BACAAJA, SURAKARTA- Ekosistem e-sports di Indonesia makin hari makin nggak bisa dianggap remeh. Bukan cuma soal push rank atau adu mekanik, tapi juga soal peluang, industri, sampai masa depan anak muda yang tumbuh bareng dunia digital.
Lewat brand AXIS, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk kembali ngadain AXIS CUP 2026, turnamen casual e-sports berskala nasional yang tahun ini hadir lebih besar dan lebih ramai.
Group Head Youth Segment XL SMART, Azher Javid bilang, kalau gaming sekarang sudah jadi bagian dari lifestyle generasi muda. Bukan sekadar hiburan buat ngilangin penat, tapi juga tempat nunjukin skill dan kreativitas.
“Gaming telah menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda sekaligus ruang untuk menunjukkan kreativitas dan potensi mereka,” ujar Azher di The Park Mall Surakarta, Sabtu (9/5/2026).
Baca juga: AXIS CUP 2026 Ngegas di 88 Kota: Push Rank Kini Bisa Jadi Jalan Karier
Menurut dia, AXIS CUP 2026 dibuat supaya talenta-talenta e-sports dari daerah punya panggung yang lebih luas. Jadi bukan cuma pemain dari kota besar yang bisa bersinar.
AXIS juga percaya semua gamer punya kesempatan yang sama buat berkembang, bahkan naik level jadi pemain profesional lewat jalur kompetitif seperti AXIS CUP.
Menariknya lagi, turnamen tahun ini nggak cuma soal rebutan gelar juara. AXIS membawa konsep “Golden Ticket : Road to FFNS 2026 Fall”, di mana tim terbaik bakal punya peluang lanjut ke Free Fire National Series 2026 Fall.
Pengalaman Digital
Grand Final AXIS CUP National Championship Free Fire Season 8 sendiri bakal digelar di The Park Mall Solo dengan total hadiah Rp100 juta. Azher bilang, event ini juga jadi bagian dari cara XLSMART mendekatkan pengalaman digital ke anak muda lewat dukungan jaringan AXIS 5G AF (Absolute Fast) yang diklaim lebih cepat, stabil, dan responsif buat gaming.
Yang bikin makin menarik, pertumbuhan AXIS CUP ternyata juga ikut naik brutal dibanding tahun lalu. Awalnya, penyelenggara cuma menargetkan sekitar 3.632 tim dengan 16 ribuan peserta. Tapi realitanya malah meledak jadi 6.358 tim dengan lebih dari 30 ribu peserta. Tahun ini targetnya dibikin makin ambisius: 15 ribu tim dan lebih dari 71 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Tampil Garang, Tim Enjoy Juarai Turnamen FF Clash Squad di Warmindo Mayoritas Semarang
Selain pertandingan e-sports, Grand Final di Solo nanti juga bakal diramaikan berbagai aktivitas hiburan. Mulai dari kehadiran talent EVOS, kompetisi cosplay, sampai meet-up komunitas e-sports yang bikin event ini terasa kayak festival anak gaming satu server.
Brand ambassador AXIS CUP, Fancy Nancy juga bilang kalau bakat gamer hebat itu nggak cuma muncul di kota besar. “Yang jago itu tidak hanya di kota besar, tapi banyak di seluruh Indonesia,” kata Nancy.
Menurutnya, perkembangan e-sports sekarang jauh beda dibanding dulu. Kalau dulu main game sering dianggap cuma hobi yang bikin lupa waktu, sekarang justru bisa jadi profesi yang menghasilkan. “Sekarang sudah menghasilkan uang bisa jadi gamers, player, hingga konten kreator dan bisa jamin masa depan atlet,” pungkasnya.
Satirnya sederhana: dulu anak main game disuruh matiin komputer biar fokus masa depan, sekarang malah banyak yang buka masa depan dari layar komputer. (tebe)

