Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bisnis Jangan Cuma Kejar Cuan! Undip Ajak Industri Putar Otak Lewat Ekonomi Sirkular
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Bisnis Jangan Cuma Kejar Cuan! Undip Ajak Industri Putar Otak Lewat Ekonomi Sirkular

T. Budianto
Last updated: Oktober 27, 2026 10:01 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Wakil Rektor IV Undip Wijayanto foto bersama para narasumber internasional dan panitia pada pembukaan The 2nd International Conference on Business, Logistics, Accounting, Supply Chain, and Tax (ICoBLAST) 2026 di Hotel Aruss Semarang, Kamis-Jumat, (22-23/10/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Bisnis memang harus menghasilkan cuan. Tapi kalau demi untung bumi ikut buntung, apa masih layak disebut bisnis masa depan?

Inilah tantangan yang dibedah Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) lewat konferensi internasional ICoBLAST 2026: bagaimana perusahaan tetap kompetitif tanpa bikin urusan lingkungan dan sosial jadi korban.

Lewat The 2nd International Conference on Business, Logistics, Accounting, Supply Chain, and Tax (ICoBLAST) 2026 di Hotel Aruss Semarang, 22-23 Oktober 2026, akademisi dan praktisi dari berbagai negara diajak mencari jalan agar bisnis tak cuma sibuk menghitung laba, tetapi juga memikirkan dampaknya.

Konferensi yang digelar Departemen Bisnis dan Keuangan Sekolah Vokasi Undip bersama Universiti Kuala Lumpur, Universitas Indonesia, dan Universitas Sumatera Utara itu mengangkat tema Responsible Governance and Circular Innovation in Sustainable Business Ecosystems. Bahasa sederhananya: tata kelola harus beres, inovasi jangan mandek, dan sampah jangan terus dianggap urusan belakang.

Baca juga: Sekolah Vokasi Undip Cari Mahasiswa yang Punya Inovasi dan Prestasi

Ketua Pelaksana ICoBLAST 2026, Naila Hanum mengingatkan, keberlanjutan tak cukup berhenti sebagai jargon manis dalam presentasi perusahaan. Harus ada keputusan yang bertanggung jawab dan aksi yang benar-benar terasa.

“Keberlanjutan harus melampaui komitmen dan aspirasi. Diperlukan akuntabilitas, keputusan yang bertanggung jawab, serta tindakan bermakna untuk menjawab tantangan lingkungan dan sosial,” ujarnya.

Sekitar 60 makalah penelitian dipresentasikan dalam sejumlah kelompok pembahasan. Konferensi ini melibatkan peserta, penulis, anggota komite ilmiah, dan pembicara dari tujuh negara, yakni Indonesia, Australia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Selandia Baru, dan Prancis.

Jadi Solusi

Wakil Rektor IV Undip Wijayanto juga mengingatkan agar ilmu pengetahuan tak cuma berakhir menjadi tumpukan jurnal yang rajin dikutip, tetapi minim penerapan. “Pengetahuan dan teori tidak boleh berhenti di atas kertas. Keduanya harus menghasilkan solusi bagi persoalan nyata,” tegasnya.

Sejumlah pembicara internasional mengulas isu keberlanjutan dari berbagai sisi. Prof. Dr. Irene Ting Wei Kiong dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah, Ferry Jie dari Edith Cowan University, Australia, serta Abu H. Ayob dari Universiti Kebangsaan Malaysia membahas tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan (ESG), rantai pasok berkelanjutan, hingga inovasi hijau untuk memperkuat daya saing.

Pada hari kedua, Prof. Dr. Ir. Purwanto mengupas transformasi industri menuju ekonomi sirkular tanpa limbah. Sementara itu, Salil Dutt dari United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) menyoroti peran industri hijau dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Wagub: Vokasi Jangan Nunggu SMK, Mulai Saja dari SMP

Perwakilan Universiti Kuala Lumpur, Azlina binti Mohd Ali, berharap kemitraan dengan Undip berlanjut melalui riset bersama, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, hingga kolaborasi dengan industri.

Bagi Undip, konferensi ini diharapkan membuka jalan bagi riset yang lebih aplikatif dan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Sebab, ekonomi sirkular bukan sekadar tren mengolah sampah jadi barang baru, melainkan cara berpikir agar sumber daya tidak habis demi mengejar pertumbuhan.

Pada akhirnya, bisnis berkelanjutan bukan soal siapa paling fasih memasang kata “hijau” di laporan tahunan. Yang lebih penting, seberapa hijau tindakannya setelah presentasi selesai dan lampu konferensi dimatikan. (tebe)

You Might Also Like

Dikecam soal Pengusiran Jurnalis, Undip Minta Maaf tapi sambil Berkilah

Siswa SDN 1 Karangrowo Sulap Eceng Gondok Menjadi Vas Bunga

Ribuan Pramuka Tumpah Ruah di Gunungpati, Luthfi Dorong Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa

Banyumas Masih Minus 1.778 Guru SD dan SMP

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

TAGGED:ekonomi sirkularsekolah vokasi undipundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Akhirnya Dua Anak Menhaj Mundur, Polemik Nepotisme Memanas
Next Article Taj Yasin Janji Evaluasi Keamanan Pertandingan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PELATIHAN MENGGUNAKAN AI: Diskominfo Wonosobo menggelar pelatihan mengunakan AI untuk membuat konten desa dan seputar Pilkades, yang diikuti oleh 50 orang dari 25 Kelompok Infomrasi Masyarakat (KIM), belum lama ini.

Diskominfo Wonosobo Latih KIM Bikin Konten Informasi Desa Pakai AI

GEN Z TUMBANGKAN PARTAI PENGUASA - Massa pendukung gerakan mahasiswa Serbia saat menghadiri kampanye terakhir menjelang pemilihan parlemen di Belgrade pada Kamis (22/10/2026). Partai mahasiswa berhasil menghancurkan hegemoni partai penguasa yang telah berkuasa selama 14 tahun.

Aksi Demonstrasi Gen Z Hancurkan Cengkraman Partai Penguasa di Serbia

Karhutla Toraja, Makam Leluhur Ratusan Tahun Hangus

Ombudsman Sidak Lapas Semarang, Apa Temuannya?

Dinilai Bebani APBN, Jumlah Wantimpres Digugat ke MK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

WISUDA UPGRIS: Mahasiswa didampingi orang tua mengikuti Wisuda Ke-84 UPGRIS di gerung Balairung, Selasa (13/10/2026). (bae)
Pendidikan

Rektor UPGRIS Minta Wisudawan Berdampak bagi Masyarakat

Oktober 13, 2026
Pendidikan

Guru Honorer Jogja: Jangan Lagi MBG Makan Anggaran Sekolah

Agustus 1, 2026
Pendidikan

DPR Minta Pungli Pendidikan Jangan Jadi Kebiasaan

September 1, 2026
Pendidikan

Taj Yasin Pastikan SPMB Jateng 2026 Tanpa “Jastip”

Juni 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bisnis Jangan Cuma Kejar Cuan! Undip Ajak Industri Putar Otak Lewat Ekonomi Sirkular
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?