Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru

Jalan jadi dokter spesialis yang dulu identik sama biaya mahal dan seleksi super ketat, kini mulai dibuka lebih lebar. Jawa Tengah resmi ngegas lewat program Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU), konsep pendidikan dokter yang lebih membumi karena langsung berbasis rumah sakit. Intinya: lebih dekat, lebih murah, dan lebih mungkin.

T. Budianto
Last updated: November 19, 2025 3:24 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PELUNCURAN RSPPU: Menkes, Budi Gunadi Sadikin didampingi Sekda Provinsi Jateng, Sumarno bersama sejumlah pejabat perguruan tinggi terkait menyatukan tangan sebagai simbol dimulainya program Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU) di RSUD Margono, Kabupaten Banyumas, Selasa (18/11). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS- Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan penandatanganan kerja sama dengan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto serta RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk mewujudkan program Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU).

Agenda yang digelar di RSUD Margono, Kabupaten Banyumas, Selasa (18/11), ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Sumarno menjelaskan bahwa RSPPU menjadi harapan baru untuk menyelesaikan masalah klasik kurangnya dokter spesialis di berbagai daerah. Konsep hospital base, alias pendidikan yang langsung diselenggarakan di rumah sakit, dinilai lebih praktis dan lebih terjangkau dibanding sistem sebelumnya yang university base.

“Dengan konsep hospital base, kesempatan menjadi dokter spesialis jadi lebih mudah. Tidak semahal dan tidak sesulit sistem lama,” tutur Sumarno.

Peluang Besar

Ia menambahkan, skema ini menjadi peluang besar bagi rumah sakit daerah yang selama ini kekurangan tenaga spesialis. Melalui RSPPU, Jawa Tengah diharapkan mampu menghasilkan lebih banyak dokter yang bisa memenuhi kebutuhan hingga tingkat nasional.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia membutuhkan ribuan dokter spesialis untuk populasi 280 juta jiwa. RSPPU disebut sebagai jalur paling realistis untuk menutup kekurangan itu, terutama di rumah sakit daerah.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan juga groundbreaking pembangunan gedung VIP 7 lantai di RSUD Margono sebagai bagian dari peningkatan pelayanan. Budi mengingatkan agar pembangunan memperhatikan tata kelola, infrastruktur, dan fungsi bangunan agar pelayanan optimal.

Kalau RSPPU benar-benar lancar, bukan tidak mungkin beberapa tahun lagi antrean pasien di daerah jadi lebih cepat karena dokternya akhirnya… ada. Semoga aja konsep hospital base ini nggak cuma base doang tanpa “hospital”-nya. (tebe)

You Might Also Like

Jawa Tengah Masih Kekurangan 2.298 Guru

Adu Tarik UMK Kota Semarang: Buruh di 3,72 Juta, Pengusaha Ngerem di 3,64 Juta

Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir

PWI Pusat Punya Pengurus Baru, Siap Gaspol Hadapi Era AI & Perkuat Dunia Pers

Undip Anggarkan Rp 11,9 Miliar Bangun Jogging Track

TAGGED:headlinepemprov jatengprogram dokter spesialisrsppu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 177 Posbankum Lahir, Warga Semarang Nggak Perlu Drama Polisi-Pengadilan Buat Nyelesaiin Urusan Hukum
Next Article Musim Rawan Bencana, Kepala Daerah Jangan Ghosting Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangkapan layar siaran berita debut dua sopir bus profesional asal Indonesia di Jepang, yang berangkat melalui program JIDS.

Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

DPRD Jateng Sahkan RPJMD dan SOTK Baru

Juli 10, 2025
Daerah

MBG Berujung Mulas: 70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan

Januari 29, 2026
Hukum

Bangun Masjid Bareng, Tuntutan Beda-beda

Januari 27, 2026
Info

Super Flu Lagi Viral, Imun Kita Nggak Sepolos Itu

Januari 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?