Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 5.360 Anak Jadi Korban, Berikut 10 Kasus Keracunan MBG Terbaru: dari Bogor hingga Baubau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
ยฉ 2025 Bacaaja.co
Info

5.360 Anak Jadi Korban, Berikut 10 Kasus Keracunan MBG Terbaru: dari Bogor hingga Baubau

Dari awal tahun hingga pertengahan September 2025, menurut JPPI ada 5.360 anak jadi korban keracunan MBG. Berikut 10 kasus keracunan MBG terbaru, yang terjadi di berbagai daerah.

R. Izra
Last updated: September 20, 2025 12:14 pm
By R. Izra
5 Min Read
Share
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Makan Bergizi Gratis (MBG) emang idaman, apalagi buat pelajar. Tapi apa jadinya kalo menu makan bergizi gratis justru bikin murid-murid tumbang barengan?

Yep, sepanjang Mei sampai pertengahan September 2025, kasus keracunan massal akibat MBG meledak di mana-mana.

Gak cuma satu atau dua orang, tapi ratusan siswa dari berbagai daerah jadi korban.

Bahkan, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) merilis data, sejak awal tahun hingga pertengahan September 2025 ini, total sedikitnya 5.360 anak jadi korban keracunan MBG.

Berikut 10 kasus keracunan MBG terbaru dari berbagai daerah, dalam rentang waktu Mei hingga pertengahan September 2025, versi Bacaja.co.

1. ๐Ÿ“Œ Awal Mei 2025 di Bogor, Jabar.

210 siswa dari 8 sekolah tumbang barengan.
Gejalanya: mual, muntah, dan diare.
Pemerintah langsung ngeset ini sebagai KLB alias Kejadian Luar Biasa. Bukan kaleng-kaleng!

2. ๐Ÿ“Œ 5 Mei 2025 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, (PALI), Sumatera Selatan.

121 siswa dari PAUD sampe SMA tepar setelah makan MBG.
Gejalanya: mual, pusing, muntah. Program MBG di-stop dulu di sana biar gak makin kacau.

3. ๐Ÿ“Œ Pertengahan Mei 2025 di Kupang, NTT.

Lebih dari 100 siswa SMP Negeri 8 kena gejala mirip.
Banyak yang masuk RS. Untungnya, rumah sakit tanggap dan cepet gerak.

4. ๐Ÿ“Œ 11โ€“14 Agustus 2025 di Sragen, Jateng.

365 orang (siswa, guru, warga sekitar) keracunan massal. Gejalanya? Masih itu-itu lagi: muntah, mual, diare. Sragen langsung hentiin semua distribusi MBG. Posko medis dibuka 24 jam. Serius banget, bro!

5. ๐Ÿ“Œ 27โ€“28 Agustus 2025 di Kabupaten Lebong, Bengkulu.

456 siswa (dari TK sampe MTs) keracunan.
RSUD Lebong sampe kehabisan ranjang!
Suasana: chaotic. Tapi untungnya semua korban ditangani.

6. ๐Ÿ“Œ 15 September 2025 di Gunung Kidul, DIY.

19 siswa keracunan MBG. Skalanya kecil, tapi tetep aja bikin parno satu sekolah.

7. ๐Ÿ“Œ di 17 September 2025 Banggai Kepulauan, Sulteng.

251 siswa dilarikan ke RS. Beberapa sampe kejang-kejang. Gak main-main, cuy!

8. ๐Ÿ“Œ 18 September 2025 di Garut, Jabar.

150 pelajar keracunan. 14 di antaranya harus dirawat intensif.

9. ๐Ÿ“Œ 18 September 2025 di Sumbawa, NTB.

Ratusan siswa dari berbagai sekolah dibawa ke Puskesmas. Ceritanya sama: makan MBG, bukannya tambah sehat malah keracunan.

10. ๐Ÿ“Œ 18 September 2025 di Baubau, Sultra.

