Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral Dugaan Pelecehan Seksual Online, Kampus Undip Bergerak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Online, Kampus Undip Bergerak

Nugroho P.
Last updated: Juli 16, 2026 4:51 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi pelecehan seksual. ist
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Dugaan pelecehan seksual secara daring yang menyeret seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) menjadi sorotan di media sosial. Pihak kampus memastikan laporan tersebut sedang diproses melalui mekanisme yang berlaku.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah unggahan di platform X menyebut seorang mahasiswa diduga melakukan pelecehan terhadap beberapa perempuan melalui media sosial dan aplikasi pesan instan.

Dalam unggahan yang beredar, terduga pelaku disebut kerap mengirim komentar bernada seksual melalui Instagram, menanggapi unggahan korban dengan kalimat yang dianggap tidak pantas, hingga mengomentari fisik mereka.

Tak hanya itu, pelaku juga diduga beberapa kali menghubungi korban melalui WhatsApp secara berulang dan mengirim foto sekali lihat yang disebut bermuatan tidak pantas.

Unggahan tersebut memicu banyak respons dari warganet. Beberapa di antaranya mengaku perilaku serupa disebut telah berlangsung sejak terduga pelaku masih duduk di bangku sekolah.

Menanggapi ramainya perbincangan itu, Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan mahasiswa Undip.

Meski demikian, Nurul menegaskan seluruh informasi yang beredar masih dalam tahap verifikasi. Kampus belum mengambil kesimpulan sebelum proses penelusuran selesai dilakukan.

Menurutnya, berdasarkan informasi awal, dugaan peristiwa tersebut terjadi di luar lingkungan kampus dan tidak berkaitan dengan kegiatan akademik maupun Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Meski berlangsung dalam ranah pergaulan pribadi melalui media daring, Undip tetap memproses laporan tersebut melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK).

Pihak kampus menyatakan penanganan kasus dilakukan secara objektif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta perlindungan terhadap seluruh pihak yang terlibat.

Undip juga kembali menegaskan komitmennya untuk tidak memberi toleransi terhadap segala bentuk kekerasan, termasuk dugaan kekerasan seksual yang melibatkan sivitas akademika.

Selain kasus tersebut, Nurul mengungkapkan laporan lain yang melibatkan seorang terduga pelaku perempuan berinisial CAR terhadap korban perempuan juga sedang memasuki tahap verifikasi.

Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap kedua laporan masih berjalan. Kampus belum mengumumkan hasil ataupun langkah lanjutan sebelum seluruh proses verifikasi selesai dilakukan. (*)

You Might Also Like

Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

Beda Hasil Tes Urine Robig Zaenudin: Polda Bilang Positif, Lapas Negatif, Mana yang Valid?

Peneliti Puskampol: Polisi Jangan Asal Konpers, Buka Bukti Kematian Iko Unnes

Drama Hukum di Medan: Korban Pencurian Jadi Tersangka, Polisi Bilang Begini

Uang Rumah Sakit Raib Diam-Diam, Pegawai Boyolali Main Judi Online

TAGGED:onlinepelecehan seksualundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kemarau Belum Puncak, Pemprov Sudah Guyur 3,2 Juta Liter Bantuan Air Bersih
Next Article Kurir Dipukuli, Gudang J&T Kebumen Diserbu, Paket Pelanggan Ikut Raib

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PKL SIMPANG LIMA - Pembeli sedang membeli dagangan di lapak PKL Simpang Lima Semarang, turut Jalan Ahmad Yani, Senin (31/8/2026). (dul)

Derita PKL Simpang Lima: 35 Tahun Jualan, Namanya Hilang dari Daftar Relokasi

AMBRUK SAAT DIRESMIKAN - Jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, ambruk saat diresmikan Bupati Citra Pitriyami, Minggu sore (30/8/2026).

Heboh! Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk saat Diresmikan Bupati

Portal Malioboro Bikin Lansia Kesusahan Melintas

Kondisi lapak pedagang di kawasan Simpang Lima Semarang yang masih sepi pembeli, Senin (31/8/2026). (dul)

PKL Simpang Lima Direlokasi Enam Bulan, Katanya Mau Ditata Ulang

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Rating Prabowo Jeblok, Gerindra Sentil Bakom RI Pimpinan Qodari: Rp1,9 Triliun Buat Apa?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kocak, Dikira Brankas, Ternyata Oven: Penggeledahan KPK Bikin Geger Warga

Maret 30, 2026
Mantan Bupati Karanganyar yang kini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Juliyatmono.
Hukum

Anggota DPR RI dari Golkar Eks Bupati Karanganyar Disebut Nikmati Duit Proyek Masjid Agung

Februari 24, 2026
Hukum

Nggak Perlu Panik, Nyanyi Indonesia Raya Itu Gratis Kok!

Agustus 19, 2025
MINTA TRANSPARANSI - Sejumlah mahasiswa di Semarang geruduk Kejati Jateng, tagih transparansi pengusutan kasus korupsi dan TPPP bekas Jampidsus Febrie Ardiansyah, Selasa (14/7/2026). (dul)
Hukum

Desak Transparansi Kasus Eks-Jampidsus Febrie Adriansyah, Mahasiswa Geruduk Kejati Jateng

Juli 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral Dugaan Pelecehan Seksual Online, Kampus Undip Bergerak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?