Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Jateng Luncurkan PAUD Emas, Cegah Bullying Sejak Usia Dini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemprov Jateng Luncurkan PAUD Emas, Cegah Bullying Sejak Usia Dini

Pemprov Jateng memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini melalui peluncuran Buku Pedoman dan Modul PAUD Emas sekaligus menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) untuk memperkuat pendampingan psikologis anak.

T. Budianto
Last updated: Agustus 3, 2026 9:01 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PELUNCURAN BUKU: Wagub Jateng, Taj Yasin menghadiri peluncuran Buku Pedoman dan Modul PAUD Emas serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bunda PAUD Jateng dan Fakultas Psikologi Undip di Horison Ultima Sentraland, Kota Semarang, Senin (3/8/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Peluncuran Buku Pedoman dan Modul PAUD Emas serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bunda PAUD Provinsi Jateng dan Fakultas Psikologi Undip berlangsung di Horison Ultima Sentraland, Kota Semarang, Senin (3/8/2026).

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan, pendidikan anak usia dini menjadi pondasi utama dalam membangun generasi yang berkarakter, cerdas, dan memiliki kemampuan beradaptasi sejak dini. Menurutnya, proses pendidikan tidak dimulai ketika anak masuk sekolah dasar, melainkan sejak lahir.

“Pendidikan itu dimulai sejak lahir. Tantangannya sekarang adalah bagaimana mengembangkan pendidikan, pendampingan, dan program yang tepat bagi anak-anak maupun pendidik di tingkat PAUD,” katanya.

Ia mengapresiasi lahirnya Modul PAUD Emas yang diinisiasi Bunda PAUD Provinsi Jateng bersama Dinas Pendidikan Jateng. Modul tersebut akan diterapkan sebagai proyek percontohan di empat desa pada empat kabupaten sebelum dikembangkan lebih luas.

Baca juga: PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

Selain itu, Taj Yasin menyambut baik kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat pendampingan psikologis bagi anak-anak sejak usia dini.

Ia mengungkapkan, pengalaman dalam Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) menunjukkan keterlibatan psikolog berhasil mengidentifikasi berbagai persoalan yang dialami anak, mulai dari perundungan (bullying), kekerasan, hingga persoalan psikologis lain yang membutuhkan pendampingan.

“Karena itu perlu ada terobosan, pencerahan, dan pendampingan. Kehadiran buku pedoman ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan PAUD yang bebas dari kekerasan dan bullying,” ujarnya.

Menurut Taj Yasin, pembelajaran di PAUD tidak boleh membebani anak dengan target akademik yang berlebihan. Sebaliknya, proses belajar harus berlangsung melalui aktivitas yang menyenangkan sehingga anak merasa nyaman dan senang berada di sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Sadimin mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Bunda PAUD Provinsi dengan Bunda PAUD kabupaten/kota dalam meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan anak usia dini.

Fondasi Penting

Ia menjelaskan, PAUD merupakan fondasi penting dalam membangun karakter, kemandirian, kemampuan berkomunikasi, kreativitas, hingga kesiapan anak memasuki pendidikan dasar.

“Penyelenggaraan PAUD tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satuan pendidikan. Dibutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi profesi, serta seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Menurut Sadimin, Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai penggerak, pengayom, sekaligus pemersatu berbagai potensi daerah agar setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang aman, inklusif, berkualitas, dan menyenangkan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Buku Pedoman PAUD Emas kepada Bunda PAUD desa lokasi proyek percontohan serta pemberian beasiswa bagi sejumlah lembaga PAUD.

Baca juga: Gerak Sunyi Nawal Yasin Bikin PAUD Jateng Naik Kelas

Sadimin berharap PAUD Emas berkembang menjadi gerakan bersama berbasis masyarakat dan desa untuk membangun ekosistem pendidikan yang berpusat pada kebutuhan anak sekaligus mendukung pelaksanaan program wajib belajar satu tahun prasekolah di Jateng.

Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD dan Kelompok Kerja (Pokja) PAUD kabupaten/kota memperkuat kolaborasi agar tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan usia dini akibat kendala ekonomi, sosial, geografis, maupun keterbatasan lainnya.

Dengan hadirnya modul baru, pendampingan psikolog, serta penguatan kolaborasi lintas sektor, Pemprov Jateng berharap pendidikan anak usia dini tidak hanya melahirkan anak yang cerdas, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan. (tebe)

You Might Also Like

Kiai Ubaid Rais Syuriah PWNU Jateng Geram, Aktivis dan Relawan Jadi Sasaran Teror

Tambah Waspada, Keripik Pisang Disemprot Narkoba Kejari Bogor Berhasil Musnahkan

Lipstick Effect, Saat Belanja Kecil Menopang Jalannya Ekonomi

Tarif 0% Produk Asal AS Ancam Kedaulatan Pangan Indonesia

Gerindra Jateng: Soal Sudewo, Tunggu KPK

TAGGED:bunda paud jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, Senin (11/2/2026). Sampah Soloraya Bikin Investor AS Kepincut
Next Article Investor Australia Siapkan Investasi 350 Juta Dollar AS di Batang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAPA LEBIH DEKAT - Dewan Komisaris PLN Icon Plus, Saifullah Mashum, bertemu dan berdialog langsung dengan insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah.

Sapa Lebih Dekat: Komisaris Dengarkan Aspirasi Insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah

KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (11//1/2026).
Info

Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi

Januari 11, 2026
Olahraga

KONI Jateng Gaspol: Bidik “Prestasi Emas 2032”

Desember 8, 2025
Info

Main Sore Berujung Luka, Tiga Bocah Buleleng Diserang Anjing Misterius

Juni 29, 2026
Ekonomi

Transaksi Soloraya Great Sale 2025 Tembus Rp10,3 Triliun

Juli 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Jateng Luncurkan PAUD Emas, Cegah Bullying Sejak Usia Dini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?