Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Miris! Siswa SMP di Pemalang Dirundung Kakak Kelas hingga Tewas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Miris! Siswa SMP di Pemalang Dirundung Kakak Kelas hingga Tewas

R. Izra
Last updated: Agustus 24, 2026 3:40 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
UNGKAP KASUS - Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menggelar konferensi pers kasus dugaan kasus perundungan siswa sebuah SMP hingga korban tewas, Senin (24/8/2026).
UNGKAP KASUS - Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menggelar konferensi pers kasus dugaan kasus perundungan siswa sebuah SMP hingga korban tewas, Senin (24/8/2026).
SHARE

BACAAJA, PEMALANG – Kasus bullying dan kekerasan anak di Pemalang berujung maut. Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) dirundung kakak kelas hingga tewas. Orang tua korban melaporkan kasus ini ke polisi.

Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah SMP di Kecamatan Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah (Jateng). Korban merupakan siswa kelas 7. Ia meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan oleh kakak kelasnya.

Polisi kini menetapkan siswa kelas 8 yang diduga melakukan kekerasan tersebut sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Kalau orang dewasa, istilahnya tersangka.

Bacaaja: Agustina Minta Tiap Sekolah Punya Forum Anti-Perundungan
Bacaaja: Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, dugaan kekerasan terjadi sebanyak empat kali sepanjang Juli 2026. Semua kejadian berlangsung di lingkungan sekolah.

“Terduga ABH pelajar kelas 8, sementara anak korban adalah pelajar kelas 7, di sekolah yang sama,” kata Rendy kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Lokasi dugaan kekerasan juga terjadi di beberapa titik. Mulai dari bawah pohon dekat gerbang sekolah, depan laboratorium IPA, depan ruang kelas 7D, hingga area depan toilet sekolah.

Setelah kejadian, korban sempat mendapat perawatan di Puskesmas Randudongkal. Korban kemudian dirawat di RS Muhammadiyah Mardhatillah.

Namun, kondisi korban terus memburuk.

Pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, korban akhirnya meninggal dunia saat masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh ibu korban ke Polres Pemalang.

Polisi pun melakukan penyelidikan. Sebanyak 17 saksi sudah dimintai keterangan. Mereka terdiri dari guru mata pelajaran, guru BK, teman sekolah hingga tenaga medis.

Dari pemeriksaan saksi dan bukti yang dikumpulkan, polisi akhirnya menetapkan siswa kelas 8 tersebut sebagai ABH.

Karena pelaku masih di bawah umur, proses hukumnya tidak dilakukan seperti perkara pidana orang dewasa.

“Terhadap ABH, dikenakan Pasal 80 ayat 2 dan atau ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” ujar Rendy.

Polisi memastikan proses penanganan perkara tetap mengikuti ketentuan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Kasus ini juga menjadi alarm buat lingkungan sekolah. Bullying bukan sekadar bercanda atau kenakalan biasa. Ketika kekerasan dibiarkan, dampaknya bisa sangat serius.

Kapolres Pemalang mengingatkan sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan serta pembinaan terhadap anak.

Tujuannya jelas. Sekolah harus menjadi tempat yang aman. Bukan tempat anak justru takut karena mengalami kekerasan dari teman sendiri. (*)

You Might Also Like

Sodetan Dikebut, Banjir Minggat?

Bajir Lumpur Terjang Purwoyoso Ngaliyan

Edan! Siswa SMP di Magelang Rampok Rumah Gurunya

Cemburu DM TikTok, Pelajar Kebumen Banting Teman

Rekor! Barcelona Jadi Raja Final El Clasico: Real Madrid Kena Hattrick Kekalahan Beruntun

TAGGED:bullyingheadlinekorbankorban kekerasanpemalangperundungansmptewas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bill Gates Dulu Malas Matematika, Kok Bisa?
Next Article Karhutla dan Kekejaman Antroposen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

Anak Berakhlak Mulia Berawal dari Sini, Cek Yuk..

Ilustrasi pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Cari Rezeki Halal Biar Kerja Jadi Berkah, Begini Penjelasannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PLTP Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pembangkit energi panas bumi PLN pertama di Asia Tenggaraini, merupakan senjata utama menuju target Net Zero 2034. Dengan cadangan 40% dari total dunia dan keunggulan sebagai base load stabil, geotermal dinilai lebih andal dan aman dibanding energi surya, angin, bahkan nuklir. Foto: dok./PLN
Tumbuh

Geotermal Jadi Senjata Andalan RI Menuju Net Zero 2034: Stabil, Bersih, dan Melimpah

September 27, 2025
Info

Liburan Nataru, Pemkot: Urusan Parkir Aman

Desember 26, 2025
Info

Perbaikan Jalan Kalipancur Dikebut

Juli 7, 2026
Skandal ijazah palsu, dan plagiarisme tidak hanya terjadi di Indonesia. Bahkan di belahan dunia, saat ini juga nyaris dipenuhi dengan banyaknya pejabat negara yang terlibat dalam skandal ijazah palsu. Foto: ilustrasi
Unik

Deretan Skandal Ijazah Palsu Pejabat di Belahan Dunia

Juli 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Miris! Siswa SMP di Pemalang Dirundung Kakak Kelas hingga Tewas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?