Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sport Tourism Bisa Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Sport Tourism Bisa Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi

Siapa bilang event olahraga cuma urusan medali dan podium juara? Di balik riuh sorak penonton dan adrenalin pertandingan, ada roda ekonomi yang ikut berlari kencang.

T. Budianto
Last updated: Juli 29, 2026 2:39 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SEMARANG 10K: Ribuan pelari melakukan start di depan Balai Kota Semarang di ajang Semarang 10K, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Semarang dinilai memiliki peluang besar menjadikan sport tourism sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Bukan sekadar menghadirkan pertandingan atau perlombaan, penyelenggaraan event olahraga diyakini mampu menghidupkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi hingga hiburan.

Pakar Ekonomi sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip), Prof Dr Nugroho SBM mengatakan, dampak ekonomi dari sport tourism dapat dilihat dari kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Menurutnya, ada tiga sektor yang paling cepat merasakan manfaat ketika sebuah kota rutin menjadi tuan rumah ajang olahraga.

“Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor transportasi dan pergudangan, serta sektor kesenian, hiburan, dan rekreasi akan ikut bergerak. Ketiga sektor itu menjadi indikator yang paling terlihat dalam PDRB,” katanya, Rabu (29/7/2026).

Baca juga: Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah atlet, ofisial, maupun penonton yang datang ke Semarang akan mendorong okupansi hotel dan penginapan. Restoran, rumah makan, hingga kafe juga berpotensi kebanjiran pelanggan selama penyelenggaraan event berlangsung.

Di saat yang sama, kebutuhan mobilitas peserta maupun penonton akan ikut menggerakkan sektor transportasi. Tak hanya angkutan umum, jasa penyewaan kendaraan hingga layanan transportasi daring juga berpeluang menikmati peningkatan permintaan.

Efek Ganda

Menurut Nugroho, dampak ekonomi tersebut tidak berhenti pada tiga sektor utama itu. Penyelenggaraan event olahraga juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang menyebar ke berbagai lini usaha.

“Semakin besar event yang digelar, semakin besar pula perputaran uang yang terjadi. Dampaknya bukan hanya dirasakan penyelenggara, tetapi juga pelaku usaha yang berkaitan dengan kebutuhan wisatawan olahraga,” ujarnya.

Ia menilai, jika Semarang mampu menghadirkan kalender event olahraga secara rutin, manfaat ekonominya akan semakin terasa. Selain meningkatkan aktivitas usaha, kondisi tersebut juga berpotensi menambah penerimaan daerah melalui meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga hiburan.

Baca juga: Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

Karena itu, Nugroho menilai sport tourism tidak seharusnya dipandang hanya sebagai agenda olahraga semata. Menurutnya, sektor ini dapat menjadi instrumen untuk menggerakkan ekonomi daerah apabila dikelola secara berkelanjutan dan didukung penyelenggaraan event yang konsisten.

“Kalau dikelola dengan baik dan event olahraga terus diselenggarakan secara berkelanjutan, sport tourism bisa menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi Kota Semarang,” pungkasnya.

Di era sekarang, kemenangan sebuah kota tak selalu ditentukan dari berapa banyak trofi yang dibawa pulang. Kadang, yang lebih penting justru berapa banyak kamar hotel terisi, warung yang laris, dan UMKM yang ikut tersenyum. Sebab saat peluit akhir berbunyi, ekonomi yang benar-benar menang adalah hadiah terbesar dari sebuah pertandingan. (dul)

You Might Also Like

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Raih Penghargaan Pemimpin Perempuan Terpopuler

Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Sudewo Tersangka Dobel Kasus di KPK: Gak Cukup Terjerat OTT, Kena Suap Proyek Kereta Juga

Libur Nataru, 8,6 Juta Orang Tumplek Blek di Jateng

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SEKOLAH RUSAK--Guru dan siswa beraktotas dalam kelas yang kusen pintu dan jendelanya keropos dimakan rayap, Selasa (28/7/2026). (bae) Disdik Semarang Rencanakan Renovasi SDN Pendrikan Lor 02
Next Article Jangan Cuma Stadion yang Ramai, UMKM Juga Harus Panen Cuan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Kemenimipas Salurkan Bantuan Air Bersih

LELAYU: Papan bertuliskan berita duka kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita dipajang di depan kediaman almarhumah di Gedawang, Tembalang, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026). (bae)

Atlet Silat Porprov Jateng Asal Semarang Meninggal setelah Operasi, Polisi Bakal Periksa Dokter RS Primaya

SEMANGAT PENGABDIAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah turut mengikuti upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang diselenggarakan oleh PLN UID Jawa Tengah.

Semangat Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Mendukung Transformasi Digital

LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)

Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit

RESMIKAN INFRASTRUKTUR JALAN - Danang Wicaksana Sulistya (DWS), bersama Fraksi Partai Gerindra DPRD Blora resmikan pembangunan jalan beton yang menghubungkan Dusun Sunggun, Dusun Parengan, hingga Desa Mendenrejo, di Kecamatan Kradenan, Blora, Senin (26/10/2026).

DWS Kawal Pembangunan Jalan di Blora, Dongkrak Perekonomian Warga Lewat Program PISEW

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DEKLARASI PENDIRIAN YAKUZA - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri deklarasi pendirian Yakuza Maneges, yang diinisiasi dan dideklarasikan oleh cucu Gus Miek, Den Gus Thuba Topo Broto Maneges, pada Minggu (10/5/2026). (ist)
Info

Pendirian Yakuza di Kediri Dihadiri Polisi, Deklarator Bukan Tokoh Kaleng-kaleng

Mei 11, 2026
Info

Sawah Jangan Sampai Hilang, Jateng Minta Pusat Turun Tangan

September 16, 2026
Helikopter Ambulans disiaagakan di GT Kalikangkung. (ist)
Info

Antisipasi Kondisi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Kalikangkung

Maret 15, 2026
Alwin Basri dan Mbak Ita duduk di kursi pesakitan ndengerin sidang vonis di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (27/8/2025). (bae)
Hukum

Alwin Menang dari Mbak Ita di Sidang, Pialanya? Dikasih Hukuman Lebih Tinggi dari Istri

Agustus 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sport Tourism Bisa Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?