Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Omah Inessya, Cocok Buat Makrab sampai Liburan Keluarga di Lereng Merapi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Omah Inessya, Cocok Buat Makrab sampai Liburan Keluarga di Lereng Merapi

Liburan ke lereng Merapi ramai-ramai memang seru, tapi urusan cari tempat nginep kadang justru bikin kepala ikut mendaki. Belum lagi kalau rombongannya puluhan orang, maunya dekat destinasi wisata, ada kolam renang, parkir lega, sampai tempat nongkrong bareng.

T. Budianto
Last updated: Agustus 10, 2026 2:58 am
By T. Budianto
5 Min Read
Share
AREA BERKUMPUL: Suasana Omah Inessya, penginapan bergaya rumah tradisional di lereng Merapi, Sleman, yang dilengkapi kolam renang dan area berkumpul untuk menikmati waktu bersama. (Foto: bacaaja)
SHARE

BACAAJA, SLEMAN- Mencari tempat menginap untuk rombongan di kawasan lereng Merapi tak melulu soal kasur dan kamar. Akses menuju destinasi wisata, kolam renang, area parkir hingga ruang untuk berkumpul juga menjadi pertimbangan, terutama bagi rombongan mahasiswa, instansi maupun keluarga.

Salah satu tempat yang bisa menjadi pilihan adalah Omah Inessya, sebuah villa yang berada di Dusun Gondang Wetan, Desa Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Lokasinya berada tidak jauh dari sejumlah destinasi wisata unggulan di kawasan Merapi. Dari villa, wisatawan dapat menjangkau kawasan Plunyon, Kali Kuning, Museum Sisa Hartaku, hingga kawasan yang berkaitan dengan Mbah Marijan.

Untuk menuju lokasi, pengunjung bisa mencari patokan gapura sebelum bekas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan Kaliadem. Dari jalan utama, kendaraan kemudian diarahkan masuk menuju kawasan Gondang Wetan.

“Patokannya yang gapura sebelum TPR. Dari situ masuk ke kanan,” ujar Sudarno (57), bagian maintenance Omah Inessya, Minggu (9/8/2026).

Fasilitas Villa

Bukan sekadar tempat untuk bermalam, Omah Inessya juga menawarkan sejumlah fasilitas yang mendukung kegiatan rombongan. Di antaranya kolam renang, peralatan dapur yang cukup lengkap, hingga perangkat sound system yang dapat digunakan untuk kegiatan bersama.

Kolam renangnya memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter. Namun, tidak seluruh bagian kolam memiliki kedalaman tersebut. Terdapat bagian tepi yang lebih dangkal sehingga dapat digunakan anak-anak dengan tetap dalam pengawasan orang dewasa.

Villa ini juga memiliki empat kamar tidur. Selain kasur yang tersedia di kamar, terdapat pula beberapa ekstra bed yang dapat digunakan untuk menambah tempat tidur.

Secara keseluruhan, Omah Inessya dapat menampung sekitar 40 orang. Jumlah tersebut menjadi kapasitas yang dianggap paling nyaman, khususnya bagi rombongan instansi. “Kalau instansi biasanya 30 sampai 40 orang. Maksimal sekitar 40 orang,” kata Sudarno.

Karakter pengunjung yang datang ke Omah Inessya cukup beragam. Villa ini cukup sering digunakan mahasiswa untuk kegiatan malam keakraban (makrab). Rombongan pelajar SMA hingga instansi juga kerap memanfaatkannya sebagai tempat berkegiatan bersama.

Selain itu, villa tersebut juga terbuka untuk acara pernikahan maupun kegiatan rombongan lainnya. Urusan kendaraan pun tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Area parkir di sekitar villa mampu menampung sekitar 70 hingga 80 sepeda motor. Sementara untuk mobil, sekitar 10 kendaraan dapat masuk dan parkir di area dalam.

Jika jumlah mobil lebih banyak, area parkir tambahan di sekitar lokasi masih dapat dimanfaatkan. Bahkan, kendaraan bus ukuran medium masih bisa masuk menuju area villa.

Namun, bus berukuran besar disarankan parkir di luar karena kondisi akses dan tikungan menuju lokasi cukup terbatas. “Kalau bus medium masih bisa masuk. Kalau yang besar di luar, karena belok-beloknya sulit,” jelas Sudarno.

Reservasi

Dengan kapasitas dan fasilitas yang tersedia, Omah Inessya bisa menjadi pilihan bagi rombongan yang ingin menggabungkan agenda menginap dengan wisata di kawasan Merapi.

Tarif yang ditawarkan untuk menginap di villa tersebut yakni Rp3,5 juta per malam. Dengan kapasitas maksimal sekitar 40 orang, tempat ini dapat menjadi pilihan bagi rombongan yang ingin menggunakan villa secara bersama-sama.

