Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Investor Singapura Bidik Pendidikan dan SDM Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Investor Singapura Bidik Pendidikan dan SDM Jateng

Jateng kembali dilirik investor asing. Kali ini bukan sekadar soal membangun pabrik, tetapi juga membuka jalan bagi kolaborasi pendidikan, pelatihan tenaga kerja, hingga pertukaran mahasiswa.

T. Budianto
Last updated: Juli 14, 2026 6:59 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TEMUI GUBERNUR: Executive Chairman IOA Global Pte Ltd, Daryl Tan Chen Ming bertemu Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur, Semarang, Selasa (14/7/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Perusahaan nirlaba asal Singapura, Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd mulai menjajaki kerja sama jangka panjang dengan Pemprov Jateng.

Tak hanya membawa peluang investasi manufaktur berteknologi tinggi, kolaborasi ini juga menyasar pendidikan vokasi, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Executive Chairman IOA Global Pte Ltd, Daryl Tan Chen Ming mengatakan, kunjungan delegasi ke Jateng menjadi langkah awal untuk memetakan peluang kerja sama bersama jaringan mitra mereka di Fujian dan Xiamen, Tiongkok.

“Pertemuan ini masih merupakan kunjungan awal. Nantinya, mitra-mitra kami akan datang pada Oktober sehingga kita bisa memfinalisasi apa saja yang perlu dikerjakan bersama,” ujar Daryl saat bertemu Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur, Selasa (14/7/2026).

Salah satu mitra yang akan dibawa merupakan perusahaan manufaktur sepatu berteknologi tinggi asal Tiongkok yang serius menjajaki pembangunan fasilitas produksi di Jateng.

Baca juga: Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

Selain itu, IOA Global juga berencana menghadirkan investor dari Tiongkok dan sejumlah negara Eropa untuk melihat langsung potensi kawasan industri, kesiapan tenaga kerja, dukungan pemerintah, hingga proses perizinan di Jateng.

“Ini merupakan komitmen dan proyek jangka panjang yang sedang kami jajaki. Bukan hanya dalam investasi, tetapi juga pendidikan,” katanya. Menurut Daryl, Provinsi Fujian memiliki banyak industri manufaktur berteknologi tinggi yang berpotensi dikembangkan di Jateng sekaligus menjadi sarana transfer teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tak berhenti di sektor industri, IOA juga ingin memperluas kerja sama di bidang pendidikan. Mahasiswa di Jateng berpeluang mengikuti pendidikan maupun pelatihan di Tiongkok, sementara tenaga ahli dari negeri tersebut dapat datang untuk memberikan pelatihan teknologi terbaru.

Daryl mengungkapkan keluarganya telah mengelola sekitar 120 sekolah dan perguruan tinggi di Xiamen selama lebih dari satu abad. Pengalaman itu diharapkan menjadi pintu masuk kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Jateng melalui program pertukaran mahasiswa, dosen, hingga berbagi pengetahuan.

“Saya kira kerja sama pendidikan akan membawa kedua wilayah ke tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan ini juga merupakan rencana jangka panjang yang bisa dilakukan oleh kedua wilayah,” jelasnya.

Kedekatan Budaya

Sementara itu, Chief Executive IOA Global Pte Ltd, Razali Ramli menilai, Jateng memiliki kedekatan budaya dengan masyarakat Fujian sehingga dinilai lebih mudah menarik minat investor dari wilayah tersebut.

“Budayanya memiliki banyak persamaan. Jadi lebih mudah bagi masyarakat maupun pengusaha dari Provinsi Fujian untuk datang ke sini karena terdapat elemen-elemen yang lebih mereka pahami dibandingkan daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan, Pemprov siap memberikan kepastian hukum, pendampingan, keamanan, serta mempercepat proses perizinan bagi calon investor.

Ia juga menawarkan berbagai kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Menurut Luthfi, sektor industri padat karya tetap menjadi prioritas karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Kesiapan SDM juga didukung sekitar 1.500 sekolah vokasi, politeknik, dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang diarahkan agar selaras dengan kebutuhan industri. “BLK kita ini untuk menjamin keterampilan tenaga kerja agar bisa diterima di perusahaan,” kata Luthfi.

Baca juga: Anindya Bakrie Apresiasi Iklim Investasi Jateng

Berdasarkan data Pemprov Jateng, total investasi Singapura sepanjang 2022 hingga Triwulan I 2026 mencapai Rp32,158 triliun, menjadikan negara tersebut sebagai investor terbesar kedua di Jateng.

Khusus pada Triwulan I 2026, Singapura bahkan menjadi penyumbang investasi asing terbesar dengan nilai Rp3,333 triliun atau sekitar 25,8 persen dari total penanaman modal asing.

Investor boleh datang membawa modal miliaran rupiah. Tapi yang paling menentukan tetap satu hal: apakah investasi itu benar-benar menciptakan pekerjaan dan ilmu baru, atau hanya menambah angka manis di laporan tanpa banyak mengubah kehidupan masyarakat. (tebe)

You Might Also Like

Semarang Gaspol Bikin 177 Koperasi

BNPB Ngegas Operasi Modifikasi Cuaca, Atasi Banjir Semarang–Grobogan

Lawang Sewu & Museum KA Ambarawa Go Internasional

Dana Seret, Venue Minim: PR Berat Jateng Buat Jaga Prestasi Olahraga

Siapa Tersangka OTT KPK di Cilacap? 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda

TAGGED:headlineinvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mbappe Lagi Ganas, Tapi Spanyol Punya ‘Kutukan’ Buat Les Blues
Next Article Pemkot Semarang Siapkan Jurus Sikapi SD Negeri Sepi Peminat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI--Sejumlah pejabat Pemda Cilacap bersaksi di sidang kasus korupsi Bupati dan Sekda Cilacap, Jumat (28/8/2026). (bae)

Tahu Saweran THR untuk Bupati Dilarang, Pejabat Cilacap Tetap Setor: Takut Dicap Tak Loyal

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Dinkes Jateng), Zulfachmi Wahab. (Dok Pemprov Jateng)

Dinkes Jateng Ungkap Alasan Program Dokter Internship Sempat Dihentikan

Modus Bak Sampah, Komplotan Gasak Perhiasan

RAPIKAN JARINGAN - Pekerja merapikan kabel jaringan jelang launching dan groundbreaking program PLTS 100 GWp di Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pengecekan dan perapian dilakukan agar jaringan PLN Icon Plus dapat diandalkan saat digunakan.

PLN Icon Plus Pastikan Infrastruktur Jaringan Andal, Launching-Groundbreaking Program PLTS 100 GWp

FARIETAS BARU--Dua farietas jagung baru hasil penelitian pihak Unwahas. (ist)

Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

APBD 2026 Sudah Ketok Palu, Pemprov Siap Ngebut

Januari 6, 2026
Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.
Tumbuh

Teknologi Ngebut, SDM Kedodoran: Indonesia Rawan PHK Massal di Era AI

Desember 30, 2025
Daerah

Walhi: Banjir Itu Bukan Takdir

Oktober 30, 2025
SAKSI SIDANG--Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijono (layar monitor, tengah) jadi saksi sidang kasus pencucian uang hasil korupsi lahan BUMD Cilacap, Senin (6/7/2026). (bae)
Hukum

Jadi Saksi Sidang, Eks Pangdam Widi Pakai Loreng dan Baret Merah

Juli 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Investor Singapura Bidik Pendidikan dan SDM Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?