Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Binaan Lapas Purwodadi Turun ke Lahan Bareng Kementan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Warga Binaan Lapas Purwodadi Turun ke Lahan Bareng Kementan

T. Budianto
Last updated: September 9, 2026 9:00 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
OBSERVASI LAHAN: Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto (paling kiri) bersama tim dari Kementan RI melakukan observasi lahan di lingkungan lapas, Senin, (7/9/2026). (Foto: Lapas Purwodadi)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi terus mengembangkan pembinaan kemandirian warga binaan melalui keterampilan yang bisa langsung dipraktikkan. Salah satunya lewat Sekolah Tani Tahap III yang digelar bersama Kementan, Senin (7/9/2026).

Pada tahap ketiga ini, warga binaan mendapat materi seputar budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu. Materinya cukup lengkap, mulai dari memilih bibit, menyiapkan lahan, teknik penanaman, pemupukan, perawatan, hingga pengendalian hama dan penyakit.

Tak hanya duduk mendengarkan teori, warga binaan juga diajak mengamati dan praktik langsung di lahan pertanian Lapas Purwodadi. Dengan begitu, ilmu yang diberikan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi langsung diuji di lapangan.

Baca juga: Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan area perkebunan oleh pihak Kementan. Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus memberikan masukan mengenai pengelolaan dan perawatan lahan.

Selain kebun, peta Integrated Farming System (IFS) juga ikut ditinjau. Sistem tersebut menjadi bagian dari perencanaan pengembangan pertanian terpadu di lingkungan Lapas Purwodadi agar pemanfaatan lahan bisa dilakukan secara lebih terarah.

Beri Ketrampilan

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto mengatakan, Sekolah Tani menjadi salah satu upaya untuk memberikan keterampilan nyata kepada warga binaan.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif. Semoga ilmu yang diperoleh melalui Sekolah Tani ini dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Erik.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kementan yang memberikan pendampingan kepada warga binaan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mendorong pengembangan pertanian yang produktif dan berkelanjutan di dalam lapas.

Baca juga: Lapas Purwodadi Usul Pelatihan Khusus Anti-Narkoba

Melalui Sekolah Tani Tahap III, Lapas Purwodadi terus memanfaatkan lahan yang ada sebagai ruang belajar sekaligus sarana pembinaan kemandirian. Program ini juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas.

Sebab, bekal setelah bebas tidak harus selalu berupa sertifikat. Bisa juga berupa kemampuan memilih bibit, mengolah tanah, merawat tanaman, sampai tahu kapan waktunya panen. Yang penting, setelah keluar nanti jangan cuma punya cerita masa lalu, tapi juga punya keterampilan untuk menanam masa depan. (tebe)

You Might Also Like

Sandera Intel, Mahasiswa Undip Divonis Bersalah tapi Tak Perlu Mendekam di Penjara Lagi

NU Jateng Sebut Ashari Bukan Kiai, Izin Pesatren Dipertanyakan: Dia Itu Dukun!

Gus Yazid Sudah Bawa Massa, Apa Alasan Hakim Tunda Sidang Putusan TPPU BUMD Cilacap?

Kasus Baru Nih, Masih Anget! Korupsi Bank Jateng Rp13 Miliar

Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan

TAGGED:kanwil imipas jatenglapas purwodadi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Jadi “Laboratorium” Energi Lemhannas
Next Article HILANG KONTAK - Lima wartawan/jurnalis dari berbagai media hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026). Speedboat yang mereka tumpangi hilang kontak setelah berangkat dari Carita, Banten. Speedboat 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Kapal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gaji Pas-pasan, Tanggung Jawab Besar: Guru TK Jadi Idola Pertama Anak

Di Tengah Banjir Informasi Digital, Media Lokal Dituntut Jaga Kepercayaan Publik

Media Lokal Dituntut Tak Sekadar Kejar Traffic, Komunitas Jadi Peluang Bisnis Baru

Ayo Mlaku Bareng Warga 2026: Agustina Pamer Penghargaan Nasional Kota Semarang

Topan Champi Hantam Taiwan, Dua WNI Terluka

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar

Mei 3, 2026
Peristiwa viral di Blora insiden pria menendang kucing. Foto: ist
Hukum

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

Februari 8, 2026
Ilustrasi OTT KPK.
Hukum

Dua Nama Resmi Jadi Tersangka OTT Cilacap, Siapa Dia?

Maret 14, 2026
Hukum

Begini Drama Setoran THR Cilacap, yang Nyeret Bupatinya ke KPK

Maret 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Binaan Lapas Purwodadi Turun ke Lahan Bareng Kementan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?