Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BEM UI Buka Suara soal Demo Warga Pati di Jakarta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BEM UI Buka Suara soal Demo Warga Pati di Jakarta

R. Izra
Last updated: Agustus 26, 2026 5:50 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan. (ist)
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan. (ist)
SHARE

JAKARTA, BACAAJA.CO – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) merespons rencana aksi demonstrasi warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026).

Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan mendukung aksi demonstrasi masyarakat yang menyuarakan aspirasi mereka. Namun, pihaknya masih belum menentukan sikap soal rencana aksi tersebut, apakah akan ikut turun gelanggang bersama atau tidak.

Kata Ketua BEM UI, pihaknya masih mau ngobrol dan koordinasi lebih dulu dengan AMPB.

Bacaaja: Teguh Pati Pertanyakan Rekening Bank Mandiri Botok Diblokir: Kami Ini Salah Apa?
Bacaaja: Polisi Adang Mahasiswa Massa Aksi Tugu Muda di Jalan Pemuda

“Kalau dicobanya (koordinasi) sih hari ini. Kan kalau tuntutan sudah jelas, ya mereka,” kata Athof, sapaan Yatalathof, Selasa (25/8/2026).

Menurut Athof, koordinasi ini penting buat mengetahui siapa saja yang bakal ikut aksi dan apa saja tujuan utamanya.

Dari situ, BEM UI baru akan menentukan langkah. Apakah ikut turun langsung ke lokasi atau cukup memberikan dukungan lewat media sosial.

“Kalau sejauh ini belum, tapi tadi akhir-akhir ini juga tadi dikabari sama pengurus, ada yang mau langsung ke lapangan,” ujarnya.

Warga Pati sampaikan dua tuntutan

AMPB sendiri bakal membawa dua tuntutan utama dalam aksi 27 Agustus. Pertama, mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Kedua, mendorong hukuman mati bagi koruptor.

Bagi Athof, tuntutan tersebut merupakan hak masyarakat untuk disuarakan. BEM UI juga melihat pemberantasan korupsi memang masih perlu diperkuat.

“Jadi, apa yang dituntut oleh AMPB itu suatu hal yang memang menjadi haknya dan patut untuk dibawa,” kata dia.

Menurutnya, persoalan pemberantasan korupsi juga tidak berhenti pada aturan. Institusi penegak hukum juga perlu diperkuat.

“Termasuk tadi terkait institusi penegak hukumnya seperti itu. Tapi untuk menjadi langkah awal, tentu itu juga menjadi hal yang bagus sebenarnya,” ujarnya.

Meski begitu, BEM UI belum memutuskan apakah tuntutan AMPB bakal ikut dibawa jika mereka nantinya bergabung. Keputusan final masih harus dibahas secara internal.

“Keputusan paling cepat di 26 Agustus. Kalau masalah estimasinya itu masih kita bicarakan internal,” kata Athof.

Athof juga menyinggung respons pemerintah terhadap aksi mahasiswa sebelumnya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Menurutnya, pemerintah belum menunjukkan respons yang memadai terhadap tuntutan yang sudah disampaikan. Ia bahkan mengkritik gaya hidup pemerintah yang dinilai berlebihan ketika masyarakat masih menghadapi situasi bencana.

“Jadi dari situ aja pun kita sudah bisa menebak bahwa tidak akan ada respons. Dan ternyata benar, tidak ada respons sama sekali,” ujarnya.

Meski begitu, Athof menegaskan mahasiswa punya banyak cara untuk menyampaikan aspirasi. Tidak selalu harus langsung turun dalam aksi besar. Bisa dimulai dari komunikasi, audiensi, aksi skala kecil, sampai aksi massa.

“Ada yang mulai dari berkomunikasi dengan baik, misalkan audiensi,” tuturnya.

Athof juga mengingat pemikiran Bung Hatta dalam buku Demokrasi Kita. Menurut dia, ketika kebijakan penguasa dinilai merugikan atau menindas rakyat, mahasiswa sebagai bagian dari rakyat punya ruang untuk menyampaikan kritik. (*)

You Might Also Like

Nah! 18 Kasus Influenza A Muncul di DIY, Ini Cara Pantauannya

Leptospirosis di Semarang Masih Tinggi, Dinkes Gelar OTT

Pikap Koperasi Merah Putih Masuk Selokan di Banyumas Hingga Terguling

Neraka di Tengah Laut: Ketika Awak Kapal Tersiksa, Dipaksa Makan-Minum Tak Layak

Apa Bisa Trans Jateng Jadi Moda Transportasi Andalan? Ada 21 Juta Kendaraan Pribadi Lho . . .

TAGGED:ampbBEM UIdemo 27 agustusheadlineketua bem uiwarga pati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SEDIAKAN JARINGAN ANDAL - PLN Icon Plus mendukung kelancaran Launching dan Groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt peak (GWp) di kawasan PLTA Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026). PLN Icon Plus Hadirkan Konektivitas Andal pada Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gajah Mungkur
Next Article SIDANG PUTUSAN--Majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang menunda sidang putusan kasus TPPU Gus Yazid (kemeja hijau) dan Andhi Nur Huda, Rabu (26/8/2026). (bae) Gus Yazid Sudah Bawa Massa, Apa Alasan Hakim Tunda Sidang Putusan TPPU BUMD Cilacap?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BAYI KRITIS: Bayi bernama Alena masih dalam kondisi kritis di RS dr. Soetomo Surabaya. (ist)

Bayi Usia 24 Hari Kritis, Diduga Gara-Gara Dicekoki Nenek Telur Mentah

Mata Mulai Buram? Bisa Jadi Bukan Sekadar Faktor Usia

Tangan Sering Kesemutan? Jangan Anggap Sepele

Dituduh Ambil Sabun, Siswa Sekolah Rakyat Pati Alami Luka Serius

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Kampus Bergerak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Luthfi Klaim Pengisian Jabatan di Pemprov Tak Pakai “Jasa Titip”

September 22, 2026
Hukum

Hari Pengayoman ke-81: Kemenkum Jateng Dorong Layanan Hukum Makin Dekat dengan Warga

Agustus 21, 2026
Ekonomi

Gadai Jadi Andalan, Pegadaian Panen Triliunan Sepanjang 2025

Desember 26, 2025
Info

Pemkot Semarang Lagi Serius Soal Gotong Royong

Mei 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BEM UI Buka Suara soal Demo Warga Pati di Jakarta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?