Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prabowo Absen di Acara Zikir dan Doa Kebangsaan, Ada Apa?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Prabowo Absen di Acara Zikir dan Doa Kebangsaan, Ada Apa?

Nugroho P.
Last updated: Agustus 2, 2026 6:22 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto urung menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8) malam. Meski begitu, rangkaian acara tetap berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri para tokoh agama, pejabat, dan masyarakat.

Kabar batalnya kehadiran Prabowo disampaikan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka acara. Ia mengatakan Presiden sebenarnya ingin hadir bersama para peserta.

Namun, menurut Nasaruddin, Prabowo harus menjalankan agenda kenegaraan yang tidak bisa ditinggalkan. Karena itu, Presiden menitipkan salam hormat kepada seluruh tamu yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Beliau sangat berkeinginan hadir bersama kita malam ini, tetapi ada tugas kenegaraan yang sangat penting sehingga tidak bisa datang,” ujar Nasaruddin dalam sambutannya.

Selain menyampaikan salam Presiden, Nasaruddin mengajak seluruh peserta menjadikan momen doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang bangsa Indonesia hingga memasuki usia kemerdekaan ke-81.

Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Karena itu, rasa syukur harus terus diwujudkan lewat doa dan menjaga persatuan bangsa.

Menurutnya, doa kebangsaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Nasaruddin juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir memenuhi kawasan Monas. Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama membawa keberkahan bagi bangsa dan negara.

Acara Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi salah satu rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus.

Dalam kegiatan tersebut, enam pemuka agama memimpin doa secara bergantian sesuai keyakinan masing-masing. Kehadiran tokoh lintas agama menjadi simbol kuatnya toleransi dan persatuan di Indonesia.

Pemerintah berharap kegiatan ini dapat mempererat semangat kebangsaan sekaligus mengingatkan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersama-sama membangun negeri.

Meski tanpa kehadiran Presiden secara langsung, jalannya acara tetap berlangsung lancar. Ribuan peserta yang memadati Monas mengikuti zikir dan doa bersama dengan penuh khusyuk sebagai wujud syukur sekaligus harapan agar Indonesia terus diberi kedamaian, kemajuan, dan persatuan. (*)

You Might Also Like

Masih Ada 22 Ribu Tiket Kereta Api! Arus Balik Semarang–Jakarta Belum Penuh

Investor Singapura Bidik Pendidikan dan SDM Jateng

Lupa Niat Puasa, Siang Masih Bisa Nggak Ya?

Hari Raya Imlek: Narapidana Nusakambangan Terbanyak Penerima Remisi

Niat Bajaj Maxride Hadir di Solo Bukan Saingin Ojol, tapi Bikin Transportasi Makin Inklusif

TAGGED:menteri agamaPrabowoprabowo subiantozikir dan doa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ratusan Hakim Langgar Kode Etik, Perlu Mutasi Besar-besaran
Next Article Sikidang Dieng, Liburan Tipis-tipis Rasa Petualangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Halte Buah Jepang, Cantik dan Penuh Cerita

Saung Ciburial, Liburan Asyik Rasa Kampung

TANGKAP KURIR SABU - Petugas dari Bareskrim Polri mencegat bus penumpang di Tol Pekalongan, untuk menangkap kurir sabu yang membawa kiriman 100 gram sabu-sabu. (ist)

Bareskrim Mendadak Cegat Bus di Tol Pekalongan Bikin Kaget Penumpang, Ternyata Incar Kurir Sabu 100 Gram

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Ihwal Banyak Mal Bangun Pagar Tinggi, Pramono Anung: Bongkar Saja, Jakarta Lebih Butuh Banyak Pohon

Modal Rp 26 Ribu, Tembus Thailand-Malaysia Naik Kereta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.
Nasional

Ramai Kenapa Banjir Bandang Besar di Sumatera Tak Masuk Bencana Nasional, Ini Jawaban Tito Karnavian

Desember 2, 2025
Pendidikan

Taman Baca & Pusat Difabel Bakal Dapat “Payung Hukum”

November 8, 2025
Info

Nataru Boleh Libur, Layanan Kesehatan Semarang Nggak Ikut Cuti

Desember 22, 2025
Ilustrasi kendaraan taktis (rantis) Baracudda milik Polri, dengan pengawalan ketat Brimob.
Hukum

Polisi Geledah Lokasi ke-13, Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Brimob

Juli 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prabowo Absen di Acara Zikir dan Doa Kebangsaan, Ada Apa?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?