Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Desa Wonosari Kendal Jadi Percontohan Program 1.001 Titik Pemberdayaan, Kolaborasi Ciamik Bangun Ekonomi dari Akar Rumput
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Desa Wonosari Kendal Jadi Percontohan Program 1.001 Titik Pemberdayaan, Kolaborasi Ciamik Bangun Ekonomi dari Akar Rumput

Kawasan Produksi Widuri Pegandon di Kendal resmi jadi percontohan program 1.001 Titik Pemberdayaan Masyarakat. Digagas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, program ini berbasis potensi lokal, melibatkan banyak pihak, dan fokus pada ekonomi berkelanjutan. Delapan program unggulan dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat desa dari hulu ke hilir.

baniabbasy
Last updated: September 18, 2025 3:29 pm
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Sekda Jateng Sumarno didampingi Bupati Kendal dan Ketua DPRD Kendal menyaksikan Menko Muhaimin Iskandar menandatangani prasasti Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Rabu (17/9/2025). Foto: dok
Sekda Jateng Sumarno didampingi Bupati Kendal dan Ketua DPRD Kendal menyaksikan Menko Muhaimin Iskandar menandatangani prasasti Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Rabu (17/9/2025). Foto: dok
SHARE

BACAAJA, KENDAL – Desa Wonosari, Pegandon, Kabupaten Kendal, sekarang bukan cuma tempat adem buat ngadem, tapi juga jadi salah satu titik paling panas (dalam arti positif, ya!) soal pemberdayaan masyarakat. Kawasan Produksi Widuri Pegandon resmi ditetapkan sebagai pilot project program “Aktivasi 1.001 Titik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan”.

Program ini nggak main-main, digagas langsung sama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan dikuatkan lewat kolaborasi lintas sektor — dari pemerintah daerah, Baznas, lembaga filantropi, hingga yayasan pondok pesantren dan swasta.

Yang bikin makin keren, program ini nggak cuma soal pembangunan, tapi soal how to empower masyarakat langsung dari akar. Gagasan pemberdayaan ini dimotori oleh tiga lembaga yang udah lama bergerak di tengah masyarakat: Yayasan Pondok Pesantren Al Muchsin, Perkumpulan Widuri, dan Yayasan Rumah Suluk Arthatantra.

Rabu, (17/9/2025) kemarin, kawasan ini diresmikan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, bareng Sekda Jawa Tengah, Sumarno. Bukan cuma seremoni, tapi ini adalah penegasan bahwa pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal bukan sekadar wacana.

Ada delapan program prioritas yang jadi ujung tombak di kawasan ini. Mulai dari sentra melon premium yang manisnya bukan main, kebun petik kelengkeng buat kamu yang suka agrowisata, penggemukan domba dan kambing, peternakan ayam petelur rumahan, pertanian jagung, hingga pengelolaan sampah rumah tangga yang makin ramah lingkungan.

Nggak ketinggalan, ada juga kios grosir bahan pokok, program dana abadi komunitas, dan satu keluarga satu sarjana — biar makin banyak generasi pinter dari desa!

Yang paling menarik, semua hasil produksi dari sektor pertanian, peternakan, hingga pengolahan sampah, terhubung langsung dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) buat mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Artinya, hasil dari masyarakat akan kembali ke masyarakat juga. Dan ini nggak berhenti di situ — program ini sedang terus diupayakan nyambung ke jaringan ritel, biar produknya bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

Sumarno bilang, program ini sejalan banget sama arah pembangunan Pemprov Jateng yang lagi fokus pada ekonomi kawasan atau aglomerasi wilayah. Semua saling dukung, saling isi, dan itu jadi kekuatan luar biasa untuk naikin taraf hidup warga.

Sementara itu, Cak Imin menekankan pentingnya membangun ekosistem yang sehat dari hulu ke hilir. Menurutnya, program ini adalah hasil pematangan dari berbagai inisiatif baik dari pemerintah maupun nonpemerintah. Harapannya, Kawasan Produksi Widuri bisa jadi model yang bisa direplikasi ke daerah-daerah lain.

Bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi pembangunan manusia dan semangat kolaborasi. Dan itu, adalah investasi jangka panjang paling mahal dan paling keren dari semua.(bae)

You Might Also Like

Pemprov Jateng Buka Hotline Aduan Menu MBG, Lapor Kalau Nemu Masalah!

Upacara HUT RI di Balai Kota Semarang Hadirkan Sosok Istimewa, Siapa?

PHK Ratusan Buruh Disorot, Tes Kerja Bikin DPRD Geram

Warga Semarang Patungan Kebaikan, PMI Kantongi Rp3,2 Miliar!

Lawan Stunting dari Hulu, Pemprov Jateng Gandeng BKKBN

TAGGED:Bupati Kendalcak iminSekda Sumarno
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Susi Air Lagi Cari Talenta Muda, Tertarik Jadi Bagian Tim?
Next Article Bye-bye Campur Tugas, Urusan Haji-Umrah Kini Ditangani Kementerian Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkab Brebes Terima Bantuan Rp28 Miliar

Mei 7, 2026
Ilustrasi Polri sedang melakukan patroli siber.
Daerah

Bikin Status WA Aja Bisa Bikin Kamu Ditangkap, LBH Semarang Bilang Polisi Berlebihan

September 4, 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, ngegowes bareng jajaran OPD, sambil meninjau penataan Kawasan Kota Lama Semarang dan Kali Semarang, pada Minggu (24/8).
Daerah

Wali Kota Agustina Gowes Sambil Tinjau Penataan Kawasan Kota Lama dan Sungai Semarang

Agustus 25, 2025
Daerah

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

November 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Desa Wonosari Kendal Jadi Percontohan Program 1.001 Titik Pemberdayaan, Kolaborasi Ciamik Bangun Ekonomi dari Akar Rumput
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?