BACAAJA, SEMARANG- Kabar baik buat warga Pantura, akses kereta makin dekat. Mulai 27 April 2026, KAI Daop 4 Semarang bakal aktifkan lagi layanan naik turun penumpang di dua stasiun, plus tambah pemberhentian baru.
Dua stasiun yang diaktifkan lagi adalah Stasiun Plabuan dan Stasiun Comal. Sementara Stasiun Batang kini resmi jadi titik pemberhentian tambahan. Kebijakan ini bikin akses warga Batang, Pemalang, dan sekitarnya makin gampang. Nggak perlu jauh-jauh lagi buat naik kereta.
Baca juga: Jalur Bumiayu Mulai Pulih, KAI Daop 4 Semarang tetap Buka Peluang Refund Tiket
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif bilang, sebelum dibuka, semua stasiun sudah dicek. Mulai dari keselamatan sampai fasilitas penumpang, semuanya dipastikan sesuai standar.
Langkah ini, katanya, buat mendekatkan layanan ke masyarakat. Sekaligus dorong mobilitas antar kota. “Pengaktifan kembali layanan di Stasiun Plabuan dan Comal serta penambahan pemberhentian di Stasiun Batang menjadi langkah nyata KAI dalam menghadirkan akses transportasi yang lebih dekat dan efisien bagi masyarakat,” ujar Luqman.
Banyak Pilihan
Di tahap awal, beberapa kereta sudah dijadwalkan berhenti. Di Plabuan dan Comal ada KA Kaligung, Kamandaka, dan Joglosemarkerto. Sementara di Batang, pilihannya lebih banyak. Mulai dari KA Argo Muria, Tawang Jaya Premium, Menoreh, sampai Kamandaka, Joglosemarkerto, dan Kaligung.
Dengan ini, warga bisa lebih mudah bepergian ke berbagai kota. Seperti Semarang, Tegal, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, sampai Solo. KAI juga bakal lihat respons masyarakat. Kalau peminatnya tinggi, bukan nggak mungkin bakal ada tambahan layanan.
Baca juga: Angkutan Lebaran Usai, Penumpang Kereta Daop 4 Melonjak 14 Persen
“Apabila animo masyarakat tinggi, KAI akan mempertimbangkan penambahan layanan maupun rute perjalanan lainnya,” tambah Luqman. Tiket dari tiga stasiun ini sudah bisa dipesan. Bisa lewat aplikasi Access by KAI, website resmi, atau kanal penjualan lainnya. Warga diimbau pesan tiket lebih awal. Biar kebagian tempat dan perjalanan tetap lancar.
Kadang yang dibutuhkan warga itu simpel: akses yang dekat, bukan janji yang jauh. Sekarang stasiunnya sudah dibuka lagi, tinggal konsistensinya, jangan sampai nanti cuma ramai di awal, lalu sepi perhatian. (bae)

