Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus

Pesangon belum turun, aset belum laku, janji makin menua. Mantan buruh Sritex lagi-lagi turun ke jalan, kali ini sambil nyengir pahit. Soalnya, kerja kurator dinilai pelan banget, bukan slow living, tapi slow banget sampai disamain sama kura-kura.

T. Budianto
Last updated: Januari 12, 2026 5:13 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
POSTER KRITIK: Mantan buruh Sritex memebentangkan poster kritik atas kerja kurator saat aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Semarang, Senin (12/1/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Mantan buruh Sritex menganggap kurator kerjanya lamban. Sehingga mereka mendesak agar kurator Sritex diganti saja. Kurator sendiri bertugas membereskan harta pailit Sritex. Masalahnya, hingga kini penjualan aset belum juga kelar. ri

Dampaknya, pelunasan utang termasuk pesangon buruh ikut tersendat. Massa aksi berorasi tepat di depan gerbang Pengadilan Nege Semarang. Dengan pakaian serba hitam, mereka membentangkan spanduk dan poster bernada sindiran keras ke arah kurator.

Baca juga: Mantan Buruh Sritex Demo Tagih Pesangon di Semarang

Salah satu poster paling mencolok bertuliskan “Kurator Kura2”. Sindiran itu menggambarkan kekecewaan buruh. “Kan kerjanya lambat kayak jalannya kura-kura,” celetuk salah satu buruh.

Dalam orasinya, buruh juga menyinggung janji-janji kurator yang dianggap cuma omong kosong. Mereka menilai kurator tidak profesional karena tak kunjung menuntaskan tugas. Orator lain menyebut kondisi buruh kini makin terjepit. Hampir setahun tanpa kepastian, banyak yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

Tak Produktif

Seorang buruh, Retno Dewi mengaku sangat membutuhkan pencairan pesangon Sritex. Perempuan berusia 58 tahun itu tak lagi bekerja. Umurnya dianggap tak produktif oleh banyak pabrik. Sehari-hari, Dewi hanya di rumah. Kebutuhan hidup mengandalkan penghasilan suami yang kerja serabutan. Dua anaknya sudah lulus sekolah, tapi belum punya pekerjaan tetap.

Baca juga: Kasus Sritex, Eks Dirut Bank DKI: Kami Korban, Kok Malah Didakwa?

Dewi mengaku belum tahu berapa nilai pesangon yang seharusnya ia terima. Ia bekerja di Sritex sekitar 33 tahun. Dulu gajinya hanya UMR ditambah premi. Kalau nanti pesangon cair, Dewi punya rencana sederhana.

Ia ingin buka warung kecil di rumah. “Biar ada usaha buat nyambung hidup,” katanya. Demi tuntutan itu, Dewi rela berangkat dari Klaten ke Semarang. Ini sudah ketiga kalinya ia demo di PN Semarang, ditambah sekali di Sritex. (bae)

You Might Also Like

Catat! Berikut Daftar Puskesmas di Temanggung Siaga IGD 24 Jam selama Mudik Lebaran

Cuma Rp3 Juta Udah ‘Super Kaya’? Kemensos Bikin Netizen Auto Minder & Ngakak

204 Siswa SMPN 1 Blora Keracunan MBG, 20 Dirawat di RS

14 Anak di Magelang Diduga Korban Salah Tangkap, Disiksa Biar Ngaku Ikut Demo

Eks-Sekda Cilacap dan Komplotannya Bancakan Duit Korupsi Rp 237 M, untuk Apa Saja?

TAGGED:buruhheadlinekorupsi sritexsritex pailit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus Laka Kerja Jateng Tembus 32 Ribu
Next Article Kritis Boleh, Asal Jangan Cuma Nyaring: Pesan Puan ke Kader Banteng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi banjir merendam sejumlah titik di Kota Semarang.
Info

Hujan Deras Semalam, Semarang Dikepung Banjir

Oktober 22, 2025
Ketua KPU RI Afifudin beserta komisioner KPU lainnya memberikan keterangan kepada awak media di Kantor KPU Jakarta, Selasa, (16/9/2025). KPU RI resmi mencabut Keputusan Nomor 731/2025 yang sempat menyembunyikan dokumen capres-cawapres dari publik. Foto: dok/KPU
HukumNasional

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

September 16, 2025
Sepak Bola

Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS

Februari 8, 2026
Ilustrasi korban keracunan massal.
Info

Tradisi Ruwahan Berujung Petaka! 68 Warga Purworejo Keracunan Massal, Alami Muntah-Diare

Februari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?