Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jangan Cuma Stadion yang Ramai, UMKM Juga Harus Panen Cuan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Jangan Cuma Stadion yang Ramai, UMKM Juga Harus Panen Cuan

Event olahraga bukan cuma soal siapa yang naik podium. Di balik ramainya stadion dan gegap gempita pertandingan, ada peluang cuan yang bisa mengalir ke warung makan, homestay, jasa transportasi, sampai pelaku UMKM.

T. Budianto
Last updated: Juli 29, 2026 3:04 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LAKUKAN START: Ribuan peserta melakukan start di ajang PSMTI Fun Walk & Run 2026 , Minggu (24/5). Kegiatan yang digelar PSMTI Jateng tersebut mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui olahraga sekaligus mendukung geliat UMKM lokal. (Foto: tebe)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pengembangan sport tourism di Kota Semarang dinilai tidak hanya berpotensi menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, manfaat tersebut baru bisa dirasakan secara merata apabila pemerintah memberikan ruang yang sama bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam setiap penyelenggaraan event olahraga.

Pakar Ekonomi sekaligus Akademisi Universitas Diponegoro (Undip), Prof Dr Nugroho SBM mengatakan, sektor UMKM yang bergerak di bidang kuliner, transportasi, hingga penginapan skala kecil diperkirakan akan menjadi pihak yang paling diuntungkan ketika Semarang rutin menjadi tuan rumah ajang olahraga berskala nasional maupun internasional.

“UMKM yang paling diuntungkan adalah sektor makanan dan minuman, transportasi, serta penginapan skala kecil,” katanya, Rabu (29/7/2026). Menurutnya, kehadiran ribuan atlet, ofisial, maupun penonton akan menciptakan permintaan terhadap berbagai layanan yang sebagian besar dapat dipenuhi oleh pelaku usaha lokal.

Baca juga: Semarang Pasang Target Jadi Kota Sport Tourism

Karena itu, pemerintah perlu memastikan peluang ekonomi tersebut tidak hanya dinikmati oleh perusahaan besar. “Agar manfaat ekonomi sport tourism juga dirasakan UMKM, pemerintah daerah jangan membatasi penyedia makanan, minuman, penginapan, maupun transportasi hanya kepada usaha besar. UMKM juga harus diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Selain melibatkan UMKM, Nugroho menilai pemerintah juga perlu mendorong wisatawan agar tidak hanya datang untuk menyaksikan pertandingan, tetapi menghabiskan waktu lebih lama di Kota Semarang. Dengan masa tinggal (length of stay) yang lebih panjang, perputaran uang di daerah juga akan semakin besar.

Butuh Sinergi

Menurut dia, hal tersebut membutuhkan sinergi antara penyelenggara event dengan sektor pariwisata. Berbagai destinasi wisata, atraksi, hingga paket perjalanan perlu disiapkan agar peserta maupun penonton memiliki alasan untuk memperpanjang masa kunjungan mereka.

“Perlu kerja sama dengan berbagai pihak, terutama Dinas Pariwisata, untuk membenahi bahkan membangun objek-objek wisata yang menarik sehingga wisatawan tidak hanya datang menonton event olahraga, tetapi juga berwisata di Semarang,” jelasnya.

Meski mengakui Semarang masih tertinggal dibandingkan Solo, Yogyakarta, maupun Bali dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar, Nugroho menilai ibu kota Jateng itu tetap memiliki modal untuk bersaing.

Baca juga: Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Ia menyebut biaya transportasi dan akomodasi yang relatif lebih terjangkau, ditambah beragam objek wisata yang dimiliki Semarang, dapat menjadi keunggulan kompetitif jika dikemas dalam paket sport tourism yang menarik.

“Dibandingkan Solo, Yogyakarta, dan Bali memang Semarang masih tertinggal dalam penyelenggaraan event nasional maupun internasional. Namun, Semarang memiliki keunggulan pada objek wisata serta biaya transportasi dan akomodasi yang relatif lebih murah. Potensi itu harus dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan olahraga,” pungkasnya.

Sport tourism akan benar-benar jadi kemenangan bersama kalau yang ikut merayakan bukan cuma hotel berbintang dan perusahaan besar. Sebab ekonomi daerah tak diukur dari megahnya seremoni pembukaan, melainkan dari berapa banyak warung kecil yang dagangannya ikut habis setelah peluit pertandingan dibunyikan. (dul)

You Might Also Like

AXIS CUP 2026 Buka Jalan Gamer Daerah Jadi Pro Player

Agustina Ajak Warga Tengok Perjuangan 81 Tahun Silam

Dilepas Presiden, Atlet Langsung Mode Menggila

Diabetes Jadi “Langganan” Peserta Skrining BPJS Semarang

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangsport tourism
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sport Tourism Bisa Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi
Next Article Ilustrasi koruptor. Jateng Juara Korupsi 2026! Lima Bupati Terjaring OTT KPK

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Kemenimipas Salurkan Bantuan Air Bersih

LELAYU: Papan bertuliskan berita duka kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita dipajang di depan kediaman almarhumah di Gedawang, Tembalang, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026). (bae)

Atlet Silat Porprov Jateng Asal Semarang Meninggal setelah Operasi, Polisi Bakal Periksa Dokter RS Primaya

SEMANGAT PENGABDIAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah turut mengikuti upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang diselenggarakan oleh PLN UID Jawa Tengah.

Semangat Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Mendukung Transformasi Digital

LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)

Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit

RESMIKAN INFRASTRUKTUR JALAN - Danang Wicaksana Sulistya (DWS), bersama Fraksi Partai Gerindra DPRD Blora resmikan pembangunan jalan beton yang menghubungkan Dusun Sunggun, Dusun Parengan, hingga Desa Mendenrejo, di Kecamatan Kradenan, Blora, Senin (26/10/2026).

DWS Kawal Pembangunan Jalan di Blora, Dongkrak Perekonomian Warga Lewat Program PISEW

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi demonstrasi warga Aceh meminta penetapan status bencana nasional, dengan mengibarkan bendera bulan bintag.
Info

Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

Desember 26, 2025
KANTOR TVRI--Gedung utama Kantor operasional TVRI Jawa Tengah tampak menjulang di Jalan Pucang Gading Raya, Demak. (bae)
Fokus

Piala Dunia Jadi Momentum TVRI Bangkit, Blank Spot Siap Dikejar

Juni 18, 2026
Hukum

Polda Jateng Tegaskan Anggota Tetap Wajib Kooperatif saat Dipanggil Kejaksaan, Namun….

Juli 11, 2026
Ahmad Husein Pati tumbang di ring Combat Sport di Simpanglima Purwodadi, Minggu (5/4/2026).
Info

Husein Pati Kembali Jadi Sorotan! Kalah KO dari Eko di Ring Combat Sport Purwodadi

April 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jangan Cuma Stadion yang Ramai, UMKM Juga Harus Panen Cuan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?