37 siswa jadi korban. Mereka harus dirawat intensif setelah makan siang MBG. Beneran “makan bergizi”, atau makan “berisiko gratis”?

JPPI: 5.360 anak jadi korban keracunan
Baru-baru ini, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPPI) nge-drop fakta yang bikin geleng-geleng kepala. Sampai pertengahan September 2025, udah ada 5.360 siswa yang keracunan gara-gara makan MBG.

Dan itu baru yang ketahuan. Kata mereka, kemungkinan jumlah aslinya lebih banyak. Soalnya banyak sekolah atau pemda milih bungkam biar gak viral.

โ€œBanyak yang nutupin kasus. Harusnya dilaporin dong, ini soal nyawa,โ€ kata Ubaid Matraji, Koordinator Nasional JPPI.

JPPI gak main-main. Mereka bilang ini bukan lagi kesalahan teknis, kayak โ€œoh mungkin ayamnya basiโ€ atau โ€œnasi kepanasan di box.โ€

โ€œKalau cuma sekali, bisa dibilang kesalahan teknis. Tapi ribuan anak, di banyak tempat? Itu namanya gagal sistem,โ€ tegas Ubaid.

JPPI juga blak-blakan bilang, kalau sistemnya gak dibenahi, MBG bisa jadi ancaman. Bukan lagi program perbaikan gizi, malah bisa jadi ancaman kesehatan untuk anak-anak.

โ€œIni udah bukan program bantuan. Ini malah jadi ancaman buat anak-anak sekolah.โ€

Karena makin banyak korban, JPPI sekarang minta Presiden Prabowo buat hentikan sementara program MBG, evaluasi total sistem & pengelolaan makanan, utamain keselamatan anak-anak, bukan pencitraan politik.

โ€œKami gak tega lihat anak-anak harus berjuang di rumah sakit, cuma karena makan siang,โ€ kata JPPI.

Mungkin lo ada yang berpikir. Ah, paling keracunannya ringan, gak separah itu.

Faktanya, mereka ada yang sampai kejang-kejang, ada sekolah yang ratusan siswanya keracunan barengan, rumah sakit sampe kekurangan ranjang buat rawat korban.

Dan ini kejadian bukan sekali-dua kali, tapi sering berulang.

JPPI gak bilang program MBG harus dihentikan selamanya. Tapi please, kalo sistemnya masih berantakan, pause dulu, perbaiki, baru jalan lagi.

Makan gratis itu hak. Tapi nyawa anak-anak? Gak bisa diganti. (*)

You Might Also Like

Final UEFA Nations League: Ronaldo Lebih Untung Dibanding Lamine Yamal

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

Mbak Ita-Alwin Kembali Melawan! Babak Baru Kasus Eks-Wali Kota Semarang, Ajukan PK

Kasus Kematian Dosen Untag Banyak Kejanggalan, Ini Kata Petir

TAGGED:10 kasus keracunan mbgheadlinejppikeracunan MBGribuan anak keracunan mbg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 3 Waktu Emas Minum Kopi Hitam Tanpa Gula Biar Manfaatnya Maksimal
Next Article PSCS Cilacap Gaspol Persiapan Liga 4, Eks Timnas Ikut Trial

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PRODI BARU--Petinggi Unwahas bersama Menteri ESDM mengenakan helm proyek saat meresmikan prodi pertambangan. (ist)
Pendidikan

Unwahas Buka Prodi Teknik Pertambangan Pertama di Jateng, Siap Cetak Bos Tambang!

Mei 11, 2026
LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
Info

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

Juni 27, 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Nasional

THR Rp55 Triliun Siap Cair, Tinggal Tunggu Lampu Hijau untuk ASN, TNI-Polri

Februari 24, 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Info

Omongan Purbaya Bikin Ketar-ketir

April 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai danย Opini
Reading: 5.360 Anak Jadi Korban, Berikut 10 Kasus Keracunan MBG Terbaru: dari Bogor hingga Baubau
ยฉ Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?