Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BNN Jateng Bilang Kehadiran Orangtua Kunci Cegah Anak-anak Terpapar Narkotika
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

BNN Jateng Bilang Kehadiran Orangtua Kunci Cegah Anak-anak Terpapar Narkotika

Kehadiran orangtua terhadap timbuh kembang anak menjadi kunci untuk menghindarkan mereka dari jerat hitam narkotika.

R. Izra
Last updated: Agustus 24, 2025 12:32 pm
By R. Izra
5 Min Read
Share
BNN Jateng sosialisasi pencegahan peredaran narkotika di hadapan warga Perumahan Grand Tembalang Regency RT2/RW6, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (24/8/2025) pagi.
BNN Jateng sosialisasi pencegahan peredaran narkotika di hadapan warga Perumahan Grand Tembalang Regency RT2/RW6, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (24/8/2025) pagi.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – 80 persen pelaku penyalahgunaan narkoba berangkat dari keluarga broken atau tak harmonis. Broken di sini tak hanya berkutat pada konteks orangtuanya bercerai, namun lebih luas lagi: orangtuanya masih bersatu tapi absen dalam kehidupan tumbuh kembang anak-anak mereka.

Hal itu dikatakan petugas dari Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional  (BNN) Provinsi Jawa Tengah Dela Sulistiyawan Yunior di depan seratusan orang, terutama emak-emak, Minggu pagi (24/8/2025).

Mereka adalah warga Perumahan Grand Tembalang Regency RT2/RW6, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

“Data 80 persen itu hasil penelitian ya. Bapak ibunya tidak ada kasih sayang ke anak-anaknya. Gaji tinggi, tapi anaknya disentuh dengan duit. Ah, asalkan semua kebutuhan bisa terbayarkan. Padahal, anak nggak butuh duit, butuhnya kita (kehadiran orangtua),” kata Dela menjelaskan.

Kasus teranyar kemudian dibeberkan Dela. Di salah satu SMK di Kota Semarang, ada 60 muridnya yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, kemudian dilakukan tes urine. Dari total 60 anak itu, 54 di antaranya mengaku telah mengonsumsi narkoba.

“Yang menarik, ada satu yang perempuan, berkerudung, beli narkobanya dengan cara open BO (jual diri) ke yang menjual, harganya Rp300ribuan,” sambung Dela mewanti-wanti.

Dia kemudian mencontohkan beberapa kasus lain, di antaranya kasus di Grobogan Jawa Tengah ada peredaran gelap 1 kg ganja yang dibeli via Facebook. Lalu di Sumatera Barat, ada ibu yang ditangkap BNN karena jadi pengedar narkoba.

Iming-iming upah Rp15juta. Dari yang tidak tahu apa barang yang diantar, kemudian jadi tahu ternyata yang diantarnya narkoba, namun ibu itu tidak peduli: asalkan dapat uang jutaan rupiah secara cepat.

“Ini juga karena selain ekonomi, faktor literasi juga penting. Kalau ibu itu tahu konsekuensinya, bisa dihukum 6 tahun sampai maksimal hukuman mati, pasti akan berpikir ulang. Di sini, literasi menjadi penting,” lanjutnya.

Identifikasi Pertemanan
Dela menambahkan, keluarga jadi benteng kuat anak-anak agar tak terjerumus peredaran gelap narkoba. Kehadiran orangtua ke anak-anaknya, mendengar keluh kesah mereka, mengidentifikasi siapa teman-temannya, itu jadi faktor penting.

Sebab, kata Dela, berdasarkan survei BNN, anak-anak kali pertama menyalahgunakan narkoba didapat secara gratis dari teman-temannya.

Kemudian, setelah kecanduan, anak akan cenderung kerap berbohong demi mendapatkan uang untuk membeli narkoba dan dikonsumsi. Tak jarang, ketika sudah terjerumus lebih dalam, anak akan jadi pengedar, demi mendapatkan narkoba secara gratis.

