Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP

R. Izra
Last updated: Agustus 20, 2026 8:35 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
SIDANG KORUPSI--Sejumlah saksi dari unsur kepala desa memberi keterangan di sidang kasus korupsi Bupati Pati, Rabu (19/8/2026). (bae)
SIDANG KORUPSI--Sejumlah saksi dari unsur kepala desa memberi keterangan di sidang kasus korupsi Bupati Pati, Rabu (19/8/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ada cerita menarik di balik sidang dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif Sudewo. Saat isu operasi tangkap tangan (OTT) KPK mencuat, sejumlah kepala desa tiba-tiba mengaku kehilangan ponsel.

Cerita itu muncul saat para saksi diperiksa dalam sidang klaster dugaan pemerasan pengisian perangkat desa di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (19/8/2026).

Salah satunya Sisman, Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Juwana. Ia salah satu orang yang tergabung dalam grup WhatsApp Korcam atau koordinator kecamatan.

Bacaaja: Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair
Bacaaja: Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

Grup tersebut dibubarkan setelah ada OTT KPK. Ia mengakui di grup tersebut terdapat sejumlah informasi terkait pengisian perangkat desa.

“Kan dengar-dengar ada KPK. Di situ ada data-data kekosongan perangkat desa, data yang mau mengajukan,” kata Sisman saat bersaksi.

Menurutnya, grup tersebut juga memuat data dari wilayah Kecamatan Juwana. Setelah isu KPK mencuat, grup itu tidak lagi digunakan.

Ketika ditanya mengenai ponselnya, Sisman mengaku perangkat tersebut jatuh. Ia menyebut ponsel yang digunakan adalah Oppo.

“HP saya jatuh. Gak, gak dihilangkan,” ujarnya.

Cerita hampir serupa disampaikan Imam Solikin, Kepala Desa Gadu. Ia mengaku kehilangan ponsel pada awal Januari 2026, sebelum KPK melakukan OTT di Pati.

Imam mengatakan ponselnya hilang dalam perjalanan dari Purwodadi menuju rumah. Setelah itu, ia mengganti perangkat baru.

Saat diperiksa penyidik, ponsel lama tersebut sudah tidak aktif. Sementara nomor yang sebelumnya digunakan untuk masuk grup Korcam juga sudah tidak digunakan.

“Yang masuk Korcam nomor lama, tapi sekarang saya aktifkan lagi,” kata Imam.

Berbeda dengan dua kepala desa tersebut, Sudiyono, Kepala Desa Angkatan Lor, tidak kehilangan ponselnya. Perangkat miliknya justru disita penyidik.

Sudiyono menyebut ponsel yang disita merupakan Samsung A53.

Para kepala desa tersebut bersaksi dalam klaster dugaan pemerasan pengisian perangkat desa. Tim KPK mendalilkan adanya jaringan kepala desa yang berperan dalam proses pengumpulan uang dari calon perangkat desa.

Dalam persidangan sebelumnya, sejumlah nama kepala desa juga muncul ketika saksi membeberkan dugaan tarif pengisian perangkat desa. (bae)

You Might Also Like

Pemprov Siagakan Mobil Speling di Sirampog

Puan di Depan Jokowi & Prabowo: “Kritik Itu Cahaya, Bukan Bara”

Satu Desa di Jepara Terisolasi, Longsor Brutal Tutup Total Jalur Kajang–Tempur

Ternyata Barang-barang Ini yang Buat Dadan CS Diseret Kejagung

Pompa Jumbo Siap Nyedot Genangan

TAGGED:cerita kades patiheadlinehp hilangOTT KPKsudewo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI--Sejumlah saksi dari unsur kepala desa memberi keterangan di sidang kasus korupsi Bupati Pati, Rabu (19/8/2026). (bae)

Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP

Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus

Flying Fox Bermasalah, Mahasiswi UIN Saizu Dievakuasi

WNA DIDEPORTASI--Warga asing asal Afghanistan berinisial MEM (jubah putih) dideportasi dari Indonesia. (ist)

Izinnya Sih Kuliah, tapi Malah Buka Restoran! WN Afghanistan Dideportasi

Timah RI Masih Bocor ke Malaysia dan Singapura

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

Maret 30, 2026
MAESTRO - Mega bintang timnas Argentina Lionel Messi.
Sepak Bola

Messi Pulangkan Inggris, Gak Cetak Gol tapi Geser Mbappe dari Top Skor Piala Dunia 2026

Juli 16, 2026
Info

ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!

April 1, 2026
HukumInfo

Idulfitri 2026:  8.872 Warga Binaan di Jateng Terima Remisi Khusus, 57 Langsung Bebas Penjara

Maret 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?