Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ribuan Lampion Hiasi Langit Dieng di Malam Pembuka DCF XV 2025
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Ribuan Lampion Hiasi Langit Dieng di Malam Pembuka DCF XV 2025

Dengan lampion yang melayang indah, lantunan musik, hingga prosesi budaya penuh filosofi, DCF XV 2025 kembali membuktikan diri sebagai festival yang memadukan romantisme, spiritualitas, serta kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya Nusantara.

Nugroho P.
Last updated: Agustus 24, 2025 12:19 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Menerbangkan Lampion.
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Malam pertama Dieng Culture Festival (DCF) XV 2025 benar-benar mencuri perhatian. Ribuan lampion yang dilepaskan ke langit ketinggian Dieng pada Sabtu malam (23/8) seakan mengubah dataran tinggi itu menjadi samudra cahaya yang syahdu.

Tradisi penerbangan lampion selalu jadi momen paling ditunggu dalam festival budaya tahunan ini. Bukan hanya karena keindahannya, tapi juga karena makna doa dan harapan yang ikut terbang bersama cahaya lampion ke angkasa.

Bagi sebagian orang, momen ini bahkan menjadi kisah personal yang tak tergantikan. Seperti Ovan dan Ida, pasangan asal Magelang, yang menjadikan penerbangan lampion sebagai simbol perjalanan cinta mereka. “Ini anniversary pertama kami. Hubungan kami berawal di DCF 2024, jadi rasanya momen ini istimewa banget. Harapannya tahun depan kami bisa kembali ke sini dengan status baru, sebagai keluarga,” ungkap Ida penuh senyum.

Cerita berbeda datang dari Adrinta, pengunjung asal Probolinggo yang baru pertama kali berhasil menjejakkan kaki di Dieng. “Ini wishlist saya sejak lama. Akhirnya kesampaian juga. Rasanya haru dan bahagia bisa menerbangkan lampion di sini. Doanya semoga ikut terbang dan dikabulkan,” ujarnya berbinar.

Tak heran, banyak pengunjung menyebut malam lampion sebagai pengalaman spiritual sekaligus romantis yang sulit dilupakan. Penerbangan lampion pun menjadi simbol kebersamaan ribuan orang yang berkumpul dalam satu langit harapan.

Namun, DCF XV 2025 tidak berhenti di situ. Hari pertama juga dimeriahkan dengan kongkow budaya, festival domba Batur, pentas seni tradisional, hingga konser musik yang memadukan talenta lokal dengan musisi nasional. Sementara itu, ratusan UMKM turut meramaikan area festival dengan produk unggulan mereka, dari kopi khas Dieng, kuliner tradisional, hingga kriya etnik Banjarnegara.

Pengunjung pun tampak antusias menjelajah stan UMKM, apalagi transaksi jadi lebih mudah dengan pembayaran digital QRIS yang digencarkan Bank Indonesia Purwokerto. Festival budaya ini sekaligus memberi ruang besar bagi geliat ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Untuk hari kedua, Minggu (24/8), panitia sudah menyiapkan prosesi sakral cukur rambut gimbal anak bajang di Kompleks Candi Arjuna. Prosesi ini akan diawali dengan arak-arakan anak bajang keliling desa, diiringi peserta yang memakai busana tradisional.

Selain prosesi ikonik itu, ada juga pertunjukan ketoprak, aksi “Dieng Bersih”, hingga ritual budaya masyarakat setempat. Malamnya, penampilan musik bernuansa akustik budaya akan menutup rangkaian acara dengan nuansa intim.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menegaskan bahwa tahun ini DCF mengangkat tema “Back to the Culture”. Fokus utamanya adalah kembali ke akar budaya Dieng, sehingga festival terasa lebih sederhana namun sarat makna. “Kami ingin mengingatkan bahwa DCF bukan sekadar hiburan, tapi juga ruang untuk merawat budaya dan menjaga kelestarian alam,” katanya.

Dengan lampion yang melayang indah, lantunan musik, hingga prosesi budaya penuh filosofi, DCF XV 2025 kembali membuktikan diri sebagai festival yang memadukan romantisme, spiritualitas, serta kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya Nusantara. (*)

You Might Also Like

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Berisi 243 Penumpang

Exploring the Wide Range of AI Use Cases Across Industries

Menag Angkat Suara Soal Gus Elham, Kerap Cium Anak-anak Perempuan di Atas Panggung

Megawati Rangkap Jabatan Ketum dan Sekjen PDIP, Hasto Tak Masuk Struktur Baru

Mendagri: Pilkada Lewat DPRD Sesuai Konstitusi, Asalkan Tetap Demokratis

TAGGED:DCFdieng culture festivalding
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 255 Petinju Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Tinju Piala Bupati Banjarnegara 2025, Catat Tanggalnya!!
Next Article BNN Jateng sosialisasi pencegahan peredaran narkotika di hadapan warga Perumahan Grand Tembalang Regency RT2/RW6, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (24/8/2025) pagi. BNN Jateng Bilang Kehadiran Orangtua Kunci Cegah Anak-anak Terpapar Narkotika

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu)
Unik

Bintara Polisi Nyolong Mobil Perwira Mabes Polri, Endingnya Pesta Sabu

Oktober 29, 2025
Terdakwa penyuap Alwin Basri dan Mbak Ita, Martono mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (bae)
Unik

Jaksa Salah Terapkan Pasal, Martono Penyuap Mbak Ita Minta Dibebaskan dari Hukuman

Juli 21, 2025
Tersangka Sri Maryani menunduk saat dirangkul penyidik menuju ruang pelimpahan di kantor kejaksaan, Kamis (1552025).
Unik

Tersangka Bullying Mahasiswi PPDS Undip Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Disidangkan?

Mei 15, 2025
Unik

Akhirnya..Polisi Jogja Penganiaya Warga Mijen Semarang Resmi Ditahan

Mei 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ribuan Lampion Hiasi Langit Dieng di Malam Pembuka DCF XV 2025
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?