BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang bakal menjamu Persela Lamongan pada pekan ke-17 Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Sabtu (24/1/2026) malam, kick-off pukul 19.00 WIB. Targetnya jelas dan nggak pakai basa-basi: tiga poin.
Laskar Mahesa Jenar lagi butuh kemenangan buat angkat posisi dari papan bawah. Kekalahan dari Deltras jadi alarm keras, dan pelatih PSIS Jafri Sastra mengaku timnya sudah berbenah, terutama soal chemistry.
“Setelah hasil yang nggak mengenakkan, kami evaluasi. Kekompakan tim jadi fokus utama. Pemain baru datang, proses itu pasti ada,” kata Jafri, Jumat (23/1/2026). Ia berharap laga kali ini jadi titik balik. “Mudah-mudahan besok anak-anak bisa tampil lebih baik dari pertandingan kemarin,” lanjutnya.
Baca juga: Pulang ke Rumah, Rio! PSIS Panggil Lagi Bek Andalan Lama
Laga ini juga punya bumbu nostalgia. Banyak wajah lama Persela kini berseragam PSIS. Mulai dari Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio, Mario Londok, Fahmi Al Ayyubie, sampai trio naturalisasi Otavio Dutra, Beto Goncalves, dan Ezteban Viscarra. Di sisi seberang, eks PSIS Luan Dias kini jadi andalan Persela.
“Semua pertandingan sekarang penting buat PSIS. Apalagi lawan Persela, kita sudah tahu karakter mereka,” ujar Jafri. “Tapi yang paling penting kesiapan tim kami sendiri. Insyaallah siap,” tegasnya. Kabar baiknya, beberapa pemain anyar seperti Denilson, M Hidayat, dan M Rio Saputro disebut sudah siap diturunkan. “Sudah bisa. Insyaallah,” kata Jafri singkat tapi optimistis.
Percaya Diri
Dari kubu tamu, Persela Lamongan datang dengan kepercayaan diri. Tren tandang cukup positif bikin Laskar Joko Tingkir berani pasang target curi poin. Pelatih Persela, Bima Sakti, memastikan anak asuhnya siap tempur.
“Lapangan bagus, meski tadi hujan dan sempat ada genangan. Mudah-mudahan besok lebih baik dan nggak hujan,” ujarnya. Bima sadar PSIS bakal main all out. Kekalahan dari Deltras jadi alasan kuat tuan rumah tampil habis-habisan. “Kami tahu PSIS pasti bangkit. Itu yang harus kami antisipasi,” katanya.
Baca juga: COO PSIS: Enam Poin Harga Mati
Dikatakan, coach Jafri pasti punya cara buat balikin motivasi pemain. Ia juga menyoroti banyaknya pemain PSIS yang eks Persela. Menurutnya, itu hal biasa di sepak bola modern, tapi tetap perlu diwaspadai. “Mereka pasti tahu kelebihan dan kekurangan Persela. Tapi kami juga sudah antisipasi, ada pemain tambahan, semoga semua bisa tampil maksimal,” jelasnya.
PSIS pengin keluar dari papan bawah, Persela pengin bawa pulang poin. Jatidiri jadi saksi: yang satu main buat hidup, yang satu main buat nyolong. Tinggal lihat, malam Minggu ini siapa yang lebih sakti, ajian Sasra Birawa milik Mahesa Jenar atau Lembu Sekilan milik Joko Tingkir…. (tebe)


