Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Lawang Sewu Sampai Borobudur dalam Satu Kayuhan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dari Lawang Sewu Sampai Borobudur dalam Satu Kayuhan

Kalau biasanya bersepeda identik dengan olahraga atau mengejar garis finis, Jasirah Heritage Cycling 2026 justru menawarkan pengalaman yang berbeda.

T. Budianto
Last updated: Juni 22, 2026 3:21 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
LAWANG SEWU: Peserta Jasirah Heritage Cycling 2026 melintasi Lawang Sewu Semarang, Sabtu (20/6/2026) pagi. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Matahari baru saja menyapa langit Kota Semarang, Sabtu (20/6) pagi, ketika puluhan pesepeda mulai memenuhi halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng.

Mereka datang bukan untuk adu cepat atau mengejar podium, melainkan mengikuti Jasirah Heritage Cycling 2026, sebuah perjalanan yang memadukan olahraga, sejarah, dan promosi pariwisata dalam satu lintasan.

Tepat pukul 06.10 WIB, Sekda Jateng, Sumarno mengibarkan bendera start. Sejak saat itu, rombongan mulai mengayuh sepeda meninggalkan hiruk-pikuk Kota Semarang menuju kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang.

Namun, yang mereka tempuh bukan sekadar jalan raya. Rute perjalanan dirancang melewati berbagai situs bersejarah yang menjadi bagian penting perjalanan panjang Jawa Tengah.

Mulai dari Kota Lama Semarang, Lawang Sewu, Benteng Willem II Ungaran, Benteng Fort Willem I Ambarawa, Museum Kereta Api Ambarawa, Museum Diponegoro, Candi Mendut, Candi Pawon, hingga berakhir di kawasan megah Candi Borobudur.

Baca juga: Borobudur Marathon Bukan Sekadar Lari: Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Jawa Tengah

Sumarno bahkan ikut mengayuh sepeda bersama peserta hingga Benteng Fort Willem I Ambarawa. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi contoh kolaborasi yang menarik antara Pemprov Jateng dan Bank Indonesia dalam mengenalkan potensi wisata dengan cara yang lebih kreatif.

“Terima kasih kepada teman-teman Bank Indonesia yang terus konsisten berkolaborasi mendukung berbagai program di Jateng, termasuk pengembangan sport tourism seperti hari ini,” ujarnya. Ia menilai sektor pariwisata memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Dengan semakin banyak wisatawan datang ke Jateng, dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha wisata, tetapi juga UMKM, kuliner, transportasi, hingga ekonomi masyarakat secara keseluruhan. “Pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang konsumsi masyarakat. Karena itu mendatangkan wisatawan dari luar Jatengmenjadi sangat penting,” katanya.

Wisata Sejarah

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Mohamad Noor Nugroho menjelaskan, konsep Jasirah Heritage Cycling sengaja dirancang untuk mengenalkan wisata sejarah dengan cara yang lebih menyenangkan.

“Tahun ini kami mengajak peserta bersepeda melewati berbagai destinasi bersejarah. Karena itu kegiatan ini kami beri nama Jasirah Heritage Cycling,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga menjadi media yang efektif untuk membuat masyarakat lebih dekat dengan sejarah sekaligus mengenalkan destinasi wisata yang selama ini mungkin belum banyak diketahui.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan wisata. “Harapannya manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, mulai dari UMKM sampai ekonomi daerah secara keseluruhan,” katanya.

Baca juga: Sambut IVCA 2026, Bule-Bule Gowes di Prambanan

Mohamad Noor menambahkan, Jasirah juga merupakan platform digital yang dikembangkan bersama sebagai etalase wisata sejarah Jawa Tengah. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi berbagai destinasi bersejarah secara mudah sehingga semakin tertarik datang langsung ke lokasi.

Usai kegiatan gowes, rangkaian acara masih berlanjut dengan pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan media sosial bagi perwakilan pemerintah daerah.

Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat promosi digital destinasi wisata sekaligus membantu daerah mengenalkan potensi ekonomi lokal secara lebih luas.

Dengan memadukan olahraga, sejarah, teknologi, dan promosi wisata, Jasirah Heritage Cycling 2026 menghadirkan pengalaman berbeda dalam menikmati Jawa Tengah. Sebuah perjalanan yang bukan hanya mengajak orang bergerak, tetapi juga memahami cerita panjang yang tersimpan di setiap kilometer jalan yang dilalui.

Kadang kita terlalu sibuk mencari destinasi yang jauh, sampai lupa bahwa sejarah dan keindahan sering kali berada di jalan yang selama ini hanya kita lewati begitu saja.  (tebe)

You Might Also Like

Bukannya Ikan, Tiga Nelayan Juwana Kegep Bawa Burung Langka

Pemkot Fokus Benahi BUMD Biar Setoran ke PAD Makin Nendang

Hutan Tanaman Industri untuk Biomassa, Kemenhut: Rehabilitasi Lahan Kritis dan Dukung EBT

Panen Kopi Temanggung Anjlok sampai 60 Persen, Cuaca Jadi Biang Kerok

Ngeri, Kasus HIV di Jateng Sampe 40 Ribu

TAGGED:headlinepemprov jatengsport tourism
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Piala Dunia Ramai Ditonton Tapi Belum Mampu Dongkrak Ekonomi
Next Article Luthfi Ikut Ngegas di Jogja Marathon 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

Pemprov Kebut Perbaikan Talud Jalur Kudus-Colo

Bupati Ngawi Lepas Atlet Popda dan Peparda 2026, Ini Pesannya

Semarang Sabet Juara 1 Nasional Transformasi Digital! Agustina: Harus Bikin Warga Terlayani

Mata Air Muria Banyak yang Kering, Pemprov Bangun Rorak Sambil Pulihkan Hutan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi siswa sedang menyantap MBG.
Info

Kasus Keracunan MBG 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Selesai? Kepala SPPG Minta Maaf

September 4, 2026
Teknologi

Bonggol Jagung Sumut Tembus Jepang, Nilainya Rp1 Miliar

September 1, 2026
KEPALA BAKOM - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M Qodari, memberi pernyataan kepada sejumlah awak media. (ist)
Info

Dicatut Jadi Bestie Pemerintah, Media Ramai-ramai Bantah Klaim Qodari

Mei 7, 2026
Olahraga

3.000 Runner Serbu Kota Lama Semarang, Lari Malam Sekalian Napak Tilas Sejarah!

Oktober 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Lawang Sewu Sampai Borobudur dalam Satu Kayuhan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?