Tingkatan-tingkatan itu perlu dideteksi lebih dini. Hal tak kalah penting, jangan menganggap ketika ada anak kecanduan narkoba kemudian distigma negatif bahkan dikucilkan oleh tetangga.

“Orangtuanya silakan lapor ke kami, BNN! Akan direhabilitasi sampai sembuh dengan melihat tingkat kecanduannya. Semua biayanya gratis!” tegas Dela.

Ketua Forum Anak Kota Semarang Emir Luqman Amanullah, yang juga warga Perumahan GTR Tembalang itu, bercerita pengalamannya dengan sebayanya.

Dia memvalidasi apa yang disampaikan Dela dari BNN Jateng tentang kecenderungan anak yang berangkat dari keluarga broken, lebih rentan terjerumus penyalahgunaan narkoba.

“Kami (anak-anak) butuh kehadiran orangtua,” kata Emir yang juga pelajar SMA Negeri 4 Semarang.

Semangat dan Kompak Perangi Narkoba
Pada kegiatan yang digelar lebih dari 2 jam itu, warga Bale Amarta Perumahan GTR Kota Semarang tersebut antusias dengan materi yang disampaikan BNN Provinsi Jawa Tengah.

Materi-materi itu adalah informasi baru bagi mereka. Apalagi ada kesempatan tanya jawab langsung ke petugas BNN pada konteks pencegahan. Ketua RT2/RW6 setempat Edy Warsito juga mengapresiasi kegiatan ini.

“Acara sosialisasi seperti ini inspiratif. Memberikan banyak informasi bagi kita orangtua,” kata Esti, salah satu warga Bale Amarta Perumahan GTR.

Ketua RW6 Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Khusnul Hidayat, mengatakan di lingkungan Bulusan, sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sangat tepat. Sebab, di lingkungan itu cukup banyak terdapat mahasiswa yang tinggal indekost, di mana mahasiswa jadi salah satu kelompok rawan terjerat peredaran gelap narkoba.

“Satu bulan lalu, ada 1 rumah yang di dalamnya terindikasi ada alkohol dan narkoba, kami tangani menggandeng otoritas terkait, di perumahan dekat sini juga sempat terjadi transaksi gelap narkoba. Karena itu, saya sangat apresiasi semangat dan kekompakan warga untuk mencegah,” kata Dayat, sapaannya yang menyempatkan hadir bersama istrinya.

Kegiatan pagi itu ditutup dengan acara sarapan bersama, sembari membagikan aneka hadiah dari lomba-lomba yang digelar warga dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. (*)

You Might Also Like

Angka Backlog Jateng Turun, Semua Warga Sudah Kebagian?

Pemprov Luncurin Aplikasi “Ayo Kerjo”, Cari Loker Jadi Gampang 24 Jam Nonstop

Diterjang Angin, Rumah Warga Siap Diperbaiki Lewat RTLH

Jelang Nataru, Banjarnegara Panaskan Mesin Lewat Operasi Lilin

Cegah Banjir: Kader PKK Jateng Diajak Nandur Pohon

TAGGED:desa transmigrasimahasiswasivitas akademikaundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ribuan Lampion Hiasi Langit Dieng di Malam Pembuka DCF XV 2025
Next Article 6 Makanan Rendah Kalori tapi Bikin Kenyang Lebih Lama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Semarang Punya Tarian Baru

Agustus 9, 2026
Daerah

Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Januari 12, 2026
Daerah

Pesantren Nggak Jalan Sendiri Lagi, Pemkot Semarang Ikut Turun Tangan

Desember 30, 2025
Daerah

Lebaran Usai, Sampah Numpuk: Respati Pimpin Apel ASN di TPA

Maret 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BNN Jateng Bilang Kehadiran Orangtua Kunci Cegah Anak-anak Terpapar Narkotika
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?