Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rumah Hangus, Solidaritas Tetangga Justru Jadi ‘Aset’ Paling Berharga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Rumah Hangus, Solidaritas Tetangga Justru Jadi ‘Aset’ Paling Berharga

Kebakaran yang melanda rumah warga di kawasan Jagalan, Semarang Tengah, menyisakan duka bagi keluarga korban. Namun di balik musibah itu, muncul cerita lain yang tak kalah menghangatkan hati, yakni solidaritas warga yang bergerak cepat membantu sebelum api meluas.

T. Budianto
Last updated: Juni 13, 2026 8:07 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN BANTUAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng secara simbolis menyerahkan bantuan kepada korban rumah terbakar di Jagalan, Semarang, Jumat, (12/6/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Grajen Karang Loo, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (12/6/2026).

Kehadiran Agustina dilakukan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan baik sekaligus melihat langsung kondisi warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu.

Menurut Agustina, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril agar korban tetap kuat menjalani proses pemulihan.

“Saat ada warga yang tertimpa musibah, kita hadir untuk memberikan dukungan. Yang tidak kalah penting adalah memberikan penguatan moril kepada mereka yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Agustina.

Baca juga: Agustina Wali Kota Semarang Paparkan Upaya Pemkot Tangani Kemiskinan

Kebakaran yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) itu diketahui dipicu korsleting listrik. Rumah yang terbakar dihuni oleh tiga kepala keluarga, termasuk keluarga Memet yang menjadi salah satu korban terdampak.

Meski mengalami kerugian cukup besar, keluarga korban mengaku tidak sendirian menghadapi situasi tersebut. Berbagai pihak mulai dari lingkungan sekitar hingga pemerintah daerah turut hadir membantu proses pemulihan.

Perwakilan keluarga korban, Wawan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Semarang sejak hari pertama kejadian. Menurutnya, bantuan datang dari berbagai unsur, mulai dari aparatur kelurahan, kecamatan hingga anggota DPRD yang ikut membantu proses tindak lanjut pembangunan kembali rumah yang terdampak kebakaran.

Kelanjutan Pembangunan

“Pemkot sangat membantu sekali. Dari ASN kelurahan, kecamatan sampai anggota DPRD juga membantu untuk kelanjutan pembangunan rumah kami yang terdampak kebakaran,” kata Wawan.

Selain menyalurkan bantuan stimulan, Agustina secara khusus memberikan apresiasi kepada warga sekitar yang bergerak cepat saat kebakaran terjadi.

Menurutnya, kekompakan masyarakat dalam membantu memadamkan api dan mengevakuasi warga menjadi faktor penting yang membuat kebakaran tidak meluas ke permukiman lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.

“Saya berterima kasih kepada warga sekitar yang guyup rukun. Mereka tidak hanya membantu mencegah kebakaran meluas, tetapi juga ikut menjaga agar para korban tetap bisa menjalani kehidupan sehari-hari setelah musibah ini,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Salurkan Bantuan Korban Banjir Tugu dan Ngaliyan

Agustina menilai budaya gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat Kota Semarang merupakan modal sosial yang harus terus dijaga.

Di tengah berbagai tantangan perkotaan, solidaritas antarwarga dinilai menjadi kekuatan yang mampu membantu masyarakat bangkit lebih cepat saat menghadapi bencana maupun persoalan sosial lainnya. “Guyub rukun masyarakat Kota Semarang ini yang harus terus kita jaga,” pungkasnya.

Saat api melahap bangunan, yang menyelamatkan keadaan bukan tembok tinggi atau pagar mewah. Justru tetangga yang datang tanpa diminta, membawa ember, tenaga, dan kepedulian. Karena ternyata aset paling mahal dalam sebuah kampung bukan rumahnya, melainkan rasa peduli antarwarganya. (tebe)

You Might Also Like

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Dimaafkan Korban, Chiko Pengedit Konten Cabul Cuma Dituntut Tujuh Bulan Bui

Undip Anggarkan Rp 11,9 Miliar Bangun Jogging Track

Campak Mulai “Ngintip”, Jateng Gas Imunisasi

Setelah Sumatera, Banjir Bandang Terjang Papua dan Kalimantan, Salah Siapa?

TAGGED:agustina wilujengdinsos semarangpemkot semarangrumah kebakaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bidik Juara, PDIP Jateng Siapkan Tim Terbaik untuk Soekarno Cup
Next Article KPK Kasih Jempol, Urusan Izin Tambang di Jateng Jadi Contoh Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Yasin: Akhlak Tak Bisa Digantikan oleh AI

Mal Baru Terus Tumbuh, Luthfi: Jateng Masih Dipercaya Investor

Luthfi Sidak SPMB: “No Titip-Titip, No Jastip!”

BOP RT Rp25 Juta Cair Akhir Juni

KPK Kasih Jempol, Urusan Izin Tambang di Jateng Jadi Contoh Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang

April 9, 2026
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Hukum

Kasus Penyekapan Intel di Aksi Semarang, Terdakwa Ngaku Niatnya Justru Mengamankan

September 15, 2025
Info

Paus Tutul Terdampar di Pantai

Mei 17, 2026
Nasional

MK: Polisi yang Mau Jabatan Sipil, Mundur Dulu!

November 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rumah Hangus, Solidaritas Tetangga Justru Jadi ‘Aset’ Paling Berharga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?