Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus

R. Izra
Last updated: Agustus 20, 2026 8:40 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
ilustrasi kebakaran hutan
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Musim kemarau tidak hanya memicu kekeringan di berbagai daerah Jawa Tengah, tetapi juga meningkatkan jumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga 9 Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat sedikitnya 166 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 306 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan kejadian karhutla tersebar di 32 kabupaten/kota. Namun sejumlah daerah di wilayah timur Jawa Tengah menjadi penyumbang kasus terbanyak.

“Yang paling banyak itu sebetulnya di daerah timur, ada Grobogan, Blora, dan Sragen. Kemudian di Pantura ada Pemalang. Di Magelang dan Klaten juga ada kejadian,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Bacaaja: Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng
Bacaaja: Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

Menurut Bergas, sebagian besar kejadian yang tercatat bukan kebakaran hutan murni, melainkan kebakaran lahan kering, semak belukar, dan area perkebunan tebu yang mudah terbakar saat musim kemarau.

Kondisi cuaca panas, minimnya curah hujan, serta vegetasi yang mengering membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, petugas BPBD bersama relawan siaga melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik rawan.

Dari hasil identifikasi sementara, sejumlah kebakaran lahan diduga dipicu aktivitas manusia. Salah satunya praktik pembakaran sisa tanaman atau lahan menjelang panen yang masih ditemukan di beberapa wilayah.

“Kalau lahan, indikasinya banyak yang disengaja dibakar. Biasanya berkaitan dengan proses pembersihan lahan karena dianggap lebih murah dibanding menggunakan tenaga manusia,” kata Bergas.

Meski demikian, ia mengakui terdapat pula kebakaran yang diduga dipicu faktor lain, seperti kelalaian manusia maupun kondisi alam di kawasan perbukitan dan pegunungan.

Di sejumlah kawasan hutan, misalnya, kebakaran dapat dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan maupun gesekan ranting kering saat cuaca sangat panas.

Untuk mengatasi kebakaran yang terjadi, BPBD bersama relawan dan pegiat peduli api melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan portabel. Selain memadamkan api, petugas juga berupaya mengisolasi titik kebakaran agar tidak merembet ke wilayah yang lebih luas.

“Kendalanya biasanya medan yang sulit dijangkau. Namun itu tidak menjadi hambatan bagi relawan untuk bergerak melakukan pemadaman maupun mengisolasi area yang berpotensi dilalui api,” jelasnya.

BPBD mencatat kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan hingga awal Agustus mencapai sekitar Rp1,7 miliar. Nilai tersebut diperkirakan masih dapat bertambah apabila kondisi cuaca kering berlangsung lebih lama.

Berdasarkan informasi BMKG, Jawa Tengah saat ini masih berada pada periode puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Harapan kami masyarakat lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di lahan maupun kawasan hutan. Pencegahan jauh lebih penting dibanding penanganan setelah kebakaran terjadi,” pungkas Bergas. (dul)

You Might Also Like

Ribuan Warga Mengungsi, Hujan Deras Bikin Sukabumi Kewalahan

OTT Bupati Pemalang, Luthfi: Sudah Diingatkan Berkali-kali, Kami Sangat Prihatin

Banjir Datang, Pemprov Jamin Kebutuhan Sanitasi Pengungsi

Abaikan Klakson Masinis, Pengendara Sepeda Motor Tertemper Kereta Sangkuriang

Diabetes Jadi “Langganan” Peserta Skrining BPJS Semarang

TAGGED:BPBD jatengjawa tengahkarhutlakebakaran lahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Flying Fox Bermasalah, Mahasiswi UIN Saizu Dievakuasi
Next Article SIDANG KORUPSI--Sejumlah saksi dari unsur kepala desa memberi keterangan di sidang kasus korupsi Bupati Pati, Rabu (19/8/2026). (bae) Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI--Sejumlah saksi dari unsur kepala desa memberi keterangan di sidang kasus korupsi Bupati Pati, Rabu (19/8/2026). (bae)

Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP

Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus

Flying Fox Bermasalah, Mahasiswi UIN Saizu Dievakuasi

WNA DIDEPORTASI--Warga asing asal Afghanistan berinisial MEM (jubah putih) dideportasi dari Indonesia. (ist)

Izinnya Sih Kuliah, tapi Malah Buka Restoran! WN Afghanistan Dideportasi

Timah RI Masih Bocor ke Malaysia dan Singapura

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

RESMIKAN KANAL ADUAN - Dekase meluncurkan kanal aduan "Suarakan, Lindungi, Lawan" Sabtu (25/7/2026), di Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Semarang. Kanal aduan ini untuk melindungi pelaku seni dari kekerasan seksual. (dul)
Info

Dunia Seni Tak Selalu Aman, Dekase Luncurkan Kanal Anti Kekerasan Seksual Lindungi Seniman

Juli 26, 2026
Hukum

Janji Umroh Murah Eh.. Berujung Laporan Polisi

Juli 14, 2026
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto digiring petugas Kejagung menuju tahanan.
Hukum

Baru 6 Hari Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi

April 16, 2026
Hukum

Setor 26 Nama Sekaligus, Kasus MBG Makin Bikin Geger

Juni 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?