Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Khusus untuk Keluarga yang Rawat Anak dan Lansia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Khusus untuk Keluarga yang Rawat Anak dan Lansia

R. Izra
Last updated: Agustus 10, 2026 12:14 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
KELUARGA - Ilustrasi keluarga yang merawat anak sekaligus orang tua (lansia). (ist)
KELUARGA - Ilustrasi keluarga yang merawat anak sekaligus orang tua (lansia). (ist)
SHARE

BACAAJA – Pemerintah menyiapkan bantuan khusus untuk keluarga yang merawat anak dan atau lansia.

Merawat anak dan atau lansia tentu membutuhkan biaya ekstra. Untuk anak, biaya pendidikan dirasa makin mahal. Sementara, biaya kesehatan merawat lansia juga tak murah.

Untuk meringankan beban keluarga merawat anak dan atau lansia, pemerintah akan turun tangan dengan memberikan bantuan khusus. Tapi tenang, itu bukan kebihakan pemerintah Indonesia.

Bacaaja: Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM
Bacaaja: 707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ini Gejala yang Dirasakan

Itu adalah kebijakan pemerintah Singapura. Pemerintah sampai mencari cari cara agar beban keluarga yang merawat anak atau lansia bisa sedikit lebih ringan.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong berencana menyiapkan dukungan baru bagi warga yang sedang membesarkan anak.

Bukan cuma soal biaya kebutuhan sehari-hari. Pemerintah juga sedang menyoroti akses layanan perawatan bayi dan penitipan anak yang lebih terjangkau.

Rencana lengkapnya bakal diumumkan Wong dalam National Day Rally (NDR) pada 23 Agustus 2026 mendatang.

Wong mengatakan, pemerintah mendengar langsung keluhan para orang tua yang kini harus menghadapi banyak beban sekaligus. Biaya membesarkan anak terus jadi perhatian.

Di sisi lain, banyak keluarga juga harus membagi waktu dan biaya untuk merawat orang tua yang sudah lanjut usia.

Belum lagi urusan kerja yang nggak bisa ditinggal begitu saja.

Siapkan solusi khusus

Persoalan itu kini sedang dikaji oleh Marriage and Parenthood Reset Workgroup, kelompok kerja lintas kementerian yang dibentuk sejak April 2026.

Kelompok ini ditugaskan mencari solusi atas berbagai persoalan seputar pernikahan dan pengasuhan anak.

Langkah tersebut juga muncul di tengah angka kelahiran di Singapura yang terus jadi perhatian. Tingkat fertilitas total negara itu bahkan telah mencapai rekor terendah.

Wong mengakui, tekanan hidup keluarga bukan cuma terjadi di Singapura. Banyak orang tua di berbagai negara menghadapi situasi serupa.

Orang tua ingin memberikan kehidupan terbaik buat anak. Tapi di saat yang sama, harus tetap bekerja dan merawat orang tua yang makin menua.

“Kami mendengar kekhawatiran ini di Singapura juga,” kata Wong dalam pesan Hari Nasional, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi seharusnya tidak cuma terlihat dari angka-angka. Pada akhirnya, semua itu harus bikin hidup masyarakat jadi lebih baik.

Wong berharap Singapura bisa menjadi tempat di mana warganya dapat mengejar cita-cita, membangun keluarga dengan lebih tenang, dan menatap masa depan tanpa terlalu banyak rasa khawatir.

Dalam pesan Hari Nasionalnya, Wong juga menyinggung kondisi ekonomi global yang lagi nggak santai.

Konflik internasional, hambatan perdagangan, sampai melemahnya kepercayaan antarnegara ikut memberi tekanan pada ekonomi dunia.

Singapura juga kena imbasnya. Terutama dari konflik di Timur Tengah yang berdampak pada harga energi dan rantai pasok.

Efeknya kemudian terasa sampai ke rumah tangga dan dunia usaha. Biaya hidup ikut tertekan.

Meski begitu, Wong menyebut ekonomi Singapura masih tumbuh kuat pada paruh pertama 2026. Pasar kerja juga disebut tetap stabil dengan lapangan pekerjaan baru yang terus muncul.

Singapura bahkan ikut mendapat keuntungan dari perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan atau AI, terutama lewat sektor semikonduktor.

Tapi pemerintah menyadari, kondisi ekonomi yang tumbuh belum otomatis menghilangkan kekhawatiran masyarakat. Soal pekerjaan, keluarga, dan masa depan tetap jadi pikiran banyak orang.

“Kita tidak dapat mengendalikan peristiwa di luar negeri. Namun, kita dapat mengendalikan bagaimana kita meresponsnya. Dan kita akan selalu mendampingi warga Singapura,” ujar Wong.

Jadi, warga Singapura tinggal menunggu pengumuman 23 Agustus mendatang. Yang jelas, pemerintah mulai menangkap satu sinyal kuat: membangun keluarga di tengah biaya hidup yang makin tinggi memang butuh lebih dari sekadar niat. (*)

You Might Also Like

Asuransi IFG Rasa Sachet Manfaat Sultan, Premi Rp49 Ribu Bisa Dapat Proteksi Rp200 Juta

Demi Kamu Bisa Tidur di Kereta, Ada yang Rela Gempor Jalan Kaki

China Kirim 10.000 Robot Humanoid, Siap Gantikan Peran Manusia di Eropa dan Asia

Akhirnya Kena Juga, 60 Orang yang Mainin BBM dan LPG Subsidi Ditangkap

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka

TAGGED:bantuan khususheadlinemerawat anakorang tuapemerintahpemerintah singapurasingapura
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siswa SDN 1 Banjarejo Buat Totebag Jadi Karya Ecoprint
Next Article HUT ke-81 RI di Lapas Purwodadi: Ada Darah yang Dibagi dan Lingkungan yang Dibersihkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAKSI SIDANG--Kepala Desa Sidoluhur, Sudardi duduk di kursi roda saat bersaksi di sidang korupsi Bupati Pati, Sudewo, di Semarang, Senin (10/8/2026). (bae)

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo

TURNAMEN FREE FIRE--Pemain Free Fire sedang bertanding dalam Clash Squad 4V4 Tournament Warmindo Mayoritas, Sabtu (8/8/2026). (ist)

Kejutan Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas, SU HIGH Naik Podium Juara

NYARIS BENTROK--Massa pro versus kontra Sudewo berhadap-hadapan di dekat pengadilan, Senin (10/8/2026). (bae)

Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang

HUT ke-81 RI di Lapas Purwodadi: Ada Darah yang Dibagi dan Lingkungan yang Dibersihkan

KELUARGA - Ilustrasi keluarga yang merawat anak sekaligus orang tua (lansia). (ist)

Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Khusus untuk Keluarga yang Rawat Anak dan Lansia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ferry Irwandi.
Info

Drama ‘Si Paling 10 Miliar’ Tamat! Endipat Minta Maaf ke Ferry Irwandi

Desember 11, 2025
Info

Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara

April 10, 2026
Info

Varian Covid Cicada Muncul Lagi, Sudah Nyebar Ke Banyak Negara

April 3, 2026
Sepak Bola

Drama Dua Belas Penalti, Persibangga Angkat Trofi Jateng

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Khusus untuk Keluarga yang Rawat Anak dan Lansia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?