Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Investasi Rp9,7 Triliun Siap Masuk Jateng, Investor Vietnam hingga Tiongkok Mulai Melirik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Investasi Rp9,7 Triliun Siap Masuk Jateng, Investor Vietnam hingga Tiongkok Mulai Melirik

T. Budianto
Last updated: November 3, 2026 9:32 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
INVESTASI ASING: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi berbincang dengan pekerja saat meninjau aktivitas produksi di salah satu pabrik di Jateng. Pemprov berpeluang menggaet investasi asing senilai total Rp9,7 triliun dari sejumlah negara seperti Vietnam dan Tiongkok guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pembukaan lapangan kerja baru. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kepercayaan investor ternyata bisa berbuah manis. Jateng disebut bakal kedatangan investasi senilai total Rp9,7 triliun dari sejumlah perusahaan asal Vietnam, Tiongkok, dan sejumlah negara lain.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, rencana penanaman modal tersebut menjadi salah satu hasil penjajakan kerja sama internasional, termasuk melalui skema sister province antara Jateng dan Provinsi Quang Ninh, Vietnam.

Menurut Luthfi, minat investor tidak muncul begitu saja. Ada sejumlah faktor yang membuat Jateng dilirik, mulai dari situasi wilayah yang kondusif, kemudahan perizinan, kesiapan infrastruktur, hingga ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif.

“Tidak mudah mendapatkan Rp9,7 triliun dalam beberapa hari. Investasi ini bisa didapatkan karena ada kepercayaan. Jadi kami mengajak seluruh stakeholder untuk ikut mendukung pengembangan Jateng sebagai salah satu tujuan investasi,” kata Luthfi di Semarang, Senin (2/11/2026).

Baca juga: Investasi Brunei Masuk Jateng

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Urip Sihabudin menjelaskan, Pemprov telah mengirimkan tim ke Vietnam untuk mengikuti agenda yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Selain menjajaki kerja sama antardaerah, tim tersebut menawarkan potensi perdagangan, pariwisata, dan investasi atau trade, tourism, and investment (TTI). Sejumlah pertemuan dengan calon investor juga menghasilkan memorandum of understanding (MoU) dan letter of intent (LoI).

Tahap Pembangunan

Salah satu calon investor merupakan perusahaan garmen berskala besar yang berencana menanamkan modal sekitar Rp4,6 triliun. Perusahaan tersebut ditargetkan memulai pembangunan atau groundbreaking pada Desember 2026.

Berikutnya, perusahaan asal Vietnam yang telah memiliki usaha di Jepara berencana memperluas bisnis ke daerah lain di Jawa Tengah. Perusahaan yang bergerak di bidang sepatu, tas kulit, dan minyak wangi itu diperkirakan membawa investasi sekitar Rp2,9 triliun.

Sementara itu, perusahaan asal Tiongkok berencana merelokasi usahanya ke Jateng dengan nilai investasi sekitar Rp2,17 triliun. “Bidang pemerintahan dapat, promosi pariwisata dapat, investor totalnya dapat Rp9,7 triliun. Sudah ada yang tanda tangan kontrak, ada juga yang baru letter of intent,” ungkap Urip.

Baca juga: Investasi Jateng Ngebut Tembus Rp48,54 Triliun

Tak hanya membawa pulang peluang investasi, Pemprov juga ingin mengadopsi pola pengembangan kawasan industri yang diterapkan Vietnam. Dalam skema tersebut, pemerintah tidak sekadar menawarkan lahan.

Pemerintah ikut mengawal sejak tahap penyiapan kawasan, pembangunan infrastruktur dasar, pengurusan perizinan, hingga memastikan rantai pasok bahan baku dan kesiapan tenaga kerja.

Urip mengatakan, pola itu akan dicoba diterapkan di sejumlah wilayah Jateng. Dari 12 daerah yang telah mengajukan kawasan industri baru, terdapat tiga hingga empat lokasi yang akan dikaji untuk dikembangkan dengan pendekatan tersebut. Brebes menjadi salah satu daerah yang masuk perhatian.

Rencana investasi Rp9,7 triliun tentu menjadi kabar menarik bagi perekonomian daerah. Namun, angka besar di atas kertas tetap perlu ditunggu realisasinya. Sebab, investor datang membawa janji modal, sementara masyarakat menanti bukti berupa lapangan kerja, tumbuhnya usaha lokal, dan manfaat ekonomi yang benar-benar terasa. (tebe)

You Might Also Like

Dari Kafe ke Speedboat, Wisata Jatibarang Mencoba Hidup Lagi

Tanggul Jebol, 254 Warga Pekalongan Masih “Nginap” di Pengungsian

Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Yazid Masih Jadi Tanda Tanya di Mongkrang

Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

TAGGED:ahmad luthfiheadlineinvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 31 Ribu Liter Minyak Jelantah Terkumpul, ASN Jateng Pecahkan Rekor MURI
Next Article Ilustrasi tentara bayaran Rusia pada perang melawan Ukraina. Terungkap Nih Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjiin Kontrak Rp620 Juta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Puskampol Pertanyakan Akurasi Data Intelijen, Polemik Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo

MASA DEPAN PEMILU - Seminar Nasional Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip), membahasa masa depan hukum Pemilu di Indonesia.

Politik Uang hingga Putusan Ijazah Gibran Jadi Sorotan, KSHI FH Undip Bahas Masa Depan Hukum Pemilu

LIMPAHKAN TERSANGKA: Dua tersangka kasus penyelundupan 1,59 juta batang rokok ilegal, BF dan ASE (kaus oranye) diserahkan penyidik ke penuntut umum Kejari Kota Semarang. (ist)

Penyelundup 1,59 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Truk Tangki Air Segera Diadili

Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.

Rekor di Asia Tenggara! Orang Indonesia Doyan Bikin Gambar Pakai Gemini AI, Sehari 9 Juta Gambar

Pemkab Ajak Warga Ngawi Melek Tata Ruang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gerakan #StopTotTotWukWuk jadi simbol perlawanan rakyat terhadap sirene dan strobo ilegal yang bikin jalan raya jadi panggung arogansi. DPR desak Polri bertindak tegas tanpa pandang bulu, karena tertib lalu lintas artinya menghargai nyawa dan martabat semua orang.
Hukum

Sirene Ilegal, Strobo Imitasi, Jalanan Jadi Panggung Arogansi: Publik Teriak “Stop Tot-Tot Wuk-Wuk!”

September 27, 2025
Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau akrab disapa Pinka Haprani.
Info

DPD PDIP Jateng Siap Ngegas! Dolfie Jadi Ketua Pinka Jadi Waka, Senior & Darah Muda Disatukan

Desember 28, 2025
Pendidikan

Ospek Maba UPGRIS Angkat Konflik Agraria, Caping Jadi Simbol Sikap

September 22, 2026
Hukum

Imigrasi Sidak Kawasan Industri Kendal, Dua WNA Dideportasi

September 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Investasi Rp9,7 Triliun Siap Masuk Jateng, Investor Vietnam hingga Tiongkok Mulai Melirik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?