Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon, PDIP: PBB Jangan Diam, Dunia Butuh Sikap Tegas!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon, PDIP: PBB Jangan Diam, Dunia Butuh Sikap Tegas!

Delapan prajurit TNI jadi korban di misi perdamaian, tapi respons dunia dinilai masih “biasa aja”. PDI Perjuangan langsung angkat suara: ini bukan kejadian sepele, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa diminta berhenti sekadar jadi penonton.

T. Budianto
Last updated: April 5, 2026 7:14 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Insiden yang menimpa pasukan TNI di Lebanon bikin panas reaksi politik dalam negeri. PDI Perjuangan (PDIP) mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menyampaikan duka atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Selain itu, lima prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

“Kita berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dan lima lainnya terluka dalam menjalankan tugas perdamaian dunia,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026). Menurut Said, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian seperti ini bukan kejadian sekali dua kali.

Baca juga: 2 Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Total 3 TNI Gugur Diserang Militer Israel

Ia mencatat, sejak Oktober 2024 sudah ada sekitar 25 serangan terhadap personel dan properti pasukan PBB di Lebanon. Buatnya, ini bukan sekadar insiden, tapi tanda kalau ada pihak yang merasa “kebal hukum”.

Ia bahkan menyinggung kondisi di Gaza, Palestina, yang menurutnya punya pola serupa dalam dugaan pelanggaran kemanusiaan. “Dunia dan PBB seolah tidak mampu menghentikan kejahatan kemanusiaan tersebut,” tegasnya.

PDIP pun mendorong agar kasus ini dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Selain itu, Israel diminta bertanggung jawab lewat pengakuan resmi, permintaan maaf di forum PBB, hingga proses hukum internasional.

Tekanan Global

Nggak cuma itu, Said juga ngajak negara-negara lain buat ambil langkah lebih keras, mulai dari memutus hubungan diplomatik sampai menghentikan kerja sama sebagai bentuk tekanan global.

Ia mencontohkan beberapa negara Eropa yang sudah lebih dulu ambil sikap, seperti Spanyol yang menarik duta besar, serta Prancis dan Denmark yang menolak penjualan senjata ke Israel.

Di sisi lain, Said juga mengingatkan soal keputusan Majelis Umum PBB pada 12 September 2025 yang mendukung solusi dua negara dan mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. “Sekjen dan Dewan Keamanan PBB harus segera menindaklanjuti keputusan tersebut,” katanya.

Baca juga: Militer Israel Serang Sesama Anggota BoP, Satu Personel TNI di Lebanon Gugur

Sementara itu, tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4/2026). Mereka adalah Kopral Dua Farizal Rhomadhon, Mayor Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, dan Sersan Kepala Muhammad Nur Ichwan yang gugur dalam dua insiden berbeda di Lebanon selatan. Lima prajurit lainnya masih menjalani perawatan, sementara proses investigasi atas serangan ini masih berlangsung.

Duka sudah nyata, korban sudah jatuh, data serangan juga bukan sedikit. Tinggal satu yang masih sering abu-abu: ketegasan dunia, karena di panggung global, kecaman sering lebih cepat keluar daripada tindakan nyata. (tebe)

You Might Also Like

Puan: Koperasi Merah Putih Bukti Negara Hadir di Desa

Gula-Gula Pahit: Petani Tebu Keok, Mafia Gula Makin Oke, Pemerintah Kok Diam Aja?

Momen Haru Agus Gondrong di Aceh Tamiang: Disambut Selawat Badar, Kepsek Nangis Lihat Sekolah Bangkit

Kawasan Atas Berubah Jadi Hutan Beton, Warga Semarang Khawatir Tambah Sering Kebanjiran

FAKTA UNIK: Swedia Nggak Kekurangan Minyak, tapi Kekurangan Sampah

TAGGED:bopheadlineisraelpdipzionis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tak Ada PHK PPPK Makassar Pilih Bertahan Di Tengah Tekanan
Next Article Santri Diajak Sukseskan Program Pemerintah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rebahan Bareng di Taman, Cara Gen Z Lepas Penat Lagi Naik Daun

Nyeri Sehabis Makan Santan? Bisa Jadi Empedu Lagi Kasih Kode

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Ngeri! Oknum Polisi di Tegal Siksa Istri, Korban Disuruh Racik Narkoba hingga Disiram Air Keras

Debt Collector Main Tarik Paksa Kendaraan, Risikonya Bisa Berujung Pidana

Buah Favorit Bisa Jadi Kunci Berat Badan Tetap Aman dan Nyaman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Oplosan Elpiji Beromzet Miliaran Terbongkar di Semarang

Januari 25, 2026
Info

Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi

Februari 13, 2026
Politik

AHY: Jangan Baperan, Rapatin Barisan Kalau Mau Menang 2029!

April 18, 2026
PANTAU HARGA--Pemkot melalui Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan memantau harga di Pasar Peterongan Semarang. (ist)
Info

Harga Pangan di Semarang Merangkak Naik, Kata Wali Kota Masih Aman

Juni 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon, PDIP: PBB Jangan Diam, Dunia Butuh Sikap Tegas!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?