Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK Kasih Jempol, Urusan Izin Tambang di Jateng Jadi Contoh Nasional
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

KPK Kasih Jempol, Urusan Izin Tambang di Jateng Jadi Contoh Nasional

Di tengah sorotan publik terhadap sektor pertambangan yang kerap dianggap rawan penyimpangan, Jateng justru mendapat pengakuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

T. Budianto
Last updated: Juni 13, 2026 8:15 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
RAKOR TAMBANG: Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK RI, Ely Kusumastuti, (kiri) saat Rapat Koordinasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi pada Perizinan Tambang Khususnya MBLB di Kantor Gubernur Jateng, Jumat (12/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kabar baik datang untuk Pemprov Jateng. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi atas komitmen Pemprov Jateng dalam membangun sistem perizinan pertambangan yang lebih transparan, akuntabel, dan minim celah penyimpangan.

Bahkan, Jateng ditetapkan sebagai pilot project nasional dalam pengelolaan perizinan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), sebuah sektor yang selama ini dikenal memiliki proses perizinan cukup rumit dan melibatkan banyak instansi.

Apresiasi tersebut disampaikan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK RI, Ely Kusumastuti, saat Rapat Koordinasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi pada Perizinan Tambang Khususnya MBLB di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026).

Menurut Ely, Jateng menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang telah memiliki Peraturan Daerah khusus terkait pengelolaan perizinan MBLB. “Kami memberikan apresiasi kepada Jawa Tengah. Dari kami memang Jawa Tengah menjadi pilot project untuk perizinan MBLB. Satu-satunya di Indonesia yang sudah memiliki perda terkait perizinan MBLB adalah Jateng,” kata Ely.

Baca juga: Pemprov Warning Pengusaha Tambang Nakal

Ia menjelaskan, kerja sama antara KPK dan Pemprov Jateng selama ini terus diperkuat untuk mencegah potensi korupsi di sektor pertambangan. Pasalnya, proses perizinan tambang tidak hanya melibatkan satu lembaga. Mulai dari pemerintah kabupaten/kota, Dinas PUPR, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Lingkungan Hidup, ATR/BPN hingga DPMPTSP terlibat dalam proses yang panjang tersebut.

Karena itu, KPK memfokuskan pengawasan pada empat aspek utama, yakni regulasi, transparansi dan akuntabilitas perizinan, mitigasi risiko penyimpangan, serta pengawasan implementasi zonasi pertambangan.

Selain urusan administrasi, KPK juga menyoroti praktik-praktik yang masih sering ditemukan di lapangan, seperti tambang tanpa izin, aktivitas tambang yang melewati batas wilayah izin, hingga ketidaksesuaian material yang ditambang dengan izin yang dimiliki.

Penerimaan Daerah

Menurut Ely, kondisi tersebut berpotensi mengurangi penerimaan daerah dari sektor pajak maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kalau seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan dan kewajiban pajak dipenuhi dengan benar, sektor ini bisa menjadi sumber pendapatan yang sangat signifikan bagi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah Agus Sugiharto menyatakan kesiapan pemprov menjadi model nasional dalam tata kelola perizinan pertambangan. Menurutnya, status sebagai pilot project justru menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan bebas dari praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan penyimpangan.

Agus menjelaskan, seluruh proses perizinan pertambangan di Jateng saat ini telah didorong melalui sistem elektronik. Mulai dari pengajuan berkas, verifikasi dokumen hingga penerbitan rekomendasi teknis dapat dipantau secara digital.

Dengan sistem tersebut, seluruh proses terekam secara elektronik sehingga lebih mudah diawasi dan dipertanggungjawabkan.

“Selain memudahkan investor, sistem ini juga menjadi instrumen pengawasan yang efektif karena seluruh proses dapat dilacak secara terbuka,” jelas Agus. Ia menambahkan, penguatan tata kelola tersebut didukung oleh Peraturan Daerah Provinsi Jateng No 11/2024 tentang Pengelolaan Mineral dan Batubara yang menjadi landasan hukum pengelolaan sektor pertambangan di daerah.

Baca juga: Warga Lereng Merapi Vs Kapolda Jateng: Pengadilan Tolak Praperadilan Tambang Ilegal

Tak hanya memperbaiki sistem, Pemprov Jateng juga mengaku terus bergerak menindak aktivitas tambang ilegal. Sepanjang 2025 tercatat ada 13 penindakan terhadap tambang ilegal. Sementara hingga pertengahan 2026 sudah dilakukan lima kali penindakan.

“Kami terus melakukan penindakan terhadap tambang-tambang ilegal yang beroperasi di Jawa Tengah,” tegas Agus. Dengan dukungan regulasi, digitalisasi layanan, serta pengawasan dari KPK, Jawa Tengah diharapkan bisa menjadi contoh bagaimana sektor pertambangan dapat dikelola secara profesional tanpa meninggalkan prinsip transparansi dan integritas.

Kalau dulu izin tambang sering dianggap urusan yang cuma dipahami segelintir orang di balik meja, sekarang targetnya justru kebalikannya: semua proses bisa dilihat, ditelusuri, dan diawasi. Sebab di era digital, yang paling menakutkan bukan lagi tambang yang dalam, melainkan jejak administrasi yang terlalu gelap. (tebe)

You Might Also Like

Beasiswa Jalan Terus, Tapi Siswa Perokok Kena Sorotan KDM

Saatnya Tinju Jateng Bangkit

Investor Muda Andy Hakim Usul MBG IPO di BEI, Biar Ritel Unyu Bisa Ikut Punya Sahamnya

Tegaskan Mental Pemenang, Timnas Indonesia Siap Tempur ke Jepang Tanpa Tambahan Pemain

Ubah Sikap setelah Dikritik, Pemerintah Akhirnya Kirim Delegasi Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

TAGGED:esdm jatengizin tambangKPKpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rumah Hangus, Solidaritas Tetangga Justru Jadi ‘Aset’ Paling Berharga
Next Article BOP RT Rp25 Juta Cair Akhir Juni

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

Ilustrasi anak terdampak kabut asap karhutla.

Asap Karhutla Bukan Cuma Bikin Sesak Napas, FK UI: Dampaknya Bisa Hantui Anak hingga Dewasa

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada awak media seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Ar-Ridho, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2026). (Dok Setwapres)

MA Batalkan Suket Penyetaraan Ijazah, Gibran Tak Layak Jadi Wapres? Denny Indrayana: Mundur!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Bus Besar Masih Nekat Belok ke Prof Hamka

Mei 12, 2026
Info

20 Rumah Apung Siap Dibangun di Demak

April 22, 2026
Info

Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang

Juli 9, 2026
Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK.
Hukum

Sudewo Tersangka Dobel Kasus di KPK: Gak Cukup Terjerat OTT, Kena Suap Proyek Kereta Juga

Januari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Kasih Jempol, Urusan Izin Tambang di Jateng Jadi Contoh Nasional
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?