Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

R. Izra
Last updated: November 2, 2026 5:47 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi hujan deras.
Ilustrasi hujan deras.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Cuaca panas dan gerah selama beberapa hari tanpa hujan bukan berarti kondisi langit di Kota Semarang sedang aman. Justru, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena bisa menjadi pertanda meningkatnya potensi cuaca ekstrem.

Ketua Tim Manajemen Sistem Operasional BMKG, Giyarto, menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan proses konvektif atau pembentukan awan hujan di atmosfer.

Kata dia, ketika proses ini melambat selama beberapa hari, pembentukan awan berpotensi berlangsung lebih maksimal setelahnya.

Bacaaja: Masuk Musim Hujan, BPBD Semarang Siap Antisipasi Banjir dan Longsor
Bacaaja: Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

“Apabila dua sampai tiga hari atau empat hari tidak hujan, kemudian cuaca pagi hari cenderung panas dan gerah, itu justru berbahaya,” kata Giyarto, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, ketika proses pembentukan awan mencapai kondisi maksimal, potensi cuaca ekstrem bisa meningkat. Salah satunya terbentuk awan cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat disertai angin kencang.

Dampaknya tidak hanya berupa genangan atau banjir. Kondisi tersebut juga berpotensi memicu angin puting beliung, hujan es, hingga sambaran petir.

Karena itu, masyarakat diminta tidak lengah ketika cuaca terasa panas selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama saat Semarang masih berada dalam masa pancaroba atau peralihan menuju musim hujan.

Giyarto menjelaskan, kondisi cuaca pada masa pancaroba sangat dipengaruhi dinamika atmosfer harian. Proses pembentukan awan hujan bisa berlangsung cepat maupun lambat.

Pada kondisi tertentu, hujan bisa turun setiap sore atau awal malam. Namun, ada pula wilayah yang tidak diguyur hujan selama dua hingga tiga hari.

Faktor lokal seperti kondisi geografis juga memengaruhi pembentukan hujan. Wilayah dengan kondisi orografi atau perbukitan bisa lebih sering mengalami hujan karena menjadi daerah tangkapan awan. (bae)

You Might Also Like

Petani-Legislator Temanggung Geruduk DPR RI: Kaji Ulang Regulasi Tembakau, Nasib Jutaan Orang Terancam

Balikpapan Setop MBG saat Libur Sekolah, Daerah Lain Kapan Nyusul?

OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

TAGGED:bmkgcuaca ekstrem semarangcuaca esktemheadlinehujan deraskota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul) Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan
Next Article Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Kepolisian di saat Presiden Prabowo juga sedang membentuk Tim Reformasi Kepolisian dari eksternal kepolisian. Foto: dok.

Listyo Sigit Sadap Prabowo Sejak Masih Jabat Kapolri, Parah Banget!

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

BREAKING NEWS: Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Polisi Bintang 4 Jadi Tersangka

PROMOSI JUDOL: Seorang perempuan berinisial RUI (kanan) ditangkap polisi setelah diduga mempromosikan situs judi online. (ist)

Bikin Jejaring Mirip MLM untuk Endors Judol, Perempuan Semarang Meringkuk di Penjara

Pakar: Pembangunan Masif di Kawasan Atas Perbesar Risiko Banjir Semarang

Jateng Guyur Petani dengan 1.507 Alsintan, Panen Sehektare Cuma 2 Jam!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Akan Sering Terjadi di Jateng

Juni 2, 2025
Fokus

Semarang Punya Seniman, Tapi Ekosistemnya Masih “Nyari Bentuk”

April 23, 2026
Ilustrasi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Info

Lagi-lagi Keracunan MBG! 752 Siswa dan 25 Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

September 3, 2026
Info

Mulai 2026 RSUD Mijen Terima Pasien BPJS

Desember 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?