Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa

R. Izra
Last updated: Juli 15, 2026 3:20 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SAKSI SIDANG--Camat Margorejo, Kabupaten Pati, Priyono Arief Fandillah (batik hijau pojok kanan) bersaksi di sidang korupsi terdakwa Sudewo, Rabu (15/7/2026). (bae)
SAKSI SIDANG--Camat Margorejo, Kabupaten Pati, Priyono Arief Fandillah (batik hijau pojok kanan) bersaksi di sidang korupsi terdakwa Sudewo, Rabu (15/7/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Camat Margorejo, Kabupaten Pati, Priyono Arief Fandillah, berputar-putar dan berbelit saat menjawab pertanyaan jaksa KPK soal isu mahar pengisian perangkat desa di era Bupati Sudewo.

Jaksa terus mengejar dari mana asal isu tarif jadi perangkat desa Rp125 juta sampai Rp165 juta, yang sempat ramai beredar. Priyono pun mengaku cuma dengar cerita dari Kepala Desa Banyuurip, Sugito.

“Saya dengar dari kades yang menyampaikan,” ujarnya saat bersaksi di sidang terdakwa Sudewo, Bupati Pati nonaktif, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (15/7/2026).

Bacaaja: Ratusan Pendukung Minta Sudewo Dibebaskan
Bacaaja: Terpidana Dheky: Gus Miftah Terima Duit Rp100 Juta dari Korupsi DJKA

Dicecar lebih jauh, Priyono buru-buru menegaskan kalau itu cuma isu. Dia mengaku langsung mengecek kabar tersebut ke Dispermades Pati.

“Saya cek ke Dispermades, tidak ada,” katanya.

Jaksa belum berhenti. Priyono kembali ditanya apa yang dia lakukan setelah mendengar isu itu. Camat tersebut mengatakan dirinya langsung mengingatkan para kepala desa agar tidak ikut meniupkan kabar yang belum jelas asal-usulnya.

“Saya sampaikan, isu itu saya kroscek tidak benar. Mohon jangan dihembuskan karena bisa membuat situasi tidak kondusif,” ujarnya.

Pertanyaan berikutnya makin mengerucut. Jaksa menanyakan peran bupati dalam pengisian perangkat desa.

Priyono menjawab kepala daerah memiliki kewenangan salah satunya memberikan surat rekomendasi.

Lalu jaksa menembak pertanyaan paling sensitif: apakah uang itu memang ditujukan untuk mendapatkan jabatan perangkat desa? Priyono membenarkan kalau isu yang didengarnya mengarah ke sana.

Meski begitu, ia buru-buru memberi catatan. “Benar, tapi hanya mendengar dari Pak Sugito,” ucapnya.

Sidang ini merupakan bagian dari perkara dugaan pungutan liar pengisian perangkat desa yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo. Jaksa mendakwa ada aliran uang Rp2,495 miliar dari sejumlah calon perangkat desa. (bae)

You Might Also Like

Kawasan Atas Berubah Jadi Hutan Beton, Warga Semarang Khawatir Tambah Sering Kebanjiran

Bayi Alena Meninggal di Usia 28 Hari: Sempat Kritis, Diduga Diberi Telur Mentah Sang Nenek

Pengamat: ‘Perang’ Antaraparat Untungkan Publik, tapi Bikin Was-was

Luthfi: Bank Jateng Jangan Cuma Simpan Uang, UMKM Harus Dibikin Naik Kelas

BREAKING NEWS: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Langsung Digiring ke Jakarta

TAGGED:bupati paticamat margorejoheadlinepatisudewotarif perangkat desa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BUKAN SEKADAR LAYANAN INTERNET - Tak sekadar menghadirkan layanan internet berbasis fiber optik, ICONNET juga ingin menjadi bagian dari berbagai aktivitas masyarakat. PLN Icon Plus Perkuat Customer Experience melalui ‘Nobar Gembira ICONNET’ di Semarang
Next Article GOAT - Legenda Italia, Roberto Baggio, menempatkan Lionel Messi sebagai GOAT, pesepak bola terbaik sepanjang masa. No Debat! Roberto Baggio Tempatkan Messi Lebih Baik dari Pele dan Maradona

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Indonesia Tidak Kekurangan Pasar Halal

Pemprov Lanjutkan Program Listrik Gratis

Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) cum Pembina YPLP PT PGRI Semarang, Dr Muhdi. (dul)

UPGRIS bakal Buka Fakultas Kedokteran? Muhdi: Mudah-mudahan Segera Kita Realisasikan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Foto: Ist)

Agustina Ajak Warga Tengok Perjuangan 81 Tahun Silam

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gus Mus hingga Wantimpres Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

17 Motor Diamankan, Polisi Sisir Lokasi Balap Liar Banjarnegara

Oktober 12, 2026
Info

Semarang Masuk Smart City ASEAN, Agustina: Jangan Kebanyakan Aplikasi, Warga Malah Bingung

Juni 21, 2026
Merlion, ikon negara Singapura.
Tumbuh

Singapura Negara Terkaya Nomor 1 Dunia, Indonesia? Sama Malaysia Aja Kalah Jauh

September 23, 2025
Politik

Megawati Hadiri Rakernas Hari Kedua

Januari 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?