Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Perkuat Hak Peyandang Disabilitas, Mulai Peluang Kerja sampai Bantuan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemprov Perkuat Hak Peyandang Disabilitas, Mulai Peluang Kerja sampai Bantuan

Isu disabilitas sering dibahas, tapi jarang benar-benar “dikerjain”. Kali ini, Pemprov Jawa Tengah coba beda, bukan cuma ngomong, tapi mulai beresin dari aturan sampai bantuan biar lebih terasa nyata.

T. Budianto
Last updated: Maret 26, 2026 1:18 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENYANDANG DISABILITAS: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen saat menerima komunitas penyandang disabilitas di Semarang, Rabu (25/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Nggak setengah-setengah, langkah ini didorong lewat regulasi, program, hingga penganggaran.

Secara aturan, pondasinya sudah jelas lewat Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, yang kini juga sudah dilengkapi dengan peraturan gubernur sebagai aturan teknis pelaksanaan.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan, regulasi tersebut bukan sekadar formalitas, tapi siap dijalankan di lapangan. “Perda sudah ada, pergubnya juga sudah keluar, sehingga ini bisa kita jalankan,” ujarnya saat menerima komunitas difabel di Semarang, Rabu (25/3/2026).

Baca juga: Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Dalam dialog tersebut, berbagai unek-unek disampaikan langsung oleh komunitas difabel. Mulai dari akses kerja yang masih terbatas, subsidi transportasi, bantuan sosial yang belum merata, sampai layanan kesehatan jangka panjang.

Salah satu fokus utama yang disorot adalah soal lapangan pekerjaan. Pemprov Jateng memastikan pintu ASN terbuka bagi penyandang disabilitas, termasuk bagi kelompok tuna netra. “Kami juga menerima kawan-kawan difabel untuk bekerja di Pemprov melalui rekrutmen ASN,” kata Taj Yasin.

Untuk urusan transportasi, meski bukan kewenangan langsung pemerintah provinsi, aspirasi tetap akan diteruskan, termasuk soal tarif ke PT Kereta Api Indonesia.

Bantuan Sosial

Masalah klasik lain yang ikut dibahas adalah data bantuan sosial. Menurut Taj Yasin, masih banyak kasus bantuan tidak tepat sasaran karena data yang belum akurat. “Bisa jadi datanya masih tercampur dengan keluarga yang dianggap mampu,” jelasnya. Artinya, pembaruan data jadi kunci supaya bantuan benar-benar sampai ke yang membutuhkan.

Di sisi lain, perwakilan difabel juga menyuarakan harapan soal kesempatan kerja yang lebih luas dan adil, termasuk tanpa batasan usia. Selain itu, aksesibilitas layanan publik seperti pembuatan SIM juga masih jadi PR besar.

Kepala Dinas Sosial Jateng, Imam Maskur menambahkan, Pemprov juga menyiapkan program bantuan melalui Kartu Jateng Ngopeni. Program ini menyasar masyarakat rentan, termasuk difabel yang belum tersentuh bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Nilainya Rp200 ribu per bulan atau total Rp2,4 juta per tahun.

Baca juga: Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

Namun, ada catatan penting: bantuan ini tidak bisa dobel. Artinya, penerima PKH tidak bisa menerima Kartu Jateng Ngopeni, begitu juga sebaliknya. Bagi penyandang disabilitas yang belum terdata, pemerintah membuka pintu untuk pendataan ulang melalui dinas sosial di daerah masing-masing.

Kadang yang dibutuhkan bukan cuma “akses”, tapi juga “niat aksesin”. Karena inklusi itu bukan soal aturan doang, tapi soal siapa yang benar-benar diajak masuk, bukan cuma disebut di atas kertas. (tebe)

You Might Also Like

5 Bupati Jateng Terjaring OTT KPK, Luthfi: Apa Lagi yang Kurang?

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Kembali Diuji

Megawati Hadiri Rakernas Hari Kedua

Ratapan Tangis Bella Pecah di Penjara, Tak Kuasa Tahan Rindu kepada Anak Bayinya

Piala Dunia 2026: 17 Negara Sudah Lolos, Asia Bawa Dua Debutan

TAGGED:pemprov jatengpenyandang disabilitaswagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dengan Berhijab Perempuan Berkuasa Penuh Menentukan Cara Tubuhnya Dipandang
Next Article Transportasi Hijau? Semarang Pilih Bus Listrik!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Belajar Disiplin, Warga Binaan Lapas Purwodadi Jadi Petugas Upacara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi bangunan gereja.
Info

Polemik Pendirian Gereja di Leyangan sampai Komnas HAM, PJ Kades Bantah Persulit Perizinan

Juli 15, 2026
APRESIASI PERAN IBU - PLN Icon Plus melalui layanan internet andal ICONNET memberikan bingkisan kepada pelanggan sebagai apresiasi peran ibu dalam membangun keluarga melek literasi digital di Indonesia.
Info

Momentum Hari Anak Nasional, PLN Icon Plus Apresiasi Peran Ibu Bangun Keluarga Digital Indonesia

Juli 28, 2026
Info

Cari Obat Nggak Perlu Pusing, Pemkot Semarang Luncurkan Pharma City

Juli 17, 2026
Daerah

Layanan Cepat Tanpa Drama, Dua Menteri Puji MPP Semarang

November 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Perkuat Hak Peyandang Disabilitas, Mulai Peluang Kerja sampai Bantuan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?