Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Angka Kemiskinan di Jateng Turun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Angka Kemiskinan di Jateng Turun

Di tengah harga yang masih suka “nggak santai”, Jawa Tengah dapet kabar agak menenangkan. Data terbaru dari BPS bilang: jumlah warga miskin mulai turun. Pelan-pelan, tapi gerak.

T. Budianto
Last updated: Februari 6, 2026 5:20 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Ali Said. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat angka kemiskinan di Jateng mengalami penurunan pada September 2025. Total penduduk miskin kini berada di angka 3,34 juta orang atau 9,39 persen, turun 0,09 persen dibandingkan Maret 2025.

Kepala BPS Jateng Ali Said menyebut, penurunan ini nggak datang tiba-tiba. Ada beberapa faktor yang ikut ngedorong, mulai dari ekonomi yang tumbuh 5,37 persen (year on year) pada triwulan III 2025, produksi padi yang naik 484 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG), sampai tingkat pengangguran yang makin turun.

Baca juga: Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,48 Persen, Wagub Minta OPD Tak Bekerja Sektoral

“Kalau dibandingkan Maret 2025, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 21,86 ribu orang. Dibandingkan September 2024, penurunannya bahkan mencapai 51,52 ribu orang,” kata Ali Said dalam keterangannya di Semarang, Kamis, (5/2/2026).

Dalam penghitungan kemiskinan, BPS masih pakai pendekatan klasik tapi krusial: kebutuhan dasar. Hasilnya, Garis Kemiskinan (GK) Jateng per September 2025 berada di angka Rp570.870 per kapita per bulan. Rinciannya, kebutuhan makanan menyumbang Rp432.788, sementara kebutuhan non-makanan Rp138.082.

Rumah Tangga

Kalau ditarik ke level rumah tangga, Garis Kemiskinan Rumah Tangga berada di kisaran Rp2,55 juta per bulan, dengan rata-rata anggota keluarga miskin sebanyak 4,48 orang per rumah tangga.

BPS juga mencatat kondisi kemiskinan bukan cuma berkurang jumlahnya, tapi juga makin “dangkal”. Indeks kedalaman kemiskinan turun dari 1,557 pada Maret 2025 menjadi 1,507 di September 2025. Sementara indeks keparahan kemiskinan juga ikut turun dari 0,354 menjadi 0,338.

Baca juga: SCU Gandeng Pemprov Jateng, Bareng-Bareng Perangi Kemiskinan

Soal ketimpangan, ada kabar baik juga. Gini ratio Jawa Tengah menurun dari 0,359 menjadi 0,350. Artinya, jarak pengeluaran antarwarga mulai sedikit menyempit.

Angka kemiskinan memang turun, tapi PR belum benar-benar kelar. Data sudah kasih sinyal positif, tinggal pertanyaannya: penurunannya cuma berhenti di tabel BPS, atau benar-benar terasa sampai dapur rumah warga? Karena bagi sebagian orang, grafik turun itu bagus, asal dompet nggak ikut-ikutan datar. (tebe)

You Might Also Like

Gaji Baru Masih Diolah, Sabar Dulu Ya!

Kabar Baik dari Grobogan: Ratusan Warga Diduga Keracunan Sudah Pulih

Alissa Wahid Tantang Polisi Buka CCTV: Biar Kasus Kematian Iko Unnes Terang Benderang

Prabowo di Pidato Kenegaraan: Naikin Gaji Hakim, Bongkar Korupsi, sampai Bikin Beras Surplus

Jateng-Jatim Jabat Tangan, Kerja Sama Dagang Tembus Rp2,9 Triliun

TAGGED:angka kemisikinanbps jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Jaga 1,5 Juta Hektare Sawah di Jateng
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi sambang warga di Kelurahan Joglo, Banjarsari, Jumat (6/2/2026). Peduli Kaum Rentan, Respati Jamin Hidup Anak Yatim dan Dhuafa di Solo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Eks-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut langsung ditahan KPK setelah diperiksa sebagai tersangka, Kamis (12/3/2026).
Hukum

BREAKING NEWS: Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK, Eks-Menag Pakai Rompi Orange

Maret 12, 2026
Ilustrasi cara kerja Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
Sirkular

Pertamina NRE Berminat Kembangkan Nuklir, Target Dirikan PLTN di Pulau Ini

Juli 10, 2025
Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo.
Nasional

Kebebasan Berekspresimu Terancam Dibatasi, Komdigi akan Panggil TikTok dan Meta Buntut Demo di DPR

Agustus 28, 2025
Tumbuh

Limbah PLTU Disulap Jadi Paving Premium, Warga Binaan Ikut Cuan

September 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Angka Kemiskinan di Jateng Turun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?