat Ekspedisi

Gus Yazid Ngamuk di Pengadilan Tipikor, Seret Panglima TNI hingga Menhan

Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo

Iwan Kurniawan Lukminto Susul Kakaknya ke Penjara, Jadi Tersangka Baru Korupsi Sritex

TAGGED:Alissa Wahidiko juliant juniaormahasiswa unnes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng secara resmi meluncurkan program kece bernama KELUARGA CEMARA, Rabu (10/9/2025). Foto: dok/humas Wali Kota Semarang Luncurkan KELUARGA CEMARA, Komitmen Lawan Stunting Biar Generasi Muda Makin Kece dan Sehat
Next Article “Pemilihan Ketua KONI Jateng: Drama Permenpora Jadi Plot Twist?”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tanggul Silandak Kembali Jebol Diterjang Banjir

Warga Bringin Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

Hujan Deras Picu Longsor di Karonsih Selatan

Bajir Lumpur Terjang Purwoyoso Ngaliyan

Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bripda Rio bersama tentara bayaran Rusia lainnya.
Hukum

Nasib Bripda Rio Eks Brimob Aceh setelah Gabung Tentara Bayaran Rusia, Menkum Buka Suara

Januari 19, 2026
Hukum

Kasus Pungli Batam Meledak, Pejabat Imigrasi Langsung Dicopot

April 8, 2026
KRITIK AUDIT--Kuasa hukum Bella Purpita Sari mengkritik hasil audit yang memenjarakan kliennya, Rabu (13/5/2026). (ist)
Hukum

Ahli Bongkar Hasil Audit Janggal, Bella Minta Bebas dari Penjara

Mei 13, 2026
Hukum

Susi Pudjiastuti Buka-bukaan Soal Mental Maling Pejabat, Publik Riuh

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Alissa Wahid Sambangi Rumah Iko Unnes yang Berpulang dalam Prahara Agustus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?