BACAAJA, UNGARAN – Perbaikan jalan di kawasan Jalan Gatot Subroto Ungaran akhirnya mulai jalan dan langsung bikin warga sedikit lega. Di lokasi, alat berat sudah turun tangan, sebagian jalan dibongkar, dan area kerja dipasangi pembatas biar tetap aman.
Meski begitu, kondisi lalu lintas masih harus “sabar mode on”. Jalur menyempit bikin kendaraan, dari motor sampai truk besar, harus gantian lewat. Pelan-pelan, tapi tetap jalan.
Tingginya aktivitas kendaraan di jalur ini memang bikin perbaikan jadi kebutuhan mendesak. Nggak heran kalau warga langsung menyambut positif begitu proyek mulai dikerjakan.
Bacaaja: KNKT Minta Jalur Alternatif Agar Truk Industri Tak Lewat Silayur, Gimana Progresnya?
Bacaaja: Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar Terpaksa Tetap Lewat Silayur
Sumanto (38), pedagang telur gulung yang mangkal dekat lokasi, jadi salah satu yang ikut senang. Menurutnya, jalan yang sebelumnya rusak memang sudah lama bikin nggak nyaman.
“Alhamdulillah sudah mulai diperbaiki. Tapi harapannya jangan cuma di satu titik saja, soalnya masih banyak yang rusak,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Hal senada juga disampaikan Sugito (41). Ia menyoroti padatnya jalur tersebut yang setiap hari dilintasi truk, bus, dan para pekerja.
“Di sini kan padat, banyak kendaraan besar juga. Kalau jalannya rusak, itu bahaya banget, apalagi buat motor,” katanya.
Sebelum diperbaiki, kondisi jalan memang cukup bikin waswas. Permukaan yang nggak rata dan lubang di beberapa titik jadi potensi kecelakaan, terutama di tengah arus lalu lintas yang ramai.
Makanya, warga berharap perbaikan ini nggak berhenti di satu titik saja. Mereka ingin jalan diperbaiki secara menyeluruh biar benar-benar aman dan nyaman.
Selain bikin perjalanan lebih enak, perbaikan jalan juga diharapkan bisa menekan risiko kecelakaan dan bikin aktivitas harian warga jadi lebih lancar. Singkatnya, warga cuma punya satu pesan: kalau sudah diperbaiki, sekalian yang total. (dul)

