Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Kafe ke Speedboat, Wisata Jatibarang Mencoba Hidup Lagi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Dari Kafe ke Speedboat, Wisata Jatibarang Mencoba Hidup Lagi

Siapa sangka secangkir kopi bisa ikut menyelamatkan wisata speedboat? Itulah yang terjadi di Waduk Jatibarang, Semarang. Setelah sempat lesu bahkan nyaris berhenti saat pandemi Covid-19, aktivitas wisata speedboat kini mulai menggeliat lagi. Uniknya, kebangkitan itu datang bersamaan dengan hadirnya sebuah kafe di tepi waduk bernama Dermaga Kopi.

T. Budianto
Last updated: Mei 31, 2026 11:46 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
WADUK JATIBARANG: Pengunjung café menikmati suasana sore di tepian Waduk Jatibarang, Jumat (29/5/2026). (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Beberapa tahun lalu, kawasan wisata speedboat di Waduk Jatibarang sempat sepi pengunjung. Pandemi Covid-19 membuat aktivitas wisata nyaris berhenti dan operasional speedboat berjalan tidak menentu.

Natanael Sagala (24), pengelola wisata speedboat, mengingat masa-masa itu sebagai periode paling berat sejak wahana tersebut beroperasi. “Waktu awal Covid itu memang sepi sekali. Kadang sehari cuma satu penumpang, kadang malah enggak ada sama sekali,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Padahal wisata speedboat di kawasan Waduk Jatibarang sudah berjalan sejak 2015. Sebelum ada fasilitas lain, kawasan tersebut hanya mengandalkan wahana speedboat dan beberapa warung milik warga sekitar.

Baca juga: Sudah Ada Sejak 2015, Wisata Speedboat di Semarang Ternyata Banyak yang Belum Tahu

Perlahan kondisi mulai berubah setelah Dermaga Kopi dibuka pada Desember 2025. Kehadiran tempat nongkrong yang berada di tepi waduk itu membawa lebih banyak orang datang ke kawasan wisata tersebut.

Menurut Natanael, sebagian besar pengunjung awalnya datang untuk menikmati suasana kafe. Namun setelah mengetahui ada wisata speedboat, banyak yang akhirnya tertarik mencoba.

“Biasanya orang datang ke kafe dulu. Setelah tahu ada speedboat, mereka ikut naik. Jadi saling membantu,” katanya. Hal itu disampaikan juga oleh Salah satu anggota Pokdarwis setempat, Noval Astha (26).

Dampak Positif

Menurutnya, keberadaan Dermaga Kopi memang memberikan dampak positif terhadap aktivitas wisata di kawasan Waduk Jatibarang. Jika sebelumnya kawasan tersebut cenderung sepi, kini mulai ada pergerakan pengunjung, terutama saat akhir pekan dan hari libur.

“Kalau pengunjung kafe ramai, biasanya yang naik speedboat juga ikut bertambah. Jadi saling mendukung,” ujar Noval. Meski demikian, jumlah pengunjung masih belum sepenuhnya stabil. Keramaian biasanya hanya terjadi pada momen tertentu seperti libur panjang atau akhir pekan.

Pengelola juga mengakui masih ada beberapa pekerjaan rumah yang perlu dibenahi, mulai dari fasilitas umum hingga kebersihan kawasan wisata. Noval menilai promosi juga masih menjadi tantangan besar.

Sebab hingga saat ini masih banyak warga Semarang yang belum mengetahui keberadaan wisata speedboat di Waduk Jatibarang. “Kadang yang datang justru orang dari Kendal, Batang, atau Demak. Banyak warga Semarang yang baru tahu setelah sampai di sini,” katanya.

Baca juga: Pariwisata Kota Semarang: Mau Dibawa ke Mana?

Meski begitu, pengelola tetap optimistis kawasan wisata tersebut akan terus berkembang. Apalagi saat ini aktivitas wisata dan usaha warga mulai bergerak kembali setelah sempat terpuruk selama pandemi. “Harapannya tentu semakin banyak orang yang datang dan kawasan ini bisa lebih dikenal lagi,” pungkasnya.

Kadang sebuah destinasi wisata tidak butuh pembangunan besar-besaran untuk bangkit. Cukup satu tempat ngopi yang bikin orang betah mampir, lalu rasa penasaran yang membuat mereka melihat sekeliling.

Sebab di era sekarang, ternyata jalan menuju objek wisata kadang bukan lewat brosur atau baliho, melainkan lewat secangkir kopi dan unggahan Instagram. (dul)

You Might Also Like

Soal Sampah, Pemprov Gaspol Gerakan Bersih-Bersih Bareng

Menkeu Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid III: “Udah Dua Kali, Masa Mau Diulang Lagi?”

Baru Datang, Besok Habis! Satu Tangki Air Bersih di Jabungan Tak Kuat Lawan Kemarau

Kodam IV/Diponegoro Terseret Kasus Korupsi BUMD Cilacap Rp 237 M, Bagaimana Duduk Perkaranya?

Mengerikan! 1.778 Anak di Jateng Jadi Korban Kekerasan, DP3AKB: 47 Persen Kasus Seksual

TAGGED:agustina wilujengdisbudpar kota semarangheadlinepemkot semarangwaduk jatibarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pakar Undip Bongkar Penyebab Banjir Ngaliyan
Next Article ILUSTRASI - Ilustrasi kanker kolorektal. Kasus Kanker Usus Besar di Indonesia Makin Tinggi, PB PGI Dorong Skrining Sejak Dini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PADEL PERKUAT KOLABORASI - PLN Icon Plus ikuti gelaran Naven Padel Series 2026 Seri Yogyakarta, untuk memperkuat kolaborasi PLN Group.

PLN Icon Plus Jadi Bagian Gelaran Naven Padel Series 2026, Perluas Kolaborasi PLN Group

PKL SIMPANG LIMA - Pembeli sedang membeli dagangan di lapak PKL Simpang Lima Semarang, turut Jalan Ahmad Yani, Senin (31/8/2026). (dul)

Derita PKL Simpang Lima: 35 Tahun Jualan, Namanya Hilang dari Daftar Relokasi

AMBRUK SAAT DIRESMIKAN - Jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, ambruk saat diresmikan Bupati Citra Pitriyami, Minggu sore (30/8/2026).

Heboh! Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk saat Diresmikan Bupati

Portal Malioboro Bikin Lansia Kesusahan Melintas

Kondisi lapak pedagang di kawasan Simpang Lima Semarang yang masih sepi pembeli, Senin (31/8/2026). (dul)

PKL Simpang Lima Direlokasi Enam Bulan, Katanya Mau Ditata Ulang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PETERNAKAN SAPI JUMBO - Karyawan peternakan sapi jumbo mililk Ganjar, di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jateng, memberi pakan sapi. (ist)
Info

Kisah Ganjar Banyubiru: dari Jagal Jadi Peternak Sapi Jumbo, Dilirik Presiden untuk Kurban

Mei 21, 2026
Ilustrasi ledakan.
Info

Balas Dendam Korbban Bullying: Ledakan SMAN 72 Jakarta, Lukai 55 Orang

November 7, 2025
Info

BRT Semarang Mulai Ganti Napas, 41 Bus Baru Sudah Jalan

Mei 3, 2026
TIPIKOR--Staf Pengadilan Tipikor Semarang berjaga di resepsinis area pengadilan. (bae)
Hukum

Bekas Bupati Pati Sudewo Segera Disidangkan di Semarang, Ada 2 Kasus Korupsi

Juni 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Kafe ke Speedboat, Wisata Jatibarang Mencoba Hidup Lagi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?