Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menang Besar, Tapi PR PSIS Belum Kelar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Menang Besar, Tapi PR PSIS Belum Kelar

Menang telak belum tentu bikin pelatih langsung senyum lebar. Di Semarang, PSIS memang sukses membungkam tim mudanya sendiri. Tapi di balik skor meyakinkan itu, pelatih justru menemukan beberapa “PR” yang masih harus dibereskan sebelum liga lanjut lagi.

T. Budianto
Last updated: Maret 13, 2026 4:32 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LAGA UJI COBA: PSIS menggelar laga ujicoba melawan PSIS EPA di lapangan POJ City Semarang, Kamis (2/3/2026). (Foto: dok. PSIS Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– PSIS Semarang memanfaatkan jeda kompetisi dengan menggelar laga uji coba melawan tim muda mereka, PSIS EPA U-19, Kamis (12/3/2026).

Pertandingan yang digelar di Lapangan POJ City Semarang itu tetap berlangsung serius meski mempertemukan dua tim beda level. Dalam tiga game yang dimainkan, skuad senior tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan empat gol tanpa balas.

Bek senior Otavio Dutra dan rekan-rekannya terlihat menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Namun bagi tim pelatih, hasil akhir bukanlah fokus utama.

Pelatih Andri Ramawi mengatakan laga uji coba ini lebih ditujukan untuk melihat sejauh mana materi latihan bisa diterapkan dalam situasi pertandingan. “Tujuannya tentu untuk melihat apa yang sudah kami siapkan dalam latihan. Kami mencoba mengaplikasikan game plan dan sistem taktik dalam situasi pertandingan,” ujar Andri.

Baca juga: Enam Laga Terakhir Jadi “Ujian Nasib” PSIS

Menurutnya, tim sebenarnya ingin menghadapi lawan dengan level yang lebih setara. Namun mencari lawan uji coba di waktu yang sudah mepet dengan Idulfitri bukan perkara mudah.

Akhirnya, tim muda PSIS menjadi opsi yang paling memungkinkan untuk menjaga ritme pertandingan. Meski begitu, dari laga tersebut tim pelatih tetap mendapatkan sejumlah bahan evaluasi. Salah satunya soal koordinasi lini belakang yang dinilai masih belum rapat.

Catatan Pelatih

“Ada beberapa catatan, terutama pada proses bertahan. Jarak antar lini masih ada gap yang harus diperbaiki,” jelasnya. Selain pertahanan, penyelesaian akhir juga masih jadi sorotan. Menurut Andri, peluang yang tercipta seharusnya bisa dikonversi lebih efektif menjadi gol.

Dalam masa jeda kompetisi ini, PSIS juga sempat menggelar internal game yang dinilai cukup kompetitif karena menggunakan perangkat pertandingan resmi.

“Kalau internal game menurut saya lebih kompetitif karena ada wasit resmi, sehingga pemain juga lebih serius,” tambahnya. Soal kemungkinan uji coba tambahan, Andri mengakui peluangnya cukup kecil. Jadwal yang semakin sempit membuat tim harus berhitung dengan risiko cedera pemain.

Baca juga: Pemain PSIS Tetap Dapat ‘PR’ Latihan Selama Jeda Liga

Meski demikian, manajemen masih mencoba membuka komunikasi dengan PSIM Yogyakarta untuk kemungkinan laga uji coba. “Kami sudah mencoba menghubungi PSIM apakah mereka bersedia untuk uji coba atau tidak. Sekarang masih menunggu kabar,” pungkasnya.

Jadi meski skor 4-0 terlihat meyakinkan, bagi pelatih itu belum cukup. Karena dalam sepak bola, menang di uji coba itu enak buat moral… tapi kalau lini belakang masih renggang dan finishing masih pelan, lawan di liga biasanya nggak sebaik hati tim U-19. (tebe)

You Might Also Like

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Penanganan Belum Rampung, Aceh Kembali Direndam Banjir Setinggi 2 Meter

Cetak Sejarah Dunia! Akhirnya Listrik dari EBT Bisa Lampaui Batu Bara

Kasus Pelecehan Mantan LPAI Jalan di Tempat

TAGGED:headlinepanser biruPSIS Semarangsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Membaca Sisi Psikologis dan Relasi Manusia pada Kasus Reyhan dan Fara
Next Article Papan promosi Lumpia Semarang di Jalan Pandanaran, Kamis (12/3/2026). (dul) Lumpia Oleh-oleh Khas Semarang yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Digitalisasi Pembayaran: Kemudahan Transaksional dan Ujian Sosial

TRANSPORTASI UMUM - Pengguna angkutan umum menaiki bus di halte. (ist)

Akademisi SCU: Subsidi BBM Lebih Tepat untuk Transportasi Umum

PAD Naik, Kepala Daerah Dapat Bonus? Usulan Tito Bikin Publik Garuk Kepala

Piala Dunia Datang, Turis Malah Hilang

Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Rangkaian gerbong Kereta Api (KA) Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen anjlok di Bumiayu, Senin (6/4/20206).
Unik

Kereta Anjlok di Bumiayu, Dua Rute KA dari Semarang Batal Berangkat

April 6, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi (kanan) berbincang dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka, di warung sate Pak Joko' Pasar Klewer, Solo, Jumat (16/12026).
Daerah

Bareng Dua ‘Raja Kembar’ Kasunanan, Respati Dampingi Wapres Gibran Keliling Solo

Januari 16, 2026
Unik

Aset Sritex Disita, Buruh Waswas Tagihan Tak Dibayar

Juli 10, 2025
Info

Denok Kenang 2026: Bukan Soal Cantik dan Ganteng, Tapi Siapa yang Bisa “Jual” Semarang

Mei 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menang Besar, Tapi PR PSIS Belum Kelar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?