Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo

Drama dugaan pemerasan jabatan perangkat desa di Pati belum juga kelar. Komisi Pemberantasan Korupsi alias Komisi Pemberantasan Korupsi kembali tancap gas dengan memeriksa 14 saksi. Fokusnya satu: aliran uang yang disebut-sebut diserahkan lewat “koordinator” atas perintah Bupati Pati nonaktif, Sudewo.

T. Budianto
Last updated: Februari 28, 2026 2:32 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK.
Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, makin dalam. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut 14 saksi diperiksa untuk mendalami dugaan penyerahan uang yang dilakukan melalui koordinator kepala desa.

“Saksi didalami soal penyerahan uang atas perintah Bupati (Sudewo) melalui koordinator kepala desa,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (27/2/2026). Nggak cuma soal aliran duit, para saksi juga dicecar soal proses dan mekanisme pengisian jabatan perangkat desa tahun 2026 di Kabupaten Pati.

Jadi bukan sekadar siapa kasih uang ke siapa, tapi juga bagaimana sistemnya berjalan. Ke-14 saksi itu terdiri dari calon perangkat desa dan sejumlah kepala desa. Di antaranya calon Sekretaris Desa Gadu, calon Kepala Seksi Tata Usaha Desa Gadu, calon Kasi Perencanaan Desa Gadu, hingga calon Kepala Urusan Keuangan Desa Perdopo.

Ada juga beberapa kepala desa aktif seperti dari Purworejo, Tambakharjo, Sumbersari, Sekarjalak, Wonosekar, Sumberagung, Banyuurip, dan lainnya. Pemeriksaan dilakukan di Polrestabes Semarang pada 26 Februari 2026.

Baca juga: KPK Bongkar Obrolan Ketua DPRD Pati dan Sudewo

Kasus ini sendiri bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada 19 Januari 2026 di Kabupaten Pati. Sehari setelahnya, Sudewo bersama tujuh orang lainnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Pada 20 Januari 2026, KPK resmi mengumumkan empat tersangka dalam perkara dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Selain Sudewo, ada juga tiga kepala desa yang ikut terseret.

Dua Perkara

Barang bukti yang sempat diungkap dalam proses awal penanganan perkara mencapai Rp2,6 miliar. Angka yang tentu bukan recehan kalau konteksnya adalah jabatan perangkat desa. Belum selesai di situ, Sudewo juga diumumkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Artinya, satu nama, dua perkara.

Publik tentu bertanya-tanya: bagaimana sebenarnya pola yang terjadi? Apakah benar ada mekanisme setoran lewat koordinator? Ataukah ini masih perlu dibuktikan lebih jauh di meja hijau?

Yang jelas, KPK sedang membongkar satu per satu simpulnya. Dari calon perangkat desa sampai kepala desa, semuanya dipanggil untuk dimintai keterangan. Kasus ini juga jadi tamparan keras bagi tata kelola pemerintahan desa. Jabatan yang seharusnya diisi lewat kompetensi dan prosedur resmi, justru diduga jadi ajang transaksi.

Baca juga: Sudewo Tersangka Dobel Kasus di KPK: Gak Cukup Terjerat OTT, Kena Suap Proyek Kereta Juga

Kalau benar terbukti, ini bukan cuma soal pelanggaran hukum, tapi juga soal rusaknya kepercayaan publik di level paling bawah pemerintahan. Desa yang seharusnya jadi fondasi pembangunan, malah tercoreng isu setoran.

Kini bola panas ada di tangan penyidik. Publik menunggu, apakah aliran dana via “koordinator” itu benar adanya atau hanya dugaan yang belum teruji. Karena pada akhirnya, jabatan publik bukan barang lelang. Dan kalau kursi desa saja harus dibayar mahal, yang jadi korban bukan cuma aturan, tapi juga warga yang berharap dilayani dengan jujur. (tebe)

You Might Also Like

Viral! Mahasiswi UIN Dibacok saat Nunggu Sidang Skripsi, Pelaku Marah Cintanya Ditolak

Tok!! Mami Uthe, Muncikari Striptis di Karaoke Mansion, Divonis 14 Bulan Penjara

Jejak Remisi Putri Candrawathi, Hukuman Terus Menyusut Perlahan

Iwan Kurniawan Lukminto Susul Kakaknya ke Penjara, Jadi Tersangka Baru Korupsi Sritex

Dua Sekda Klaten Terseret Korupsi Plasa yang Bikin Negara Rugi Rp6 Miliar

TAGGED:Bupati SudewoKPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Teror ke Ketua BEM UGM Bertubi, Giliran Dituding Gelapkan Uang
Next Article MBG TV Viral Duluan, BGN Kaget Belakangan: “Itu Bukan Program Kami”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PDIP Kasih Instruksi Tegas, MBG Bukan Ladang Cuan, Jangan Main-Main!

“THR” Ojol 2026 Kapan Cair? Kemnaker: Tinggal Nunggu Tanggal Mainnya

MBG TV Viral Duluan, BGN Kaget Belakangan: “Itu Bukan Program Kami”

Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK.

Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo

Teror ke Ketua BEM UGM Bertubi, Giliran Dituding Gelapkan Uang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi terpidana berada di dalam sel penjara.
Hukum

Hukuman Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku Januari 2026, Gimana Sih Ketentuannya?

Desember 29, 2025
Hukum

Kasus Tragis di Purbalingga, Anak Bunuh Ayah Kandung 

September 24, 2025
Ayah korban pengeroyokan, Nadirin (tengah) sedang berdoa beraama pelayat.
Hukum

Emosi Bapak Anaknya Dikeroyok hingga Meninggal, Nadirin: Nyawa Balas Nyawa

Desember 30, 2025
Daerah

Raih Indeks Integritas Tertinggi, KPK Ingatkan Jateng Perkuat Pencegahan Korupsi

Juli 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?