Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Katanya Mau Jadi Rakyat Biasa, Jokowi: Saya Siap Keliling Kecamatan Menangkan PSI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Katanya Mau Jadi Rakyat Biasa, Jokowi: Saya Siap Keliling Kecamatan Menangkan PSI

R. Izra
Last updated: Februari 1, 2026 4:32 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), gak lagi pensiun dari politik dan jadi rakyat biasa. Ia kini ngaku siap mati-matian keliling Indonesia demi menangkan PSI.
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), gak lagi pensiun dari politik dan jadi rakyat biasa. Ia kini ngaku siap mati-matian keliling Indonesia demi menangkan PSI.
SHARE

BACAAJA, MAKASSAR – Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi kembali bikin pernyataan yang langsung jadi sorotan. Di depan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), ia terang-terangan siap turun gunung demi kemenangan partai tersebut di Pemilu 2029.

Padahal, jauh sebelum lengser dari kursi presiden, Jokowi pernah bilang ingin pulang ke Solo dan hidup sebagai rakyat biasa.

Faktanya sekarang? Jokowi justru memberi sinyal masih siap full terjun ke politik.

Bacaaja: Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik
Bacaaja: Purbaya Spil UU Cipta Kerja Bikinan Jokowi Bikin Negara Boncos Rp 125 Triliun

Pernyataan itu disampaikan saat Rakernas PSI di Makassar, Sabtu (31/1/2026). Dengan nada tegas, Jokowi mengaku masih punya tenaga untuk keliling Indonesia jika dibutuhkan.

“Kalau diperlukan saya harus datang, saya masih sanggup. Datang ke provinsi, kabupaten/kota, bahkan sampai kecamatan, saya masih sanggup,” kata Jokowi.

Nggak cuma hadir, Jokowi bahkan menegaskan siap bekerja keras. sampai “mati-matian”.

“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras. Saudara-saudara bekerja mati-matian, saya juga akan bekerja mati-matian untuk PSI,” ucapnya lantang.

Targetkan struktur PSI hingga level RT

Menurut Jokowi, target politik PSI bukan kaleng-kaleng. Karena itu, struktur partai harus diperkuat sampai level paling bawah.

“Targetnya besar, jadi mesinnya harus mesin besar. Struktur harus sampai RT/RW,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa kekuatan partai ada pada jaringan yang solid, apalagi Indonesia punya 38 provinsi, lebih dari 500 kabupaten/kota, dan sekitar 7.000 kecamatan.

Artinya, tanpa mesin politik yang rapi, mimpi besar bakal susah tercapai.

Jokowi juga memberi PR besar ke PSI: kuasai dua medan sekaligus, dunia digital dan lapangan.

Pertama, perkuat jaringan media sosial dan warganet. Kedua, bangun kekuatan offline dari kota sampai desa.

“Perkuat jaringan dengan netizen, perkuat online. Yang kedua, jaringan luring dari kota sampai desa juga harus kita perkuat,” ujarnya.

Ia bahkan memasang deadline: akhir 2026 struktur partai harus sudah kelar.

Jokowi mengaku sudah berulang kali mengingatkan jajaran elite PSI, mulai dari Ketua Umum hingga Sekjen, agar tidak santai soal pembentukan struktur sampai tingkat akar rumput.

“Bolak-balik saya sampaikan, bangun struktur sampai desa, sampai RT/RW. Akhir 2026 itu harus selesai,” katanya.

Gak jadi pensiun dari politik, mati-matian demi anak bungsu

Pernyataan Jokowi ini otomatis memantik perhatian publik. Sebab sebelumnya ia sempat menyampaikan keinginan untuk kembali ke Solo dan menjalani hidup sederhana sebagai warga biasa setelah tak lagi menjabat.

Namun kini, sinyal yang muncul justru sebaliknya: Jokowi belum benar-benar ingin menjauh dari panggung politik, bahkan siap all out membantu PSI.

Ya wajar saja sih, lha wong Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, kan anak bungsunya.

Pertanyaannya sekarang: ini sekadar dukungan moral atau tanda Jokowi masih ingin jadi pemain utama di politik nasional?

Yang jelas, menuju 2029, suhu politik tampaknya sudah mulai anget. (*)

You Might Also Like

Baru Launching, Lapor Menaker Langsung Diserbu Aduan!

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Prabowo Lantik Presiden Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan

Prabowo Minta Bersabar Soal Menteri Polkam & Menpora, “Biar Kalian Ada Semangat!”

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Hingga Akhir 2025

TAGGED:headlinejokowikeliling indonesiakeliling kecamatanPSIrakyat biasa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tampak gerbang Danau BSB city dari depan yang menunjukan infrastruktur yang lebih menarik untuk dikunjungi. Kamis (29/01/2026). (dul) Wajah Baru Danau BSB Semarang, Infrastruktur Makin Rapi meski Tiket Jadi Sorotan
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi ngajak ratusan anak disabilitas dari Forum Buah Hati Surakarta healing tipis-tipis sekaligus wisata edukatif di Solo Safari, Minggu (1/2/2026). Respati Ajak Anak Disabilitas Liburan ke Solo Safari: Bukan Cuma Fun, tapi Inklusif

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Semarang Siap Jadi “Dapur Ide” Program MBG

April 8, 2026
Tokoh agama pengasuh Ponpes Ar-Rahman Basyaiban Rancamulya, KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid, saat diperiksa Kejati Jateng terkait dugaan TPPU kasus korupsi Rp237 miliar BUMD Cilacap. Foto: Bae
Hukum

Tokoh Agama Kecipratan Duit Korupsi PT CSA Cilacap Rp237 Miliar: Haram di Bibir, Halal di Rekening?

Agustus 18, 2025
Info

Jateng Lagi Ramai: Dari Desa Sunyi Sampai Borobudur, Semua Jadi Magnet

Januari 9, 2026
Info

Semarang Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

Februari 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Katanya Mau Jadi Rakyat Biasa, Jokowi: Saya Siap Keliling Kecamatan Menangkan PSI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?