Apalagi, lokasinya berada di kawasan yang dekat dengan sejumlah destinasi. Pengunjung bisa menjadikan villa sebagai titik singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke Plunyon, Kali Kuning, Museum Sisa Hartaku, maupun kawasan Kaliadem.

Untuk urusan konsumsi, pengelola Omah Inessya tidak secara khusus menyediakan layanan katering. Namun, pengunjung dapat diarahkan untuk mendapatkan konsumsi dari sejumlah penyedia makanan di sekitar kawasan, seperti Pondok Merapi maupun Bunda Merapi.

Sementara untuk kebersihan, kondisi villa disebut rutin dijaga dan dirawat. Dengan begitu, pengunjung bisa lebih nyaman selama menggunakan fasilitas yang tersedia.

Soal waktu pemesanan, calon penyewa disarankan tidak menunggu terlalu dekat dengan hari pelaksanaan. Umumnya, pemesanan dilakukan sekitar satu hingga dua bulan sebelum kegiatan.

Bahkan, untuk momen tertentu seperti malam tahun baru, pemesanan sudah bisa dilakukan jauh-jauh hari. “Biasanya satu bulan, dua bulan itu sudah mulai booking. Tahun baru saja sudah ada yang booking,” ujar Sudarno.

Bagi yang ingin mencari tempat untuk makrab, gathering, liburan keluarga, kegiatan instansi hingga acara bersama rombongan, Omah Inessya bisa menjadi salah satu pilihan penginapan di kawasan lereng Merapi. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, calon pengunjung dapat menghubungi admin Omah Inessya melalui nomor 0856-4357-6829.

Dengan tarif Rp3,5 juta per malam, kapasitas hingga sekitar 40 orang, kolam renang, fasilitas dapur, sound system, serta lokasi yang dekat dengan sejumlah destinasi wisata Merapi, Omah Inessya menawarkan tempat untuk berkumpul sekaligus beristirahat dalam satu lokasi. (dul-adv)

You Might Also Like

Lama di Jalan, Orderan Melayang

Sidang Kasus May Day Semarang, Polisi Tak Mampu Tunjuk Hidung Pelaku Kericuhan

Banjir Ngaliyan-Tugu, Peneliti Amerta: Kota Salah Ditata

Munir Gandeng Atal Depari, Resmi Daftar Jadi Caketum & Ketua DK PWI Pusat

Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih

TAGGED:bacaajaheadlinevilla keluargawisata merapi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menikmati Sejuknya Plunyon, Wisata Alam di Lereng Merapi
Next Article Kapal dari Tiongkok Bawa “Oleh-Oleh” 1,3 Ton Ketamine

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

NYARIS BENTROK--Massa pro versus kontra Sudewo berhadap-hadapan di dekat pengadilan, Senin (10/8/2026). (bae)

Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang

HUT ke-81 RI di Lapas Purwodadi: Ada Darah yang Dibagi dan Lingkungan yang Dibersihkan

KELUARGA - Ilustrasi keluarga yang merawat anak sekaligus orang tua (lansia). (ist)

Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Khusus untuk Keluarga yang Rawat Anak dan Lansia

Siswa SDN 1 Banjarejo Buat Totebag Jadi Karya Ecoprint

PADATI PENGADILAN - Massa pendukung dan kontra Bupati Pati nonaktif Sudewo, sama-sama memadati Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/8/2026). Potensi bentrokan antarmassa patut diwaspadai. (bae)

Sidang Sudewo Potensi Bentrok, Massa Pro dan Kotra Sama-sama Padati Pengadilan Tipikor Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Terpidana korupsi, Dheky Martin (baju batik) berdisi usai jadi saksi sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2026). (bae)
Hukum

Terpidana Dheky: Gus Miftah Terima Duit Rp100 Juta dari Korupsi DJKA

Juli 13, 2026
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Ekonomi

Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

Juni 22, 2026
Tampang Eks Camat Medan Maimun Almuqarrom Natapradja yang gunain kartu kredit pemerintah untuk judol hingga ludes Rp1,2 miliar. (Dok. Instagram Kecamatan Medan Maimun)
Hukum

Camat di Medan Judi Rp1,2 M Pakai Kartu Kredit Pemerintah, Sanksinya Cuma Copot Jabatan?

Januari 29, 2026
Warung Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kawasan Kota Lama Semarang, terbakar hebat, pada Rabu (27/8/2025).
Daerah

Rumah Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kota Lama Semarang Kobongan

Agustus 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Omah Inessya, Cocok Buat Makrab sampai Liburan Keluarga di Lereng Merapi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?