Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Fadia Arafiq Dituntut Tak Boleh Nyoblos dan Dicoblos Lagi Selama 5 Tahun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Fadia Arafiq Dituntut Tak Boleh Nyoblos dan Dicoblos Lagi Selama 5 Tahun

R. Izra
Last updated: September 24, 2026 1:35 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
FADIA ARAFIQ--Bupati Pekalongan Fadia Arafiq digiring ke mobil tahanan usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)
FADIA ARAFIQ--Bupati Pekalongan Fadia Arafiq digiring ke mobil tahanan usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq tak hanya dituntut penjara dan denda, tapi juga dicabut hak politiknya selama lima tahun seusai menjalani pidana.

Jaksa menuntut agar Fadia Arafiq tak boleh lagi memilih dan dipilih sebagai pejabat publik selama lima tahun ke depan.

“Menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa berupa pencabutan hak untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata jaksa KPK Agus Subagia, Kamis (24/9/2026).

Bacaaja: Impulsif dan Sewenang-wenang, Bupati Fadia Pecat Orang yang Beda Pilihan Politik
Bacaaja: Pusaran Korupsi Keluarga Arafiq: Fahd Terjaring OTT KPK Bogor, Fadia Masih Jadi Terdakwa

Artinya, jika tuntutan tersebut dikabulkan majelis hakim, Fadia tidak bisa menggunakan hak pilih maupun mencalonkan diri dalam pemilihan selama lima tahun setelah selesai menjalani hukuman penjara.

Pada tuntutan pokoknya, jaksa minta Fadia dituntut penjara 5 tahun, denda Rp250 juta, dan membayar uang pengganti sebesar Rp2,6 miliar kepada negara.

Dalam perkara ini, Fadia didakwa koruosi dalam dua klaster korupsi. Klaster pertama berkaitan dengan pengaturan pengadaan tenaga kerja alih daya atau outsourcing dan pengadaan makanan-minuman di Pemkab Pekalongan. Fadia disebut ikut mengarahkan agar perusahaan keluarganya tersebut menang.

Klaster kedua berkaitan dengan penerimaan gratifikasi dari sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pekalongan dengan total Rp2,69 miliar.

Dalam tuntutan yang dibacakan hari ini di Pengadilan Tipikor Semarang, jaksa KPK menyatakan Fadia terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi berdasarkan dua dakwaan tersebut. (bae)

You Might Also Like

Sabung Ayam, Dikejar Petugas Nyebur ke Sungai Tiga Nyawa Melayang

Ribuan Botol Miras Digilas! Kejari Semarang Gaspol Musnahkan Barang Bukti

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

Pabrik Obat Keras di Sukoharjo Digrebek Polisi, Pemdes: Bilangnya Pabrik Kardus

Ade Safri Bilang Kasus Saham Gorengan PIPA Masuki Babak Baru, 2 Tersangka Sudah Dilimpahkan

TAGGED:fadia arafiqhak memilihhukuman fadia arafiqsidang tuntutan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article REVITALISASI KERATON SOLO - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan sambutan terkait gelontoran anggaran Rp150 miliar untuk merevitalisasi 13 titik area Keraton Solo. Pemerintah Gelontor Rp150 Miliar Keraton Solo, Sasar 13 Titik Berikut
Next Article Bergelimang Bonus, Kafilah Jateng Dapat Uang Pembinaan hingga Umrah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dukung Terwujudnya Budaya Kerja Sehat melalui Daily Health Checking

BERBURU OUTFIT: Pengunjung Lokaria Market sedang berburu outfit di tenan fashion di Legacy Convention Hall, Kota Semarang, Minggu (8/11/2026) malam. (bae)

Lokaria Semarang, Surganya Anak Skena Berburu Outfit hingga Nongkrong

Perkuat Toleransi, Agustina Beri Insentif untuk 43 Pelayan Umat Buddha di Semarang

Pelari Puas, UMKM Ikut Cuan! PTPN I Regional 3 Buka Lapak di Banaran Trail Run 2026

Bukan Cuma Kurang Kalsium, Kebiasaan Ini Bikin Tulang Rapuh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Chiko Radityatama Agung Putra (kemeja putih) ikut sidang pembacaan putusan di PN Semarang, Kamis (26/2/2026). (bae)
Hukum

Hakim Batal Bacain Vonis Chiko Pembuat Konten Cabul Smanse Pakai AI, Mengapa?

Februari 26, 2026
Hukum

Jelang Sidang Putusan, Bambang Raya Sakit

November 11, 2025
Hukum

Bukan Sekadar Tanam, Lapas Purwodadi Rawat Bayam, Kangkung hingga Pakcoy

September 8, 2026
SAMPAIKAN KETERANGAN - Ketua BK DPRD Solo Achmad Sapari (kiri) dan Wakil Ketua BK DPRD Solo Joni Sofyan Erwandi (kanan) menyampaikan keterangan soal surat panggilan pemeriksaan oleh penyidik Polda Bali terhadap anggota DPRD Solo Kevin Candra Sadewa, Selasa (15/9/2026).
Hukum

Anggota DPRD Solo Kevin Terjerat Kasus Hukum, BK Terima Surat Panggilan Pemeriksaan dari Polda Bali

September 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Fadia Arafiq Dituntut Tak Boleh Nyoblos dan Dicoblos Lagi Selama 5 Tahun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?