Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BTC Solo Kian Sepi, DPRD Jateng Minta Pedagang Online dan Mobile Ditata
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

BTC Solo Kian Sepi, DPRD Jateng Minta Pedagang Online dan Mobile Ditata

Toko masih buka, kios masih terisi, tapi pembeli makin jarang mampir. Itulah potret yang kini dialami Beteng Trade Center (BTC) Solo.

T. Budianto
Last updated: Juli 15, 2026 8:46 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGI BTC: Anggota Komisi B DPRD Jateng melihat-lihat situasi Beteng Trade Center (BTC) Solo saat melakukan kunjungan, beberapa waktu lalu. (Foto: Setwan Jateng)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Sepinya aktivitas jual beli di Beteng Trade Center (BTC) Kota Surakarta menjadi sorotan Komisi B DPRD Jateng. Lesunya transaksi dinilai tak lepas dari perubahan pola belanja masyarakat yang kini lebih banyak beralih ke platform online dan maraknya pedagang bermobil.

Saat menerima kunjungan Komisi B DPRD Jateng, Senin (13/7/2026), pihak pengelola BTC mengakui kondisi pusat perbelanjaan tersebut belum kembali bergairah.

Pengelola BTC, Tiara, mengatakan dari sekitar 1.500 kios yang tersedia, baru sekitar 800 kios yang terisi. Jumlah pedagang aktif berkisar 500 hingga 600 orang, karena sebagian pedagang memiliki lebih dari satu kios.

Baca juga: Kabar Gembira buat Ojol dan Pekerja Lepas, DPRD Jateng Setujui Raperda Perlindungan Pekerja Informal

“Namun, kendalanya sekarang sepi karena sistem penjualan online,” ujar Tiara didampingi Ketua Paguyuban Pedagang BTC, Nazarudin. Menurut Nazarudin, tantangan pedagang tidak hanya datang dari marketplace, tetapi juga dari tren pedagang yang berjualan menggunakan mobil di berbagai lokasi.

Ia menilai pola usaha tersebut membuat persaingan menjadi tidak seimbang. Sebab, pedagang bermobil tidak dibebani biaya operasional seperti sewa kios, listrik, maupun gaji karyawan, sehingga dapat menjual barang dengan harga lebih murah dibanding pedagang yang menetap di pusat perbelanjaan. “Pedagang kios masih menanggung biaya-biaya itu sehingga sulit bersaing dari sisi harga,” katanya.

Libatkan OPD

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng, Endro Dwi Cahyono menilai perlu ada penataan yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Menurutnya, pemerintah harus mampu menciptakan iklim usaha yang adil bagi seluruh pelaku usaha, baik pedagang yang menempati kios maupun pedagang yang berjualan secara mobile.

“Dari kondisi itu, Komisi B merasa perlu untuk membahas soal penataan. Pembahasan tersebut perlu dilakukan bersama OPD terkait,” ujar Endro. Ia menegaskan, perhatian tidak hanya diberikan kepada pedagang BTC, tetapi juga pusat-pusat perbelanjaan lain di Jateng yang menghadapi persoalan serupa.

Baca juga: Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong

Harapannya, pedagang di pusat perbelanjaan tetap dapat bertahan, sementara pedagang bermobil juga memperoleh ruang usaha yang tertata dengan baik sehingga keduanya bisa berkembang secara berdampingan.

Cara orang berbelanja memang berubah mengikuti zaman. Tapi ketika toko sepi bukan karena barangnya kalah bagus, melainkan aturan mainnya belum seimbang, yang dibutuhkan bukan sekadar diskon, melainkan penataan yang membuat semua pedagang punya peluang yang sama. (tebe)

You Might Also Like

Ketika “Seragam” Ikut Terseret Kasus Pabrik Narkoba

Pecinan Naik Kelas, Kini Jadi Desa Wisata

Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

KPK Klaim Selamatkan Duit Daerah, Angkanya Tembus Triliunan, Banyak Juga Bos?

Viral Aksi Buang Kucing di Jembatan Kartini Semarang, Polisi Gercep Amankan Pelaku

TAGGED:headlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article NOBAR GEMBIRA - Melalui Nobar Gembira ICONNET, PLN Icon Plus menghadirkan suasana kebersamaan yang menyenangkan bersama pelanggan, karyawan, dan masyarakat. Nobar Gembira ICONNET, Cara PLN Icon Plus Bikin Nonton Bola Makin Seru
Next Article Semifinal Beraroma Dendam Lama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Penggaron Kidul Gotong Royong Naik Kelas

Mau Dapat Bansos 2027? Warga Diminta Cek Data Lewat Portal Perlinsos

Warga Binaan Lapas Purwodadi Diajak Jauhi Narkoba

Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi, saat memberi sambutan dalam wisuda UPGRIS, Selasa (13/10/2026).

PGRI Jateng: Pemerintah Bakal Rekrut 955 Ribu Guru pada 2027-2029

BENTROK WARGA JEPANG - Polisi mengamankan 25 orang DC setelah terlibat bentrok dengan warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/19/2026).

Pecah! Warga Jepang Bentrok dengan 25 Debt Collector di Kudus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basar Yanuarso.
Hukum

Anak Jadi Korban Daycare Jogja, IDAI Bergerak Fokus Pulihkan Trauma & Kawal Kasus

April 30, 2026
Daerah

Infrastruktur Jadi Prioritas, Pemprov dan DPRD Jateng Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

September 29, 2026
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI Ke-4 Masa Persidangan I. Foto: dok.
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Dimulai! DPR dan Musisi Siap Gaspol Lindungi Hak Kreator

Agustus 26, 2025
KASUS TPPU--Tim jaksa penuntut umum (sisi kiri) mengikuti sidang kasus TPPU dengan terdakwa Gus Yazid (kemeja hijau), di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)
Hukum

Jaksa Tak Terima Gus Yazid Dihukum Ringan Setahun Bui, Nyatakan Banding

September 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BTC Solo Kian Sepi, DPRD Jateng Minta Pedagang Online dan Mobile Ditata
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?