Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mulai 21 September, Jateng Hapus Denda dan Pajak Progresif Kendaraan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Mulai 21 September, Jateng Hapus Denda dan Pajak Progresif Kendaraan

Punya tunggakan pajak kendaraan? Warga Jateng mendapat kesempatan melunasi kewajibannya tanpa harus membayar denda. Pemprov Jateng juga membebaskan pajak progresif untuk kendaraan kedua dan seterusnya hingga akhir Desember 2026.

T. Budianto
Last updated: September 18, 2026 3:59 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng, Muhamad Masrofi. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemilik kendaraan bermotor di Jateng punya waktu hingga akhir tahun untuk memanfaatkan keringanan pajak dari pemerintah provinsi. Mulai 21 September 2026, denda atas tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dibebaskan.

Tak berhenti di situ, pemilik lebih dari satu kendaraan juga mendapat keringanan berupa pembebasan pajak progresif. Kebijakan ini berlaku untuk kendaraan kedua, ketiga, keempat, hingga kendaraan berikutnya.

Program tersebut berlaku selama lebih dari tiga bulan, yakni mulai 21 September sampai 28 Desember 2026. Ketentuannya tertuang dalam Keputusan Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1.321.

Baca juga: Pemprov Jateng Klaim Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan, tapi Rakyat Tetap Bayar Lebih Mahal

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng, Muhamad Masrofi mengatakan, kebijakan tersebut diberikan sebagai bentuk relaksasi agar masyarakat yang memiliki kewajiban pajak kendaraan dapat memanfaatkannya.

“Dengan memberikan relaksasi kepada yang menunggak pajak kendaraan bermotor dengan membebaskan denda pajak kendaraan bermotor,” ujar Masrofi dalam Info Press Conf di Gedung Bapenda Jateng, Jumat (18/9/2026).

Pajak Progresif

Bagi masyarakat yang memiliki beberapa kendaraan, aturan pajak progresif juga tidak diberlakukan selama program berlangsung. Dengan demikian, kepemilikan kendaraan kedua dan seterusnya tidak dikenai tambahan tarif progresif seperti ketentuan normal.

Meski mendapat keringanan, masyarakat tetap memiliki kewajiban membayar pokok pajak kendaraannya. Pembebasan dalam program ini hanya berlaku untuk sanksi administrasi atau denda. “Pokok pajaknya tidak terhapus, tapi dendanya yang dihapus,” kata Masrofi.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk insentif yang disiapkan Pemprov Jateng untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak. Sebelumnya, pada Februari 2026, pemerintah juga telah memberikan relaksasi berupa diskon pajak sebesar 5 persen.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Dipermudah, Nggak Punya KTP Pemilik Lama Tetap Bisa

Masrofi mengimbau masyarakat memanfaatkan masa relaksasi tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. “Mohon dapat diinformasikan ke masyarakat, supaya program ini berjalan dengan baik dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Jadi, bagi pemilik kendaraan yang selama ini menunda pembayaran pajak, kesempatan sudah dibuka. Dendanya boleh hilang, tetapi pokok pajaknya tetap harus pulang. (dul)

You Might Also Like

Mangrove untuk Daratan yang Terus Mundur

Sebelum Meninggal, Yurizal Paisen BPJS Dibully Nakes setelah Keluhkan Antrean Ruang Perawatan

Jateng Jadi “Laboratorium” Energi Lemhannas

Nama Politikus Banjarnegara Anak Mantan Bupati Ikut Disebut dalam Sidang Korupsi Sudewo

Kudus Kota Kotor, Dapat Sanksi Kementerian LH Gegara Pengelolaan Sampah Gak Beres

TAGGED:bapenda jatengheadlinepajak kendaraanpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article RAPIKAN JARINGAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melakukan perapian kabel jaringan di wilayah Wonosobo, untuk menjaga keandalan infrastuktur. PLN Icon Plus Lakukan Perapian Kabel Jaringan di Wonosobo, Jaga Keandalan Infrastruktur
Next Article PSIS Resmi Datangkan Rifky Dwi Septiawan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Bupati Pati Sudewo Nongol di KPK, Ngaku Cuma Datang Tanpa Bawa Berkas

Agustus 27, 2025
Plesir

Jateng Bidik Lebih Banyak Wisatawan Datang dan Belanja

Juni 25, 2026
Info

Soal Kriminalisasi Petani, Luthfi: Pemprov Siap Beri Pendampingan

Juli 25, 2026
Taman Balekambang Solo.
Info

Buruan Daftar! Siapa Tahu Kamu-lah Sebenarnya CEO yang Dicari Pemkot Solo

Januari 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mulai 21 September, Jateng Hapus Denda dan Pajak Progresif Kendaraan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?