BACAAJA, NGAWI – Kecelakaan terjadi di ruas Jalan Ngawi–Kwadungan, Desa Dinden, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026) siang. Sebuah truk yang membawa sembako untuk kebutuhan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba oleng setelah mengalami pecah ban.
Truk tersebut kemudian terguling dan menghantam sebuah warung kopi di pinggir jalan. Benturan cukup keras membuat bagian depan warung rusak dan seorang penumpang truk mengalami luka.
Yanti, saksi mata sekaligus adik pemilik warung, mengatakan kejadian berlangsung begitu cepat. Saat itu, truk melaju dari arah Ngawi menuju Kwadungan sebelum mendadak kehilangan kendali.
“Bannya meletus, kemudian truk oleng lalu menabrak warung,” kata Yanti saat dihubungi, Kamis (3/9/2026).
Yanti sempat mendengar suara ledakan kecil sebelum truk menghantam warung milik kakaknya, Ngatini. Setelah tabrakan terjadi, pengunjung warung langsung panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Ngatini yang saat itu sedang berjualan kopi juga berhasil selamat, meski sempat syok dan mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Truk bukan hanya menghantam bangunan warung. Sebuah sepeda motor Honda Scoopy yang sedang terparkir di depan warung ikut terkena benturan dan mengalami kerusakan.
Bagian depan warung kopi milik Ngatini mengalami kerusakan akibat dihantam truk. Kondisi sepeda motor yang ikut tertabrak juga mengalami kerusakan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Iptu Agus Harianto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebut satu penumpang truk bernama Yusuf (21) mengalami luka pada bagian paha kiri dan leher.
“Selain warung rusak, satu orang dilaporkan terluka. Untuk kerugian materialnya masih kami data,” ujar Agus.
Saat kejadian, truk tersebut diketahui tengah membawa sembako yang akan dikirim ke dapur MBG di Kecamatan Geneng, Ngawi. Polisi masih mendalami rangkaian kecelakaan, termasuk penyebab pasti truk sampai kehilangan kendali.
Petugas telah mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan seluruh fakta di balik insiden tersebut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa kondisi kendaraan, termasuk ban, perlu benar-benar dicek sebelum perjalanan. Apalagi kendaraan pengangkut logistik harus menempuh perjalanan dengan muatan yang cukup besar. (*)

