Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gas Melon Mendadak Seret, Pemkab Turun Cek
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gas Melon Mendadak Seret, Pemkab Turun Cek

Nugroho P.
Last updated: Agustus 2, 2026 1:07 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Gas Melon.
SHARE

BACAAJA, INDRAMAYU – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram mulai dikeluhkan warga Kabupaten Indramayu dalam sepekan terakhir. Selain makin susah didapat, harga gas subsidi itu di tingkat pengecer juga ikut merangkak naik hingga menyentuh Rp30 ribu per tabung.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan akan turun langsung ke lapangan untuk mencari tahu penyebab pasti kelangkaan yang terjadi.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perdagangan Diskopdagin Indramayu, Rifan Waluyo, mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab utama karena masih menunggu hasil pemantauan.

Monitoring dijadwalkan dilakukan bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Dari pengecekan itu, pemerintah ingin memastikan apakah persoalan muncul akibat distribusi, pasokan, atau faktor lainnya.

Menurut Rifan, ada dugaan tingginya konsumsi elpiji di kalangan petani ikut memengaruhi kondisi di lapangan. Musim kemarau membuat banyak petani harus memompa air untuk mengairi sawah.

Kini, sebagian petani disebut lebih memilih menggunakan gas elpiji sebagai bahan bakar mesin pompa air karena dinilai lebih hemat dibandingkan bensin.

Fenomena itu diduga membuat kebutuhan elpiji melonjak dalam waktu singkat. Apalagi, kekeringan yang terjadi membuat aktivitas penyedotan air meningkat hampir di banyak wilayah pertanian.

Rifan mengaku informasi tersebut juga diperoleh dari pengelola pangkalan elpiji yang menyebut kondisi kelangkaan sudah berlangsung sekitar tujuh hingga sepuluh hari terakhir.

Meski ramai diperbincangkan warga di media sosial, hingga kini Diskopdagin mengaku belum menerima laporan resmi terkait kelangkaan gas subsidi tersebut.

Meski begitu, pemerintah daerah tetap memilih bergerak cepat. Hasil monitoring nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

Pemeriksaan akan menyasar jalur distribusi mulai dari agen hingga pangkalan. Pemerintah ingin memastikan apakah penyaluran berjalan sesuai jadwal atau justru ada hambatan di lapangan.

Koordinator Daerah Hiswana Migas Kabupaten Indramayu, Asep Syaefudin, mengatakan pihaknya juga akan ikut mengecek kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, pengecekan diperlukan untuk mengetahui apakah ada keterlambatan distribusi, kendala teknis, atau faktor lain yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan gas.

Di sisi lain, Hiswana Migas memastikan pasokan elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Indramayu sejauh ini masih dalam kondisi normal. Tidak ada laporan gangguan dari agen terkait pengiriman maupun pengurangan alokasi.

Distribusi dari agen ke pangkalan juga disebut tetap berjalan sesuai jadwal. Karena itu, hasil monitoring diharapkan bisa mengungkap penyebab sebenarnya sekaligus menjadi dasar mencari solusi agar gas melon kembali mudah didapat warga dengan harga yang wajar. (*)

You Might Also Like

Ada Batu Nisan Bertulis Prabowo-Gibran Terinjak di Jalanan Semarang

Kalah Kelas, Tim Garuda Tumbang 0-6 di Osaka

Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap

Bocah 17 Tahun Pecahkan Rekor Timnas

Penerima Bisyaroh Semarang Melonjak 52 Persen, Siapa Saja yang Kebagian?

TAGGED:gas 3 kgGas melonindramayu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Naik Pesawat? Jangan Asal Bawa Power Bank
Next Article Tebang Pohon Sembarangan, Siap Ganti Seribu Pohon

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Voli Semarang Pulang Bawa Perak dan Perunggu

Catat! Ini Syarat Pekerja yang Terima BSU 2026, Gaji Maksimal Rp 3,5 Juta

Dua Atlet Meninggal Saat Porprov, Pengamat Soroti Persiapan dan Manajemen Risiko

Penerima Bisyaroh Semarang Melonjak 52 Persen, Siapa Saja yang Kebagian?

APBD 2027 Bukan Uang Pribadi, Sekda Jateng Ingatkan Pejabat Jangan Nekat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Walikota Semarang Iswar Aminudin saat menjadi inspektur upacara Hari Perhubungan Nasional di halaman Balaikota Semarang, Kamis (19/9/2025). Foto: dok.
DaerahEkonomi

Semarang Gaspol Wujudkan Transportasi Inklusif, Ekonomi Tumbuh Rakyat Nyaman

September 21, 2025
Penanmpilan eks-gelandang PSIS Semarang Evan Dimas bikin pangling dengan tubuh kurus dan wajah tirusnya.
Sepak Bola

Penampilan Evan Dimas Eks-Gelandang PSIS Semarang Bikin Pangling: Wajah Tirus, Badannya Kurus

Juni 9, 2025
FGD PW ISNU Jateng dan PC ISNU se-Jateng di Hotel Atria, Magelang.
Info

ISNU Jateng Tancap Gas! Susun 3 Prioritas Utama, Bikin Sarjana NU Makin Berdampak

November 2, 2025
Info

Pasar Belik Pemalang Lagi-Lagi Dilalap Api

Agustus 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gas Melon Mendadak Seret, Pemkab Turun Cek
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?