Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Hobi Jadi Cuan: Pemprov Siapin Guide Gunung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dari Hobi Jadi Cuan: Pemprov Siapin Guide Gunung

Naik gunung sekarang bukan cuma soal healing atau cari sunrise buat konten. Di Jateng, tren ini lagi “diseriusin”, bukan buat gaya-gayaan tapi jadi peluang kerja beneran. Yup, dari yang tadinya cuma hobi nanjak, sekarang bisa naik level jadi profesi dengan bayaran lumayan.

T. Budianto
Last updated: April 19, 2026 1:18 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SIMAK MATERI: Para peserta pelatihan Pemandu Wisata Gunung (PWG) menyimak materi dari instruktur. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng lagi gaspol buka peluang kerja lewat sektor wisata alam. Salah satu langkah konkretnya: bikin pelatihan Pemandu Wisata Gunung (PWG).

Program ini nggak main-main. Tahun ini, pelatihan digelar dengan kombinasi teori dan praktik, termasuk langsung turun ke jalur pendakian Perantunan, Gunung Ungaran, pada 17-18 April. Dari 250 pendaftar, cuma 16 orang yang lolos. Kompetitif banget, kayak seleksi masuk tongkrongan elit.

Peserta sebelumnya digembleng di Balai Latihan Kerja (BLK) Jasa Pariwisata. Total durasi pelatihan tembus 100 jam, sistemnya juga asrama. Jadi bukan sekadar belajar, tapi “hidup” jadi calon guide beneran.

Menurut Hamid Adityawarman dari BLK Jateng, tujuan program ini jelas: mencetak pemandu gunung yang nggak cuma modal nekat dan pengalaman, tapi punya standar kompetensi nasional alias SKKNI.

Baca juga: Gunung Slamet Makin Hangat, Pendaki Diimbau Jaga Jarak Aman

Menariknya, pelatihan ini juga digandeng sama Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP. Artinya, lulusan program ini nggak cuma “diakui tongkrongan”, tapi juga resmi secara profesional.

Dan memang, demand-nya lagi tinggi. Ketua APGI Jateng, Lazuardi bilang, kalau tiap tahun ada sekitar 900 ribu pendaki di 15 gunung di Jateng. Tapi jumlah guide profesional? Baru sekitar 160 orang. Jomplang banget.

Estimasi Pendapatan

Soal cuan, jangan diremehkan. Seorang pemandu bisa kantongi Rp350 ribu sampai Rp650 ribu per hari. Lumayan banget buat kerja yang “kantornya di alam”.

Banyak juga peserta yang punya cerita menarik. Salah satunya Endang Pratiwi, yang awalnya cuma porter. Dia ikut pelatihan ini biar bisa naik kelas jadi pemandu.

Ada juga Mufni dari Pemalang, yang sebelumnya aktif di wisata Sungai Elo. Buat dia, pelatihan ini bukan cuma soal skill, tapi juga soal berbagi pengalaman ke para pendaki.

Materi yang diajarkan juga lengkap, mulai dari navigasi, survival, pelayanan tamu, sampai pengetahuan flora-fauna dan budaya lokal. Jadi bukan cuma jago naik, tapi juga ngerti “cerita” di balik gunung.

Baca juga: Tragedi di Rinjani, Kementerian Pariwisata Tegaskan SOP Wajib Ditegakkan

Program ini juga nyambung sama roadmap Pemprov Jateng: 2025 fokus infrastruktur, 2026 swasembada pangan, dan 2027 digadang jadi tahun pariwisata dan ekonomi syariah. Jadi sektor wisata memang lagi dipoles serius.

Di saat sebagian orang masih debat kerja harus “kantoran atau WFH”, Jateng malah nawarin opsi lain: kerja di gunung, tapi tetap berstandar nasional. Bedanya tipis, kalau yang lain naik karier pelan-pelan, yang ini sekalian naik gunung… tapi dibayar. (tebe)

You Might Also Like

Mengerikan! Detik-detik Ojol Tewas Dilindas Mobil Lapis Baja Brimob, Pelaku Kabur ke Mako

Ya Allah… Bus Umrah Mendadak Terbakar, Jemaah Selamat Tapi Barang Ludes

Bus ALS Tabrak Truk BBM, Api Langsung Lahap Belasan Penumpang

Prabowo Minta Bersabar Soal Menteri Polkam & Menpora, “Biar Kalian Ada Semangat!”

Pengakuan Teman Kuliah Jokowi di UGM: Saya Tidak Tahu Ada Jurusan Teknologi Kayu, Skripsi Saya Ekonomi Manajemen

TAGGED:BLK jatengheadlinepemandu gunungpemprov jatengpendakian gunung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jumlah Pedagang Bakso di Jateng Tembus 17 Ribu
Next Article Ganjar Pranowo menjadi pembicara dalam seminar nasional di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda. Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAHANAN KASUS KORUPSI - Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijo, ditahan terkait kasus korupsi BUMD Cilacap. Widi menjadi ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2014. (ist)

Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap

Jateng Kejar 970 Ribu Hektare Lahan Hijau

Zamzam Disembunyiin Pakai Lakban, Tetap Ketahuan Mesin Bandara, Gak Usah Bawa Deh…

Preman Sok Jago Tendag Wanita Hamil Sampai Kesakitan

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Prodi Ini Diburu Orang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Klaten mewakili Bupati KLaten Hamenang saat sosialisasi penggunaan Trap Barrier System pada lahan tanam padi. Foto: dok/humas
Daerah

Inovatif! Petani Klaten Usir Tikus Pakai TBS, Panen Padi Aman Lagi

September 20, 2025
Unik

Kuota Terbatas, Kota Semarang Butuh Tambahan SLB Negeri

Juni 23, 2025
Info

Ribuan Warga Mengungsi, Hujan Deras Bikin Sukabumi Kewalahan

Oktober 29, 2025
Info

MBG: Keren di Konsep, “Anyep” di Lapangan, Akademisi Spill Masalahnya

April 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Hobi Jadi Cuan: Pemprov Siapin Guide Gunung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?