Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menag Angkat Suara Soal Gus Elham, Kerap Cium Anak-anak Perempuan di Atas Panggung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Menag Angkat Suara Soal Gus Elham, Kerap Cium Anak-anak Perempuan di Atas Panggung

Menanggapi hal ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar langsung buka suara. Ia menegaskan, tindakan apa pun yang melanggar moralitas seharusnya jadi musuh bersama.

Nugroho P.
Last updated: November 12, 2025 3:03 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kasus pendakwah Gus Elham yang viral karena kerap mencium anak-anak perempuan di atas panggung akhirnya bikin heboh publik. Banyak yang merasa geram, tapi ada juga segelintir orang yang menyebutnya hanya bentuk kasih sayang.

Menanggapi hal ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar langsung buka suara. Ia menegaskan, tindakan apa pun yang melanggar moralitas seharusnya jadi musuh bersama.

“Bukan hanya saya sebagai Menteri Agama, secara pribadi pun saya menolak tindakan-tindakan yang bertentangan dengan moralitas. Itu harus jadi musuh bersama,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Menurutnya, siapa pun harus bisa menjaga perilaku. Sebab, kesalahan personal bisa mencoreng lembaga besar yang menaunginya, termasuk pesantren dan institusi keagamaan.

Meski begitu, ia mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menggeneralisasi kasus ini. Karena, kata Nasaruddin, kesalahan satu orang tidak bisa langsung disamaratakan dengan lembaga yang menaunginya.

“Setiap kasus punya konteksnya masing-masing. Jadi sebaiknya diselesaikan secara kasuistik,” tambahnya.

Kemenag sendiri, lanjut Nasaruddin, sedang fokus menciptakan ruang aman dan nyaman untuk siapa pun, baik di lembaga pendidikan maupun pesantren.

Ia menjelaskan, sudah dibentuk tim pembinaan pesantren untuk memperkuat kolaborasi antarpimpinan dan menekan potensi penyimpangan perilaku di lembaga pendidikan agama.

“Pondok pesantren ke depan harus bisa jadi contoh masyarakat yang ideal,” ujarnya menegaskan.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, juga menilai tindakan Gus Elham tidak pantas dilakukan oleh seseorang yang dianggap pemuka agama.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!” tegas Romo Syafi’i.

Ia menjelaskan, Kemenag sebenarnya sudah memiliki aturan tegas soal lingkungan ramah anak, baik di madrasah maupun pesantren.

“Aturannya ada di Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam tentang madrasah dan pesantren ramah anak,” ujarnya.

Isi dari aturan tersebut, lanjut Romo Syafi’i, menegaskan bahwa anak-anak di pesantren harus mendapatkan haknya sebagai peserta didik, tanpa kekerasan atau perlakuan yang tidak seharusnya.

Di sisi lain, di media sosial, beredar foto kolase yang memperlihatkan momen Gus Elham mencium anak-anak perempuan saat ceramah.

Unggahan itu memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menganggap perilaku itu menjijikkan dan tak pantas dilakukan di ruang publik.

Namun, sebagian kecil netizen justru berpendapat itu hanya bentuk kasih sayang tanpa niat buruk.

Terlepas dari pro-kontra tersebut, publik kini menyoroti pentingnya batasan etika bagi sosok yang berperan sebagai tokoh agama.

Apalagi di tengah zaman serba viral, tindakan sekecil apa pun bisa menjadi besar dan berdampak luas.

Menteri Agama berharap agar kasus ini bisa jadi pelajaran bagi semua pihak—bahwa kasih sayang tetap perlu dibungkus dengan etika dan rasa hormat.

“Menjadi tokoh publik artinya juga harus siap menjadi contoh. Jangan sampai niat baik justru disalahartikan karena perilaku yang tidak tepat,” tutup Nasaruddin. (*)

You Might Also Like

Motor Sama, Komentar Nyala: Aura Kasih Muncul di IG Lisa Mariana

BBM Campur Etanol, Bikin Mesin Ramah Lingkungan atau Malah Bikin Kantong Jebol?

Kasus Sirop Beracun Lagi-Lagi Makan Korban, Kali Ini di India ,  BPOM Indonesia Lakukan Ini 

Gelombang Job Scam Makin Liar, Indonesia Jadi Target

Aksi Pamer Alat Kelamin  di Cilacap, Polisi Gerak Sat-set

TAGGED:gus elhammenagpendakwahviral gus elham
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gus Elham dan Badai Viral: Saat Dakwah Disorot Karena Gestur
Next Article Teh Sangan Bedana, Cerita Hangat dari Dapur-dapur Desa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Kali Surabaya Nge-gas, Warga Ngeri

Oktober 17, 2025
Viral

Kecelakaan Maut di Cilacap, Empat Nyawa Melayang

Desember 14, 2025
Cacahan uang kertas Rp100 ribu yang dibuang di TPS liar Bekasi.
Viral

Heboh! Cacahan Uang Kertas Rp100.000 dan Rp50.000 Dibuang di TPS Liar Bekasi, Duit Siapa?

Februari 5, 2026
Viral

Belum Dilantik, Kuwu Terpilih Sukasari Meninggal Dunia

Januari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menag Angkat Suara Soal Gus Elham, Kerap Cium Anak-anak Perempuan di Atas Panggung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?