Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sampah Soloraya Bikin Investor AS Kepincut
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Sampah Soloraya Bikin Investor AS Kepincut

Tumpukan sampah yang selama ini jadi persoalan di Soloraya justru dilihat sebagai peluang oleh investor asal Amerika Serikat. Pemprov Jateng kini membuka jalan bagi investasi teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar ramah lingkungan demi mengejar target zero waste pada 2028.

T. Budianto
Last updated: Agustus 3, 2026 8:54 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, Senin (11/2/2026).
MENINJAU TPA: Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyambut rencana investasi perusahaan pengolahan limbah asal Amerika Serikat, Energy Three International (E3i), yang ingin menggarap proyek pengolahan sampah di kawasan aglomerasi Soloraya.

Menurut Luthfi, persoalan sampah di Soloraya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Meski sudah ada kesepakatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik untuk timbulan sampah baru, persoalan sampah lama dengan volume yang sangat besar masih membutuhkan solusi.

“Saya senang sekali ada investor dari Amerika Serikat yang akan masuk. Ini kalau bisa harus terealisasi dan bisa menyelesaikan permasalahan sampah di Soloraya,” kata Luthfi usai menerima perwakilan E3i, Medhat Omran, di kantornya, Senin (3/8/2026).

Baca juga: Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

Berdasarkan data Pemprov Jateng, kawasan Soloraya menghasilkan sekitar 2.944,55 ton sampah setiap hari. Namun, kapasitas pengelolaan yang ada saat ini belum mampu menangani seluruh timbulan sampah tersebut.

Karena itu, pemerintah mendorong pembangunan fasilitas Waste to Fuel berkapasitas sekitar 1.000 ton per hari yang nantinya melayani wilayah Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, hingga Klaten.

Luthfi menjelaskan, sejumlah kawasan aglomerasi di Jateng sebelumnya juga telah memiliki kerja sama pengolahan sampah. Kota Semarang dan Kabupaten Kendal, misalnya, sudah menandatangani nota kesepahaman dengan Danantara.

“Sudah ada beberapa daerah aglomerasi yang MoU pengolahan sampah, seperti Kota Semarang dan Kendal yang sudah dengan Danantara. Lalu Soloraya juga, tapi itu untuk sampah baru, sampah lama masih dicarikan investor,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng, Heru Djatmika mengatakan, proyek yang ditawarkan investor Amerika tersebut sejalan dengan target Jawa Tengah mencapai zero sampah pada 2028.

Calon Lahan

Menurutnya, lokasi proyek direncanakan berada di Boyolali. Saat ini sudah tersedia sekitar 20 hektare lahan dari total kebutuhan sekitar 25 hektare. “Soloraya itu sampahnya di atas 1.000 ton per hari. Investor ini masuk untuk waste to fuel. Nanti tempatnya di Boyolali, sudah ada lahan 20 hektare dari kebutuhan 25 hektare,” jelas Heru.

Sementara itu, perwakilan E3i ASEAN, Medhat Omran mengatakan, perusahaan yang diwakilinya bergerak di bidang investasi pengolahan limbah menjadi biofuel dan energi.

Ia optimistis proyek tersebut tidak hanya mampu mengurangi persoalan sampah di Soloraya, tetapi juga menghadirkan teknologi baru yang ramah lingkungan.

Baca juga: Sampah Jateng Tembus 6,4 Juta Ton Per Tahun, Baru 30 Persen Terurus

“Semoga proyek ini dapat terwujud di sini, yang akan bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Kita menggunakan teknologi baru dengan zero emission. Jadi, ini ramah lingkungan,” katanya.

Selain membantu mengurangi timbulan sampah, proyek tersebut diperkirakan membuka hampir 300 lapangan kerja sekaligus memperkuat posisi Indonesia, khususnya Jawa Tengah, dalam pengembangan energi hijau di tingkat global.

“Kami juga berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar fasilitas yang akan kita bangun, sehingga proyek ini akan bermanfaat bagi semua orang dalam banyak hal,” pungkas Medhat.

Sampah memang sering dianggap masalah. Tapi kalau dikelola dengan teknologi yang tepat, yang tadinya cuma menumpuk di TPA bisa berubah jadi energi, investasi, bahkan membuka lapangan kerja. Yang penting, jangan sampai rencana besarnya ikut menumpuk tanpa pernah benar-benar dijalankan. (tebe)

You Might Also Like

Fabiano Belum Habis! PSIS Rekrut Bek 43 Tahun

OTT Cilacap: Uang Diduga Hasil Peras Rp610 Juta Disiapkan Jadi “THR Pejabat”

DPR Minta Tambahan Biaya Kos & Tunjangan Beras Dalam RAPBN 2026

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

Ribuan Polisi Diturunkan Pantau Aksi Warga Pati Ramai-ramai Surati KPK, Apa Gak Berlebihan?

TAGGED:headlinepemprov jatengsampah jatengsolo raya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi: Jangan Cuma Lulus, Peserta PKN Harus Bawa Terobosan
Next Article Pemprov Jateng Luncurkan PAUD Emas, Cegah Bullying Sejak Usia Dini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Investor Australia Siapkan Investasi 350 Juta Dollar AS di Batang

Pemprov Jateng Luncurkan PAUD Emas, Cegah Bullying Sejak Usia Dini

Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, Senin (11/2/2026).

Sampah Soloraya Bikin Investor AS Kepincut

Luthfi: Jangan Cuma Lulus, Peserta PKN Harus Bawa Terobosan

Ilustrasi banjir yang menghanyutkan kayu gelondongan.

Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KAI Daop 4 Semarang resmi melepas perjalanan perdana KA Brumbung Cargo, di Stasiun Brumbung, Rabu (16/4/2026). KA Brumbung Cargo ini melayani rute Pasoso, Jakarta sampai Brumbung, Jawa Tengah, bolak-bali, dengan kapasitas angkut mencapai 800 ton. (ist)
Ekonomi

Bisa Angkut 800 Ton Sekali Jalan, KA Brumbung Cargo Resmi Beroperasi

April 17, 2026
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

Januari 31, 2026
Pendidikan

Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!

Juni 22, 2026
CUKAI - Ilustrasi pita cukai rokok. (ist)
Ekonomi

Layer Baru Cukai Rokok, Koalisi Sipil: Ini Bukan Solusi, Tapi Jalan Mundur

Januari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sampah Soloraya Bikin Investor AS Kepincut
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?