Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Guru SLB Yogya Diparkir, Kasusnya Kini Bergulir Serius
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Guru SLB Yogya Diparkir, Kasusnya Kini Bergulir Serius

Kasus ini memicu perhatian serius terhadap keamanan di lingkungan sekolah, khususnya SLB. Anak-anak dengan kebutuhan khusus dinilai membutuhkan perlindungan ekstra. Kepercayaan orang tua pun jadi taruhan besar.

Nugroho P.
Last updated: Februari 20, 2026 8:25 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi pelecehan seks
SHARE

BACAAJA, YOGYAKARTA – Kabar nggak enak datang dari dunia pendidikan di Yogyakarta. Seorang oknum guru Sekolah Luar Biasa (SLB) diduga terlibat kasus pelecehan terhadap anak didiknya. Situasinya langsung bikin geger dan jadi perhatian banyak pihak.

Saat ini, guru tersebut sudah tidak lagi mengajar. Ia dipindahtugaskan ke kantor dinas agar proses pemeriksaan bisa berjalan lebih fokus dan transparan. Langkah ini diambil sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Suhirman, membenarkan keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa yang bersangkutan sementara waktu tidak diperbolehkan kembali ke ruang kelas. “Tempat kami nanti (dipindah ke Disdikpora DIY), iya (tidak mengajar),” kata Suhirman, Jumat (20/2/2026).

Pemindahan itu dilakukan supaya tim khusus bisa bekerja tanpa hambatan. Dinas juga sudah membentuk tim untuk mendalami kasus ini secara detail. Pemeriksaan internal disebut masih terus berjalan.

Menurut Suhirman, oknum guru tersebut telah mengakui perbuatannya kepada kepala sekolah. “Mengakui ke kepala sekolahnya,” ujarnya singkat. Meski begitu, pihak dinas tetap akan menggali keterangan lebih dalam.

Soal sanksi, Disdikpora DIY belum bisa langsung menjatuhkan hukuman final. Semua harus melalui tahapan sesuai aturan yang berlaku. Proses administratif disebut wajib mengikuti regulasi yang ada.

Ia menambahkan bahwa penindakan akan merujuk pada ketentuan dalam PP 94 tentang Disiplin PNS. “Kita bentuk tim, setelah itu ada satgas baru kita tentukan. Gunakan PP 94 kan harus sesuai dengan regulasi,” tegasnya.

Di sisi lain, keluarga korban memilih menempuh jalur hukum. Mereka resmi melaporkan dugaan pelecehan ini ke kepolisian agar prosesnya berjalan secara pidana. Laporan tersebut kini sudah diterima dan sedang ditangani.

Kuasa hukum korban, Hilmi Miftahzen, mengatakan pihaknya datang langsung ke Polresta Yogyakarta untuk membuat laporan. “Jadi pelaporan ini dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Yogyakarta. Kita belum bisa menyebutkan (sekolah) karena masih dalam proses oleh penyidik PPA,” ujarnya.

Nama sekolah memang belum diungkap ke publik. Hal itu dilakukan demi melindungi korban dan menjaga proses hukum tetap kondusif. Penyidik dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) kini mulai mendalami kasus tersebut.

Terkait kronologi, pihak kuasa hukum belum membuka detail kejadian. Informasi yang disampaikan masih terbatas karena penyelidikan sedang berlangsung. Fokus utama saat ini adalah menggali keterangan langsung dari korban.

Hilmi menyebut dugaan peristiwa itu terjadi sebelum Desember 2025. “Kejadiannya itu kalau tidak salah keterangan dari korban dan keluarga sebelum Desember 2025, jadi November dan Desember sekitar di dua bulan itu,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa penyidik masih mengumpulkan fakta-fakta di lapangan. “Penyidik baru menggali faktanya dari korban langsung,” imbuhnya. Proses ini dilakukan hati-hati karena melibatkan anak berkebutuhan khusus.

Kasus ini memicu perhatian serius terhadap keamanan di lingkungan sekolah, khususnya SLB. Anak-anak dengan kebutuhan khusus dinilai membutuhkan perlindungan ekstra. Kepercayaan orang tua pun jadi taruhan besar.

Langkah pemindahan guru dari ruang kelas setidaknya jadi sinyal bahwa dugaan ini tidak dianggap remeh. Namun publik tetap menunggu hasil pemeriksaan internal dan proses hukum di kepolisian. Semua berharap penanganannya transparan dan adil.

Pihak dinas juga menegaskan akan bertindak tegas jika terbukti bersalah. Sanksi administratif hingga pemberhentian bisa saja dijatuhkan, tergantung hasil akhir pemeriksaan. Semua mengacu pada aturan yang berlaku.

Sementara itu, keluarga korban berharap kasus ini bisa diproses secepat mungkin. Mereka ingin ada kepastian hukum dan rasa keadilan. Dukungan psikologis untuk korban juga menjadi perhatian penting.

Kasus ini jadi pengingat keras bahwa ruang pendidikan harus benar-benar aman. Sekolah bukan cuma tempat belajar, tapi juga ruang tumbuh yang harus bebas dari kekerasan dalam bentuk apa pun.

Kini, bola ada di tangan tim pemeriksa dan penyidik kepolisian. Publik menanti perkembangan berikutnya, sambil berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. (*)

You Might Also Like

Pigai Bilang Jangan Asal Dor, Polisi Tetap Gas Kejar Begal

Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap

Polisi Belum Bisa Simpulkan Kasus Tewasnya Dosen Untag

KPK Grebek Kantor Pajak, Gatot Subroto Mendadak Tegang

Rasain! Dua ASN yang Pungli Rp1 M ke Guru Peserta PPG Mulai Diadili

TAGGED:gruguru slbpelecehan seks
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nunggak Puasa Bertahun-tahun, Gimana Cara Bayarnya Biar Tenang?
Next Article Ruang Laktasi Kok Buat Ngrokok, Satpol Kena Denda Deh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

HANCUR LEBUR - Mobil mewah supercar McLaren hancur terbelah dua setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sukoharjo-Solo, Rabu (8/7/2026) dini hari. (Dok. Polres Sukoharjo)

Supercar McLaren Terbelah Dua di Sukoharjo, Polisi Ungkap Kondisi Pengemudi

JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul)

Warga Keluhkan Jalan Kalipancur Rusak Lagi: Baru Ditambal 3 Hari, Dihajar Truk Langsung Jebol!

PANTAU SAMPAH--CCTV berbasis AI milik Pemkot Semarang bisa mendeteksi volume sampah di setiap tempat pembuangan sampah. (ist)

Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang Dilirik Ajang Inovasi Dunia

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Kepolisian di saat Presiden Prabowo juga sedang membentuk Tim Reformasi Kepolisian dari eksternal kepolisian. Foto: dok.
Hukum

Kapolri Nekat Tabrak Putusan MK, Polisi Aktif Bisa Ngantor di 17 Lembaga

Desember 15, 2025
Hukum

Ribuan Botol Miras Digilas! Kejari Semarang Gaspol Musnahkan Barang Bukti

Oktober 7, 2025
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Polisi Ini Dikenai Sanksi Etik Usai Hamili Calon Istri, Korban Alami Keguguran Saat Diperiksa

Oktober 8, 2025
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Hukum

Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan

Maret 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Guru SLB Yogya Diparkir, Kasusnya Kini Bergulir Serius
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?