Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit

R. Izra
Last updated: Oktober 28, 2026 8:43 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)
LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Penyebab kematian atlet silat Kota Semarang yang meninggal setelah berlaga pada Porprov Jateng 2026 masih menjadi misteri. Rumah Sakit (RS) Primaya Semarang belum bisa memastikan penyebab meninggalnya pesilat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata (19).

Atlet Porprov XVII Jawa Tengah 2026 itu meninggal pada Rabu (28/10/2026) pagi, sehari setelah menjalani operasi cedera jari tangan kiri.

Direktur RS Primaya Semarang, dr. Aditya Nugraha, mengatakan Ayudiah masuk melalui instalasi gawat darurat (IGD) pada Senin (26/10/2026). Ia mengalami cedera saat bertanding di arena pencak silat Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

Setelah menjalani pemeriksaan, Ayudiah mendapat penanganan dokter spesialis ortopedi. Operasi dilakukan pada Selasa (27/10/2026) dan selesai sekitar pukul 20.00 WIB.

Bacaaja: Atlet Pencak Silat Semarang Meninggal setelah Pertandingan Porprov Jateng, Sempat Jalani Operasi
Bacaaja: Kronologi Atlet Pencak Silat Semarang Meninggal: Jari Cedera saat Bertanding, Sempat Jalani Operasi

Menurut Aditya, operasi tersebut bukan termasuk operasi besar. Setelah tindakan, kondisi Ayudiah sempat dilaporkan baik, sadar penuh, dan masih bisa berkomunikasi. Ia kemudian dipindahkan ke kamar perawatan untuk pemantauan.

Petugas rumah sakit juga masih memberikan obat-obatan sekitar pukul 23.00 WIB. Saat pemeriksaan sekitar pukul 03.00 WIB, Ayudiah dilaporkan masih bernapas dan bergerak ketika tidur.

Namun, beberapa jam kemudian, kondisinya berubah. Sekitar pukul 05.30 WIB, petugas mendapati Ayudiah tidak sadarkan diri, tidak bernapas, dan tidak menunjukkan denyut jantung.

“Saat akan dibangunkan, pasien dalam kondisi tidak sadar, tidak bernapas, tidak ada denyut jantung,” kata Aditya.

Pihak rumah sakit menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya atlet berusia 19 tahun tersebut. Namun, tim medis belum dapat menyimpulkan penyebab kematiannya meski kondisi Ayudiah sempat dinilai baik setelah operasi.

“Kami belum bisa memastikan apa sebabnya. Kami akan dalami,” ujarnya.

Aditya menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh selama perawatan, Ayudiah mengaku tidak memiliki alergi obat maupun riwayat penyakit bawaan. Meski demikian, informasi tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab kematiannya.

Pihak rumah sakit menyatakan operasi telah dilakukan sesuai prosedur medis. Penelusuran lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Ayudiah. (bae)

You Might Also Like

Pertamina NRE Ekspansi ke Luar Negeri, Borong Saham Perusahaan EBT di Filipina

APBD Jateng 2026 Dirombak, Anggaran Pembangunan Diperbesar

Semarang Kebanjiran (Lagi), Pakar: Jangan Cuma Ribut di Hilir

UGD 24 Jam RS Samsoe Hidajat, Siap Tangani Kondisi Darurat

Djarum dan PBSI Jateng Bidik Bibit Pebulutangkis dari Sekolah

TAGGED:atlet silat semarangheadlinepenyebab atlet silat meniggalpenyebab kematianPorprov Jateng 2026rs primaya semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article RESMIKAN INFRASTRUKTUR JALAN - Danang Wicaksana Sulistya (DWS), bersama Fraksi Partai Gerindra DPRD Blora resmikan pembangunan jalan beton yang menghubungkan Dusun Sunggun, Dusun Parengan, hingga Desa Mendenrejo, di Kecamatan Kradenan, Blora, Senin (26/10/2026). DWS Kawal Pembangunan Jalan di Blora, Dongkrak Perekonomian Warga Lewat Program PISEW
Next Article SEMANGAT PENGABDIAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah turut mengikuti upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang diselenggarakan oleh PLN UID Jawa Tengah. Semangat Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Mendukung Transformasi Digital

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LELAYU: Papan bertuliskan berita duka kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita dipajang di depan kediaman almarhumah di Gedawang, Tembalang, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026). (bae)

Atlet Silat Porprov Jateng Asal Semarang Meninggal setelah Operasi, Polisi Bakal Periksa Dokter RS Primaya

SEMANGAT PENGABDIAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah turut mengikuti upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang diselenggarakan oleh PLN UID Jawa Tengah.

Semangat Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Mendukung Transformasi Digital

LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)

Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit

RESMIKAN INFRASTRUKTUR JALAN - Danang Wicaksana Sulistya (DWS), bersama Fraksi Partai Gerindra DPRD Blora resmikan pembangunan jalan beton yang menghubungkan Dusun Sunggun, Dusun Parengan, hingga Desa Mendenrejo, di Kecamatan Kradenan, Blora, Senin (26/10/2026).

DWS Kawal Pembangunan Jalan di Blora, Dongkrak Perekonomian Warga Lewat Program PISEW

Agustina Kenang Prestasi Ayudiah Rivana: Atlet Muda Kebanggaan Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Belum Sempat Salah Jawab, Dua Peserta Seleksi KI Jateng Sudah Gugur Duluan

September 22, 2026
FADIA ARAFIQ--Bupati Pekalongan Fadia Arafiq digiring ke mobil tahanan usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)
Hukum

Fadia Arafiq Dituntut Tak Boleh Nyoblos dan Dicoblos Lagi Selama 5 Tahun

September 24, 2026
Pendidikan

Program Sekolah Rakyat Telan Rp4 Triliun

Juli 15, 2026
Daerah

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

November 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?